Pesona Bunga Matahari Kembali Hadir di Kota Batu Berada di Area Persawahan

Sep 04, 2021 20:13
Salah satu wisatawan saat berswafoto di ladang bunga matahari. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)
Salah satu wisatawan saat berswafoto di ladang bunga matahari. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

JATIMTIMES -  Bunga matahari biasanya hanya mekar dua kali dalam setahun, bagi kalian yang tidak ingin melewatkan pesona indahnya bisa datang di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Serunya, letak ladang bunga matahari berada di tengah persawahan.

Supaya bisa sampai di ladang tersebut, wisatawan harus berjalan kaki tidak jauh dari area parkir. Saat berjalan kaki wisatawan akan disuguhkan dengan suasana khas pedesaan ketika memasuki kawasan wisata yang baru-baru ini viral di media sosial.

Lalu area persawahan yang ditumbuhi dengan beragam tanaman. Mulai dari sayur, buah-buahan, bunga, dan sebagainya. Ditambah hawa sejuk, semilir angin sepoi-sepoi akan membuat wisatawan betah berlama-lama berada di lokasi tersebut. Meskipun matahari sedang terik-teriknya.

Bahkan semakin cocok, dengan warna langit nan biru cerah menambah hasil swafoto semakin ciamik berada di tengah hamparan bunga matahari yang bermekaran.

Karena pesona bunga matahari, juga sebagai obat rasa rindu wisatawan untuk berwisata, setidaknya puluhan orang sudah datang ke sana setiap harinya. “Kurang lebih 40 orang per hari datang,” kata pemilik Ladang Bunga Matahari, Nur Zelynda Avelina.

Ia menambahkan, ladang bunga matahari memiliki luas 3000 meter persegi. Karena banyaknya wisatawan yang datang, membuatnya berencana untuk memperluas lahannya tersebut.

“Karena antusias orang yang datang tinggi saya berencana untuk memperluas area. Sehingga penanaman bisa dilakukan secara bertahap,” tambahnya, Sabtu (4/9/2021).

Karena masa tanam bunga matahari selama empat bulan, sementara bunga bermekaran hanya bertahan selama satu bulan. Sehingga jika lahan diperluas bisa dibuat untuk bergantian.

Bagi yang tertarik, untuk bisa masuk dan berswafoto hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu per orangnya. Di sana kalian bisa swafoto dengan puas sambil berkeliling di area ladang.

Tapi jika keluar rumah tetap harus mentaati dan disiplin akan protokol kesehatan, karena pandemi Covid-19 belum berakhir. 

Tetap dengan mematuhi 6M. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjaga kesehatan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas atau bepergian kecuali untuk keperluan sangat mendesak.

Topik
perkelahian di tulungagungWISATA KOTA BATUpariwisata kota batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru