Ujicoba Pembukaan Destinasi Wisata, 90 Persen Wisatawan yang Datang ke Kota Malang Ditolak

Sep 14, 2021 15:58
Tampak beberapa pengunjung menikmati wahana di Malang Night Paradise yang termasuk dalam Hawai Group, Senin (13/9/2021) malam. (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Tampak beberapa pengunjung menikmati wahana di Malang Night Paradise yang termasuk dalam Hawai Group, Senin (13/9/2021) malam. (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dalam masa uji coba yang berlangsung selama satu minggu sejak tanggal 11 September 2021, Hawai Group Malang menerapkan kebijakan anak berusia di bawah 12 tahun untuk tidak diperbolehkan masuk. Aturan itu menyebabkan target pengunjung turun secara drastis.

Corporate Communication Hawai Group Malang Andi Prasetya mengatakan, aturan anak berusia di bawah 12 tahun tidak diperbolehkan masuk memang memberatkan.

"Artinya dalam keluarga yang datang kesini bawa anak di bawah 12 tahun ya mohon maaf itu ditolak," ungkapnya ketika ditemui JatimTIMES.com di Malang Night Paradise, Senin (13/9/2021) malam. 

Penerapan aturan tersebut termasuk syarat yang direkomendasikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI dalam memberikan kelonggaran kepada pelaku usaha wisata

"Jadi di (PPKM, red) level 3 ini kita benar-benar melakukan peraturan yang berlaku secara ketat pak, kalau kita melanggar pasti kena sanksi," ujarnya. 

Pasalnya, kawasan wisata yang berada dalam naungan Hawai Group Malang satu-satunya tempat wisata di Kota Malang yang diizinkan oleh Kemenparekraf RI untuk buka dalam masa uji coba yang berlangsung tujuh hari.

 

Selama tiga hari dilakukan uji coba pembukaan di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, sebanyak 90 persen calon pengunjung ditolak untuk masuk karena membawa anak yang berusia di bawah 12 tahun. 

"Target kita sekarang 25 persen dari kapasitas kami yang sudah kita turunkan sebanyak 2.000 ya, rata-rata selama tiga hari, per harinya hanya 200-an pengunjung," katanya. 

Padahal kata Andi dengan diturunkannya kapasitas sebesar 25 persen yakni dari 8.000 orang menjadi 2.000 orang, estimasi pengunjung yabg menikmati wisata di Hawai Group mencapai 1.000 orang. Tapi pada tiga hari pembukaan uji coba target 1000 pengunjung per hari tidak terpenuhi. 

Terlebih lagi, tempat wisata yang dibuka oleh Hawai Group hanya dua lokasi. Yakni Malang Night Paradise dengan tiket Rp 45 ribu dan Museum Ganesha Rp 25 ribu. Sedangkan untuk Hawai Waterpark dan Malang Smart Arena ditutup sementara. 

"Karena kalau hawai waterpark wisata air jelas masih dilarang di level 3, lalu Malang Smart Arena kan untuk anak kecil ya playground jadi percuma kita buka pak," tuturnya. 

Sementara itu, dalam masa uji coba ini pihaknya mulai membuka operasional pukul 16.00 WIB dan tutup pukul 21.00 WIB dengan memberlakukan protokol kesehatan ketat dan kewajiban pengunjung harus sudah tervaksin.

Dalam pantauan JatimTIMES.com, sejak akan memasuki tempat parkir petugas sudah memastikan bahwa pengunjung sudah vaksin. Setelah itu di pintu masuk sudah terdapat plang berisikan barcode PeduliLindungi untuk masuk ke tempat wisata dengan diarahkan oleh beberapa petugas. 

"Jika mengalami kendala saat scan barcode PeduliLindungi, bisa menggunakan cara manual dengan menunjukkan sertifikat vaksin," tuturnya.

Setelah itu, pengunjung akan dicek suhu dan diarahkan ke loket pembelian tiket untuk dapat menikmati wahana wisata yang berada didalam Malang Night Paradise dan wisata edukasi Museum Ganesha. 

Terakhir pihaknya berharap, agar syarat anak di bawah usia 12 tahun yang tidak boleh masuk ke area wisata untuk ditiadakan. "Kan sebagian besar anak kecil, makanya kenapa selecta itu memilih tidak buka padahal menjadi salah satu yg terpilih, itu karena masalah anak kecil itu," pungkasnya.

Topik
Usaha WisataKota Malangaturan ujicoba wisataKONI PamekasanPariwisata Kota Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru