Doa saat Hujan Lebat Disertai Angin dan Petir

Nov 26, 2021 08:24
Ilustrasi hujan (Foto: Unsplash)
Ilustrasi hujan (Foto: Unsplash)

JATIMTIMES - Indonesia saat ini telah mengalami musim penghujan. Bahkan, saking derasnya hujan yang disertai angin dan petir, terdapat beberapa daerah di Indonesia yang mengalami bencana alam seperti banjir, gempa bumi, hingga tanah lonsong. 

Saat musim hujan tiba, Islam sebenarnya telah mengajarkan cara untuk menyikapinya. Dalam berbagai hadits, Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk berdoa kepada Allah SWT saat kondisi hujan deras. 

Beberapa doa saat hujan yang disertai petir adalah sebagai berikut sebagaimana dilansir melalui laman Elbalad, Rasulullah SAW berdoa saat hujan dengan kalimat ini:

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

"Subhanalladzi yusabbihur ro'du bi hamdihi wal mala-ikatu min khiifatih."

Artinya: "Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya."

Ada pula doa meminta kepada Allah SWT agar memalingkan hujan ke tempat yang lebih bermanfaat dan menghindarkan diri dari kerusakan karena hujan deras dan lebat bercampur petir yang dialami.  

Doa tersebut yakni sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اَللَّهُمَّ عَلَى اْلآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُوْنِ اْلأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

"Allahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa. Allahumma ‘alal aakaami wadz dzirabi wa buthuunil awdiyati wa manabitis syajari."

Artinya: "Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, jangan yang merusak kami. Ya, Allah! turunkanlah hujan di dataran tinggi, di bukit-bukit, di perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan."

Untuk diketahui, berdoa saat hujan memang dianjurkan dalam Islam. Hal itu karena kondisi hujan dikatakan sebagai salah 1 waktu terbaik untuk berdoa kepada Allah SWT. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ 

"Dua doa yang tidak tertolak, yaitu: ketika (atau sesudah) adzan dikumandangkan dan ketika turun hujan." (HR Al Hakim). 

Nabi juga mengajarkan doa lain saat hujan lebat turun:

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺣﻮﺍﻟﻴﻨﺎ ﻭﻟﺎ ﻋﻠﻴﻨﺎ,ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺂﻛﺎﻡ ﻭﺍﻟﻈﺮﺍﺏ ﻭﺑﻄﻮﻥ ﺍﻟﺄﻭﺩﻳﺔ ﻭﻣﻨﺎﺑﺖ ﺍﻟﺸﺠﺮ 

"Allahumma hawaalaina walaa ’alaina. Allahumma ’alal aakami, wazh zhirobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari."

Artinya: "Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di dataran tinggi, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan." (HR al-Bukhari).

Hujan disertai Angin Kencang

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻲ ﺃﺳﺄﻟﻚ ﺧﻴﺮﻫﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ ﻭﺃﻋﻮﺫ ﺑﻚ ﻣﻦ ﺷﺮﻫﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ

"Allahumma innii as’aluka khoiroha wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bihi. Wa a’udzu bika min syarriha wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bihi."

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini dan kebaikan yang terkandung padanya serta kebaikan apa yang dibawanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan yang ada padanya dan kejelekan apa yang dibawanya." (HR Al Bukhari) 

Doa setelah hujan

Selain doa saat hujan turun, Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan untuk membaca doa setelah hujan yakni sebagai berikut:

مُطرنا بفضل الله ورحمته

"Muthirna bi fadhlillahi wa rahmatihi."

Artinya: "Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah." (HR Al Bukhari).

Topik
doa setelah hujandoa saat hujan lebatkumpulan doaceramah habib bahar bin smith

Berita Lainnya

Berita

Terbaru