Terkenal Dalam Kisah Mitologi, Naga Disebut Sebagai Bagian Dari Hewan Surga

Sep 18, 2021 09:25
Ilustrasi ular Naga (Istimewa)
Ilustrasi ular Naga (Istimewa)

JATIMTIMES - Naga merupakan mahluk mitologi di dunia. Setiap daerah memiliki cerita tersendiri mengenai kisah tentang naga. Di Eropa, naga sendiri selalu dilambangkan dengan mahluk yang jahat. Di China, naga melambangkan kekuatan dan kekuasaan. Bangsa China pun begitu hormatnya dengan mahluk ini. Kaisar-kaisar besar di Chinapun begitu bangga mengenakan baju bergambar naga.

Tidak hanya dunia, di alam gaib, naga juga dikisahkan memiliki kedudukan yang istimewa di surga maupun di istana Iblis. Dikisahkan dari channel Tafakkur Fiddin, ular yang ada dindalam Surga dahulunya memiliki kaki  berkesusaian. Ular naga dahulu merupakan mahluk yang bebas keluar masuk surga dengan bebasnya. 

Namun setelah berkhianat dan menjadi pengikut iblis, maka naga pun telah terusir dari surga. Dikisahkan juga terdapat yang turun ke bumi dan dihilangkan kakinya menjadi hewan melata, dan ada juga yang tetap memiliki kekuatan yang menjaga istana iblis.

Diriwayatkan dari Asyuni, dari Abu Malik, dari Ibnu Abash, dari Ibnu Mas'ud dan dari banyak sahabat nabi berkata, "tatkala Allah SWT berkata kepada Adam, tinggalah kamu dan istrimu di surga. Makanlah darinya yang banyak dan baik, sekehendak kamu berdua dan janganlah mendekati pohon ini sehingga kamu berdua menjadi orang yang zalim".

Iblis kemudian berupaya masuk menemui mereka di Surga. Namun terus dihalangi para penjaga. Namun tiba-tiba muncullah seekor ular yang memiliki empat kaki dan nampak seperti hewan yang begitu bagus. Iblispun kemudian membujuk ular tersebut agar mau memasukkannya ke mulut sehingga bisa masuk dan bertemu dengan Adam.

Ular itu pun kemudian memasukkan iblis ke dalam mulutnya. Ia kemudian berhasil melewati para penjaga surga dan masuk dalam bersama iblis. Iblis pun berbicara melalui mulut ular. Tapi Adam tidak memperdulikannya. Iblis kemudian keluar dan menemui Adam. Iblis berkata, "wahai Adam, maukah kutunjukkan kepadamu sebuah pohon yang abadi dan kekuasaan yang tidak sirna ?". Kemudian iblis berkata lagi, " maukah kau kutunjukkan sebuah pohon yang apabila engkau memakan dagingnya maka engkau akan menjadi raja seperti Allah SWT atau kalian berdua akan kekal dan tidak akan mati selamanya ?".

Iblis kemudian bersumpah atas nama Allah SWT dan berkata "sesungguhnya aku hanya menasehati kalian berdua". Sesungguhnya iblis menginginkan dengan itu agar aurat kalian berdua tampak dengan terlepasnya pakaiannya. Iblis telah mengetahui bahwa mereka berdua memiliki aurat. Hal ini setelah iblis sempat membaca kitab malaikat.

Adam enggan memakan buah dari pohon itu. Akan tetapi, hawa mendekati pohon tersebut dan kemudian memakan buahnya. Kemudian ia berkata, " wahai Adam, makanlah, sesungguhnya aku telah memakannya, tapi tidak terjadi apa-apa padaku". Karena Adam memakannya, maka nampaklah aurat mereka yang kemudian ditutupi dengan daun-daun.

Abdul Rozak dan Ibnu Jalil meriwayatkan dari Ibnu Abbas, "Sesungguhnya musuh Allah Iblis menawarkan kepada setiap binatang melata agar dapat membawanya masuk ke surga dan berbicara dengan Adam dan Hawa". Namun semua hewan menolak tawarannya itu. Iblis kemudian berkata, "ku akan melindungimu dari gangguan Adam. Engkau ada dalam jaminanku bila engkau memasukankan ku kedalam surga".

Tadinya ular ini memiliki empat kaki. Akan tetapi, Allah kemudian menjadikan ular ini berjalan diatas perutnya (dihilangkan kaki). Dan setelah kejadian itu, Iblis kemudian memberikan kedudukan khususnya pada bangsa ular atas jasanya membantu mengeluarkan Adam dan Hawa dari surga.

Ular tersebut sebagian diletakkan iblis dekat dengan istananya. Dan ular yang terkuat adalah Naga. Imam Ahmad berkata, bahwa telah bercerita kepadaku Yunus dari Hammad bin Salamah, dari Ali dan Abu Nadrah, dari Abu Syair bahwasanya, Rasulullah SAW bersabda kepada Ibnu Sayyaf, apa yang kamu lihat, ia kemudian menjawab,"saya melihat singahsana yang dikelilingi oleh beberapa ular". Maka Rasulullah bersabda, "singahsana iblis" (HR Ahmad).

Ibnu Sayyaf, adalah tokoh sakti di zaman Rasulullah. Ia mempunyai kelebihan, dimana matanya mampu menembus alam jin. Karena kekeramatannya, para sahabat bahkan pernah menganggapnya sebagai Dajjal. 

Topik
usaha koperasiistana iblisRasulullah SAWNaga
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru