Satlantas Polresta Malang Razia Balap Liar, Tahan 65 Kendaraan Bermotor

Oct 04, 2021 17:24
Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Yoppi Anggi Khrisna saat menunjukkan beberapa barang bukti berupa mobil yang digunakan sebagai sarana balap liar di Mapolresta Malang Kota, Senin (4/10/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Yoppi Anggi Khrisna saat menunjukkan beberapa barang bukti berupa mobil yang digunakan sebagai sarana balap liar di Mapolresta Malang Kota, Senin (4/10/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Malang Kota melakukan operasi balap liar di beberapa ruas jalan di Kota Malang yang tiap malam meresahkan masyarakat. Hasilnya 65 kendaraan bermotor pembalap liar ditahan pihak kepolisian. 

Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Yoppi Anggi Khrisna mengatakan, pihaknya seringkali mendapatkan laporan dari masyarakat melalui Aplikasi Jogo Ngalam terkait banyaknya balap liar yang meresahkan masyarakat. Utamanya di beberapa titik ruas jalan, yakni Jalan Ijen, Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Ahmad Yani. 

Kemudian pada hari Sabtu (2/10/2021) malam, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa akan diadakan balap liar di kawasan Jalan Ahmad Yani dan di lokasi sudah bersiap deretan kendaraan untuk melakukan balap liar.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, anggota Satlantas Polresta Malang Kota bersama tim Tombak, anggota Polsek Blimbing dengan dibantu anggota TNI dari Polisi Militer (PM) mulai menyisir kawasan tersebut pada hari Minggu (3/10/2021) mulai pukul 02.00 WIB sampai pukul 04.30 WIB. 

Aparat gabungan pun langsung menyebar dengan menutup ujung dua ruas jalan start dan finish serta beberapa jalan kecil yang dikhawatirkan dapat digunakan oleh pembalap atau penonton yang rata-rata berusia 25 sampai 30 tahun tersebut untuk kabur dari kejaran petugas. 

"Saat itu kita mengamankan beberapa kendaraan roda dua sebanyak 48 unit, kendaraan roda 4 sebanyak 17 unit. Minggu dini hari itu langsung kita amankan dan dibawa ke Polresta Malang Kota," ungkap Yoppi kepada JatimTIMES.com, Senin (4/10/2021).

Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Yoppi Anggi Khrisna saat menunjukkan salah satu sepeda motor yang menggunakan knalpot brong.

Saat dilakukan pengamanan dan digiring menuju Mapolresta Malang Kota, puluhan pengendara tersebut pun tidak melarikan diri. Yoppi menuturkan, karena para pengendara menyadari beberapa ruas gang sudah dijaga oleh petugas. 

Sementara itu, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pengendara yang melangsungkan aksi balap liar di beberapa ruas jalan di Kota Malang mayoritas didominasi oleh warga Kota Malang dan beberapa luar kota, seperti dari Kabupaten Sidoarjo. 

"Kemudian kita laksanakan penindakan tilang dengan menggunakan pasal 285 ayat 1, pasal 286 serta pasal 297. Di mana sidang tilang dilakukan setelah dua minggu penindakan," terang Yoppi. 

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat luas Kota Malang agar dapat melaporkan kepada anggota Polresta Malang Kota jika merasa resah dengan aksi-aksi balap liar maupun pemasangan knalpot tidak standar atau brong yang membuat masyarakat tidak nyaman. 

"Jadi setiap hari Satlantas bersama anggota Polresta Malang Kota melaksanakan patroli malam, terutama nanti akan kita perkuat pada Jumat malam, Sabtu malam serta Minggu malam," pungkas Yoppi.

Topik
razia balapan liarbalapan liar kota malangPolresta Malang Kota
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru