Apocalypse Skatepark di Malang Siap Menjadi Tempat Pelatnas Menuju Sea Games 2021

Nov 01, 2021 18:28
Pemilik Apocalypse Skatepark Heru Tri Cahyono (kiri) bersama atlet nasional Sanggoe Dharma Tanjung (tengah) dan Pevi Permana (kanan) saat ditemui awak media di arena Apocalypse Skatepark. (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)
Pemilik Apocalypse Skatepark Heru Tri Cahyono (kiri) bersama atlet nasional Sanggoe Dharma Tanjung (tengah) dan Pevi Permana (kanan) saat ditemui awak media di arena Apocalypse Skatepark. (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Apocalypse Skatepark yang merupakan salah satu arena skatepark indoor terbesar dan terlengkap di Indonesia menyatakan kesiapannya untuk digunakan sebagai tempat Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) bagi atlet tim nasional Indonesia menuju persiapan South East Asian (SEA) Games 2021 yang digelar pada Bulan Mei 2022 di Hanoi, Vietnam.

Pemilik Apocalypse Skatepark Heru Tri Cahyono mengatakan, pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan perwakilan Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) terkait persiapan pelatnas para atlet untuk menyambut SEA Games 2021. Di mana cabang olahraga (cabor) skateboard berada dibawah naungan Perserosi. 

"Disampaikan bahwa memang Apocalypse Skatepark ini merupakan prioritas utama untuk dijadikan tempat latihan untuk tim nasional skateboard Indonesia jika nanti sudah terbentuk," ujar Heru kepada JatimTIMES.com, Senin (1/11/2021). 

Pertimbangan Apocalypse Skatepark yang menjadi prioritas tempat pelatnas bagi para atlet karena kelengkapan pada arena skatepark yang sudah mumpung dan bertaraf internasional. 

Salah satu atlet menjajal arena Apocalypse Skatepark.

Selain itu, dengan terselenggaranya acara Apocalypse Solidarity Skate and Competition 2021 yang digelar mulai tanggal 29 hingga 31 Oktober 2021 terbilang sukses. Setidaknya acara nasional dengan sistem pencatatan nilai menggunakan metode di internasional ini dihadiri 112 peserta dari seluruh penjuru Indonesia.

"Karena tempatnya yang mungkin proper bagi mereka, dan disini ada guest house nya yang sekaligus untuk (tempat istirahat), mungkin itu juga menjadi pertimbangan utama," terang Heru. 

Sementara itu, salah satu pengurus Perserosi dan sekaligus atlet nasional yakni Pevi Permana mengatakan, pihaknya bakal mengajukan Apocalypse Skatepark sebagai tempat Pelatnas ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. 

"Karena skatepark ini benar-benar sudah memenuhi standar internasional, lengkap disini dan menurut saya cocok banget, jadi bakal lebih bisa berkreasi lagi," tutur Pevi. 

Salah satu atlet menjajal arena Apocalypse Skatepark.

Menurutnya semua pihak harus saling berkolaborasi untuk memberikan fasilitas mumpung bagi atlet yang nantinya akan bertarung untuk mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional. 

Lalu salah satu atlet nasional yakni Sanggoe Dharma Tanjung menambahkan, ketika dirinya menjajal arena Apocalypse Skatepark terasa kelengkapan arena skate yang sudah berkelas internasional. 

"Pas saya nyobain muter, ternyata wow, smooth banget, bersih gitu arenanya," kata Sanggoe. 

Salah satu atlet menjajal arena Apocalypse Skatepark.

Atlet nasional asal Bali yang pernah menyumbangkan emas bagi Indonesia di ajang SEA Games 2019 di Filipina dengan kategori street putra ini mengatakan bahwa Apocalypse Skatepark sudah terdengar gaungannya hingga Asia Tenggara. 

"Skatepark ini benar-benar booming banget sampai Asia Tenggara, apalagi ini beda dari skatepark lainnya, konstruksinya terbaik juga," ujar Sanggoe. 

Dirinya pun percaya dengan adanya Apocalypse Skatepark yang ada di Malang ini akan menjadi saksi bisu untuk mencetak bibit-bibit baru yang membanggakan dan mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
skateboardAreal skateparkskatepark kota malangapocalypse parkapocalypso malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru