Temui Menko Polhukam, Partai NasDem Konsisten Perjuangkan Syaikhona Kholil Jadi Pahlawan Nasional sejak 2018

Sep 29, 2021 09:17
Pertemuan Partai NasDem dengan menko polhukam di Kantor Menko Polhukam. (Foto: ist)
Pertemuan Partai NasDem dengan menko polhukam di Kantor Menko Polhukam. (Foto: ist)

JATIMTIMES - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem mendatangi Kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Tujuannya menggelar audiensi dengan Menko Polhukam Mahfud MD terkait usulan agar ulama besar asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Syaikhona Kholil ditetapkan sebagai pahlawan nasional. 

Hadir di sana fungsionaris Partai NasDem yang dipimpin oleh Ketua Bidang Ideologi Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai NasDem Sri Sajekti Sudjunadi. Dia didampingi Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Nining Indra Saleh, Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR Willy Aditya, Sekretaris Fraksi NasDem MPR Syarif Abdullah Alkadrie.

Selain itu, hadir Ketua DPP Bidang Pemuda dan Olahraga Mohammad Khairul Amri, anggota DPR RI Dapil Jatim 2 Aminurrochman, tenaga ahli Fraksi NasDem DPR Faradina Al Anshori, dan tim Media Center DPP Partai NasDem Fahirmal Fahim serta Muhaimin yang merupakan ketua tim penulis biografi Syaikhona Kholil dan pengurus Yayasan Syaikhona Kholil.

Sri Sajekti Sudjunadi yang akrab disapa Jeanette mengatakan Partai NasDem beserta pengusul dari Yayasan Syaikhona Kholil melakukan audiensi terkait usulan untuk pemberian gelar pahlawan nasional kepada Syaikhona Kholil Bangkalan. 

"Kami menyampaikan kepada beliau (Menko Polhukam Mahfud MD) tentang perjalanan pengajuan gelar pahlawan ini. Sekaligus kami melaporkan kepada beliau bahwa seluruh persyaratan sudah lengkap dan sesuai dengan jadwal sudah kami ajukan melalui Kemensos," ujar Jeanette.

Lebih lanjut, Syarief Abdullah Alkadrie membeberkan bahwa perjuangan untuk mengusulkan Syaikhona Kholil sebagai pahlawan nasional sudah dilakukan sejak 2018. Saat itu, pengurus Partai NasDem di Jawa Timur sudah melakukan kajian secara komprehensif. 

Kemudian, hasil kajian dari teman-teman Jawa Timur ditindaklanjuti hingga tingkat nasional. Bahkan, sudah beberapa kali diseminarkan.

"Apa yang menjadi referensi Syaikhona Kholil sebagai pahlawan nasional itu memang betul-betul sudah didukung oleh fakta secara ilmiah, sehingga beliau bisa ditetapkan sebagai pahlawan nasional," terang legislator dari dapil Kalimantan Barat I ini.

Yang membuat NasDem bersemangat untuk memperjuangkan Syaikhona Kholil, jelas Syarief, karena melihat spirit yang telah dilakukannya. Syaikhona Kholil merupakan guru bangsa. Banyak murid beliau yang menjadi pahlawan nasional. Bahkan Syaikhona Kholil merupakan inspirator berdirinya ormas Islam terbesar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

"Ini juga suatu perekat untuk kebangsaan sehingga menumbuhkan dan mempererat nilai-nilai nasional kebangsaan," imbuh wakil ketua Komisi V DPR ini.

Syarief menambahkan, Syaikhona Kholil juga merupakan tokoh pendidik yang diakui di dalam maupun di luar negeri. "Banyak karya beliau yang menjadi referensi di lembaga luar negeri. Beliau ini merupakan seorang tokoh yang telah membawa nama bangsa di kancah internasional," beber Syarief.

Melihat perjuangan Partai NasDem, pengurus Yayasan Syaikhona Kholil Bangkalan Muhaimin mengaku terharu dan sangat mengapresiasi kekonsistenan sikap NasDem.

"Kami dari tim pengusul Yayasan Syaikhona Kholil menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tigginya kepada segenap jajaran Partai NasDem yang telah menginisiasi proses pengusulan gelar pahlawan ini," ucap Muhaimin.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Menko Polhukam Mahfud MD yang telah menerima dengan baik kedatangan Yayasan Syaikhona Cholil dan NasDem. "Respons beliau sangat positif dan beliau sangat mendukung pengusulan gelar Syaikhona Kholil sebagai pahlawan nasional," ungkapnya.

Terakhir, Muhaimin menegaskan bahwa semua persyaratan pengajuan gelar pahlawan nasional bagi Syaikhona sudah dipenuhi. Misalnya konteks biografi riwayat hidup, dokumen perjuangan, penelitian akademik, bahkan penilaian dari Kemensos untuk proses pengusulan gelar pahlawan nasional. "Yang jelas, keempat dokumen usulan itu sudah kami penuhi dan sudah lengkap," pungkas Muhaimin.

Topik
Syaikhona kholilPahlawan NasionalPartai NasDemPegawai KPK tak lulus TWK
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru