PPKM Level 3 akan Diterapkan Se-Indonesia, Muktamar NU Ditunda

Nov 18, 2021 11:00
PBNU (Foto: Facebook)
PBNU (Foto: Facebook)

JATIMTIMES - PBNU memutuskan untuk menunda penyelenggaraan Muktamar NU. Sebelumnya, muktamar NU akan digelar pada Desember 2021. 

Penundaan tersebut dilakukan sejalan dengan rencana pemerintah untuk kembali menerapkan PPKM level 3 se-Indonesia saat Hari Natal dan Tahun Baru 2022. 

"Maka, dalam konteks itu, PBNU nanti akan memutuskan jadwalnya kapan, meskipun sudah banyak aspirasi yang menyampaikan aspirasi bahwa hendaknya diundur bertepatan dengan hari baik, yaitu tanggal 31 Januari 2022, di mana bertepatan dengan harlah NU," kata Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini.

Sayangnya, Helmy belum bisa menyampaikan tanggal pasti Muktamar NU akan digelar. Menurutnya, hal itu akan diputuskan oleh pengurus PBNU.

"Nanti akan diputuskan oleh Ketua Umum dan Sekjen PBNU, Rais Aam dan Katib Aa," ujar Helmy.

Keputusan penundaan ini, sejalan dengan hasil Munas dan Konbes NU beberapa waktu lalu. 

"Jadi PBNU sesuai dengan hasil Munas-Konbes yang lalu bahwa terkait dengan jadwal yang sudah ditetapkan tanggal 25 Desember 2021 akan mengikuti protokol dan mendapatkan persetujuan atau izin dari Satgas pemerintah. Itu keputusannya dan dalam hal terjadi situasi yang tidak dimungkinkan, maka Konbes NU menyerahkan sepenuhnya kepada PBNU," ujar Helmy.

Dalam hal ini, PBNU menyatakan pihaknya tentu taat pada keputusan pemerintah. PBNU juga tidak ingin memaksakan diri menjadi contoh yang tidak baik dalam penegakan protokol kesehatan. 

Seperti diketahui, dalam Muktamar NU yang sejatinya digelar pada Desember mendatang akan dilakukan pula pemilihan Ketua Umum PBNU. Adapun calon Ketum PBNU bermunculan seperti Ketum PBNU saat ini, Said Aqil Siraj dan Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf.

Topik
Muktamar NUKetua PBNUjudi internasionalbondowoso masuk level 3

Berita Lainnya

Berita

Terbaru