Anak Boleh Masuk Mal, Tenant Mainan Mulai Bernapas Lagi

Oct 21, 2021 16:54
Agus Junaidi, pemilik tenan persewan mobil mainan anak di MOG. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Agus Junaidi, pemilik tenan persewan mobil mainan anak di MOG. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Perekonomian tenant di mal,  khususnya pelaku usaha mainan anak, kembali bergeliat. Sejak kebijakan anak di bawah 12 tahun diperbolehkan memasuki mal, pelaku usaha mainan anak perlahan mengalami pemulihan ekonomi.

Salah satunya seperti tenant yang menyediakan persewaan mobil mainan anak di Mall Olympic Garden (MOG) Malang.   Agus Junaidi, pemilik tenan persewan mobil mainan anak, menjelaskan, sejak kebijakan anak boleh masuk mal, omset persewaan mobil mainan anak miliknya perlahan mulai merangkak.

Meskipun tak menyebut secara rinci omzet yang mulai diraih sejak pertama buka (20/10/2021), Agus menyebutkan mulai terdapat pemasukan,. Dalam sehari, terutama di hari libur, ada 50 anak yang menyewa mobil mainan. Biaya sewa sendiri sebesar Rp 15.000.

"Baru buka kemarin Rabu (20/10/2021). Sudah dua hari ini. Lumayan ada mulai ada omzet," ucap Agus.

Dengan diperbolehkannya anak di bawah 12 tahun ke mal,  Agus mengaku sedikit bisa bernapas lega. Sebab, sejak PPKM diberlakukan, mau tak mau dia harus menutup usahanya dan mengalami kesulitan ekonomi. 

"Untungnya, ada kebijakan dari manajemen MOG bahwa selama belum buka, belum bayar sewa. Makanya setelah buka ini, saya berharap bisa semakin naik terus, mengingat pengunjung juga mulai ramai," tutur Agus.

1

Sementara itu, salah satu pusat taman bermain anak-anak yang ada di MOG, yakni Amazone Bugs Kingdom, juga mulai ramai dikunjungi  anak-anak beserta orang tuanya. "Sudah mulai ada geliat pengunjung," kata salah seorang karyawan yang enggan menyebutkan namanya.

Amazone Bugs Kingdom mulai buka pada Rabu (20/10/2021).  Meskipun pengumuman anak diperbolehkan masuk mal dikeluarkan pada Selasa (19/10/2021), Amazone Bugs Kingdom masih belum bisa buka lantaran masih melakukan persiapan.

"Kami bukanya mulai kemarin (Rabu)  karena Selasa kan baru pengumuman. Kalau sekarang (hari ini)  masih sepi. Ramainya pas kemarin, pas hari libur," ungkapnya.

Soal okupansi pengunjung, karyawan Amazone Bugs Kingdom itu masih belum bisa memantau. Sebab, saat ini masih terus dalam proses penyiapan aplikasi PeduliLindungi. Sehingga, tak hanya pada waktu masuk mal saja, melainkan pada saat masuk ke area Amazone Bugs Kingdom, pengunjung  harus memakai aplikasi PeduliLindungi.

Seperti diketahui sebelumnya, Pemkot Malang mengizinkan anak di bawah usia 12 tahun masuk mal dan bioskop. Keputusan tersebut keluar menyusul turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Malang ke level 2. 

Aturan anak di bawah usia 12 tahun boleh memasuki mal dan bioskop tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 62 Tahun 2021 tentang PPKM Level 2. Hal ini menindaklanjuti Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021.

Dalam SE tersebut, huruf G poin 3, anak berusia di bawah 12 tahun diperbolehkan memasuki mal dengan syarat harus didampingi orang tua. Begitu juga ketika memasuki bioskop. Pada huruf H poin 3 dijelaskan, anak berusia di bawah 12 tahun juga diizinkan masuk dengan syarat harus didampingi oleh orang tuanya. Di situ juga tidak disebutkan,  persyaratan anak di bawah umur harus terdapat syarat untuk tes covid 19. 

Topik
Anak di bawah 12 tahun boleh ke malPenulihan Ekonomi NasionalBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru