Di Desa Terpencil Kota Batu, Ada Susu Jadi Makanan Berkuah Rasanya Gurih

Nov 30, 2021 18:33
Soto susu daging yang masih berada di panci siap disajikan. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Soto susu daging yang masih berada di panci siap disajikan. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Jika biasanya olahan susu dijadikan minuman, camilan, namun di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu diolah menjadi makanan. Makanan yang disuguhkan itu dengan beragam menu. Seperti opor ayam kuah susu, soto susu, dan gudeg susu. Tentunya menu-menu itu jarang sekali ditemukan maupun didengar di beberapa daerah.

Makanan olahan susu itu diantaranya:

Opor Ayam Kuah Susu

Susu-Jadi-Makanan-Berkuah-Opord70fe61c33d2652e.jpgBumbungnya tidak jauh berbeda dengan opor ayam pada umumnya. Namun ada tambahan susunya, apalagi susunya khas dari Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji.

Kemudian ayam yang ada di dalamnya menggunakan ayam kampung. Membayangkan saja, pasti rasanya cukup nikmat ditambah kuah opornya yang sangat gurih, juga rasa susunya yang tetap melekat di lidah.

Untuk bisa mencicipi menu ini, pembeli harus merogoh kocek sebesar Rp 20 ribu per porsinya.

 

Gudeg

Susu-Jadi-Makanan-Berkuah-Gudeg90a0ea3d8930df64.jpgGudeg buatan warga Dusun Brau mempergunakan susu khas. Dimasaknya pun membutuhkan perlakuan khusus, yakni menggunakan arang. Jadi waktu memasak pun membutuhkan waktu yang cukup lama. Susu sapi yang dimanfaatkan pun pada bagian permukaan. Sehingga rasanya pun terasa nikmat gurih bercampur manis.

Apalagi penyedap rasa yang digunakan hanya sedikit, tidak membutuhkan banyak karena cita rasa gurih dari susu yang dicampurkan. Sebab susu yang diberikan diambil dari kualitas yang terbaik, yaotu susu sore hari. Harganya untuk satu porsi gudeg susu ini Rp 15 ribu.

 

Soto Susu

Susu-Jadi-Makanan-Berkuah-Soto81dcfb50bc2fd53f.jpgMenu yang satu ini banyak digemari oleh masyarakat, khususnya bagi mereka yang doyan dengan makanan berkuah. Namun soto yang dari Dusun Brau ini berbeda dengan yang lainnya, karena kuahnya diberi susu.

Namun kuah soto ini tidak menggunakan bumbu kunir, agar tidak merubah warna susu. Daging yang digunakan pun sapi supaya cita rasanya semakin gurih dan nikmat. Bagi yang penasaran, untuk mencicipi masakan ini dibandrol Rp 15 ribu per porsinya.

Warga Dusun Brau Wulan Puspitasari mengatakan, pembuatan masakan olahan susu dilakukan dengan proses waktu yang tidak sebentar. Khususnya gudeg yang membutuhkan waktu selama minimal lima jam.

“Karena ingin memberikan cita rasa yang terbaik untuk pembeli. Apalagi jarang ditemui menu olahan dari susu segar,” kata Wulan, Selasa (30/11/2021).

Wulan menambahkan, menu tersebut dihadirkan karena ingin mengangkat susu dari Brau. Sekaligus mencari sajian yang berbeda daripada yang lain.

Topik
susu brau kota batumenu olahan susuTanah longsor di Blitar

Berita Lainnya

Berita

Terbaru