Adaptasi Cara Tidur Nabi Muhammad, Bisa Bikin Lemak Rontok dan Jantung Sehat

Sep 02, 2021 12:12
Ilustrasi (Foto: HelpGuide.org)
Ilustrasi (Foto: HelpGuide.org)

JATIMTIMES - Tidur merupakan cara terbaik untuk mengistirahatkan tubuh dari aktivitas seharian. Oleh sebab itu, kita disarankan untuk tidur cukup agar semua organ tubuh bisa beristirahat dan berfungsi dengan maksimal.

Dokter sekaligus pendakwah, dr. Zaidul Akbar, menyarankan agar kita mengadaptasi cara tidur dari Nabi Muhammad SAW. Diketahui, Nabi Muhammad SAW memilih waktu tidur yang baik yakni salah satunya setelah waktu salat Isya. 

"Tidur rutinnnya Nabi atau wajibnya kalau disebut dalam hadis itu ba'da Isya tidur. Malam nanti baru bangun," ujar dr. Zaidul dalam video yang diunggah di YouTube Bamol TV, dikutip Kamis (2/9/2021).

dr. Zaidul juga mengungkapkan, sains pun telah membuktikan bahwa tidur di waktu itu sangat bermanfaat. Salah satunya yakni dapat menaikkan hormon yang bisa menurunkan berat badan.

"Ternyata barulah sains sekarang menunjukkan bahwa ternyata mulai dari Isya sampai jam 12-1 (malam), itu mula-mula terjadi satu kenaikan hormon yang disebut dengan growth hormone. Growth hormone itu kalau meningkat, maka otomatis ngebakar lemak. Jadi, banyak orang berat badannya naik gara-gara tidurnya kurang, karena growth hormone-nya enggak keluar," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan agar kaum Muslim meneladani semua Sunnah dan aktivitas yang dilakukan Rasulullah SAW.

"Kita enggak usah cerita panjang lebar peradaban kalau seandainya banyak kaum Muslimin sekarang pergi walimahan, pergi ke pernikahan, makan berdiri dengan tangan kiri. Tidurnya Nabi enggak paham, makannya Nabi enggak paham, minumnya Nabi enggak paham," tuturnya.

"Maka saya katakan, kalau kita benar-benar mau mencintai Allah, mencintai Rasul, ikuti aku kata Rasulullah. Ikuti bagaimana pelaku dan para sahabat telah mencontohkan itu semua," lanjut dia.

Tak cuma tidur saat setelah Isya saja yang bermanfaat untuk membakar lemak. Menurut Zaidul, tidur siang juga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.

"Siang itu sebagian kita mengenalnya dengan khoirullah atau tidur siang. Tidur siang itu ada seorang ahli di Amerika mengatakan, itulah tidur yang terbaik untuk mengistirahatkan jantung dan tidur yang terbaik untuk me-renew atau me-refresh enzim. Mereka menyebutnya power nap," terang Zaidul. 

"Sehingga beberapa perusahaan di Amerika itu mewajibkan karyawannya untuk tidur siang. Di jam-jam 12 atau Zuhur, mereka mewajibkan karyawannya untuk tidur siang," imbuhnya. 

Zaidul juga mengetakan jika tidur siang tidak butuh waktu yang lama. Sekitar 15 menit saja, menurutnya sudah cukup. 

"Jadi biasakan, ada yang menyebut sebelum Zuhur atau setelah Zuhur, enggak masalah," lanjutnya.

Topik
waktu tidurfilm petualanganRasulullah SAWresep anti loyoTidur Siangwaktu tidur
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru