Kampung Animasi KEK Singhasari, Bibit Unicorn di Malang Raya

Sep 24, 2021 16:15
Potongan film Kuku Rock You (foto: screenshot YouTube)
Potongan film Kuku Rock You (foto: screenshot YouTube)

JATIMTIMES - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari di Kabupaten Malang terus bergeliat di tengah pandemi covid-19 dengan menghadirkan tiga karya animasi. Ketiganya bahkan sudah sudah banyak digemari pecinta animasi di seluruh penjuru negeri.

General Manager PT Intelegensia Grahatama (pengelola KEK Singhasari), Kriswidyat Praswanto mengatakan, karya animasi dengan tajuk film hiburan anak tersebut telah ditayangkan di saluran televisi digital milik Telkom Indonesia, IndiKids.

“Kami sudah lama tidak punya IP (Intellectual Property) lokal yang menjadi idola anak-anak. Malah anak-anak sekarang taunya Upin Ipin, Doraemon, Mickey Mouse, punya Disney, Pixar. Jadi kami harapkan dengan produk animasi ini, budaya kita bisa dimasukan,” kata Kriswidyat Praswanto, Jumat (24/9/2021).

Kris, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa KEK Singhasari memiliki Animation and Film Factory atau Kampung Animasi. Dengan hal itu, setidaknya ada delapan studio animasi asal Malang yang bergabung di Kampung Animasi ini.

“Disini kami memfasilitasi dan menjembatani para studio animasi ini, salah satunya pembiayaan. Kami pertemukan antara pelaku usaha dengan perbankan. Studio animasi ini dari Malang semua. Akan kami kembangkan potensi di Malang Raya dulu, karena Malang ini gudangnya,” ungkap dia.

Studio animasi di KEK Singhasari ini diakui Kris memiliki cukup pengalaman di bidangnya. Oleh karena itu, pihak KEK Singhasari terus mendorong mereka untuk mengembangkan Intellectual Property (IP) sendiri sehingga mereka memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

“Jadi mereka tidak hanya melayani order atau jasa animasi saja. Kalau mereka punya IP, produknya ini kalau mau diderivasi kemana saja itu menghasilkan uang dan jadi passive income buat mereka,” ujarnya.

Dengan dipertemukan bersama perbankan Kris berharap para studio animasi ini dapat mandiri, bahkan bisa menjadi Unicorn saat bergabung dengan KEK Singhasari. Mereka pun didorong memiliki derivatif income agar bisnisnya semakin berkembang.

“Mereka justru nanti bisa menghasilkan IP-IP yang sudah dikeluarkan dan diterima pasar. Sejauh ini sudah ada tiga IP yang sudah dilaunching, yaitu Kuku Rock You, Roh Garuda GO, dan Blab-Blib-Blub-Bleb-Blob. Ini dikerjakan teman-teman sendiri disini dan sudah dituangkan di Usee TV dan IndiKids,” terangnya.

Saat ini, KEK Singhasari menargetkan Kampung Animasi dapat menelurkan 100 IP lokal. Dengan begitu, film animasi karya anak negeri khususnya bermula dari Malang diharapkan bisa bersaing di pasar internasional.

“Kalau teman-teman ini konsisten dan mereka terus didorong bisnisnya kami yakin itu bisa tercapai. Kami akan fasilitasi, akselerasi, dan lain-lain. Karena kami berharap ini bisa membuka mata mereka bahwa ini layak dikembangkan dan dijual,” tegasnya.

Sebagai informasi, tiga film animasi yang kini tengah digarap berjudul Kuku Rock You, Roh Garuda GO, dan Blab-Blib-Blub-Bleb-Blob terus didorong untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Topik
kawasan ekonomi khususKEK Singhasarikluster covid 19kampung animasiBerita MalangBerita Jatim
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru