Dekat dengan Manusia, Ternyata ini Lokasi Istana Iblis yang Dijelaskan Rasulullah

Sep 02, 2021 08:40
Ilustrasi lokasi istana iblis (islamidia)
Ilustrasi lokasi istana iblis (islamidia)

JATIMTIMES - Iblis enggan bersujud dengan Nabi Adam As. Sejak saat itu, ia dijadikan simbol ketakaburan dan kesombongan. Dan sejak saat itu juga, ia kemudian mengabdikan diri untuk menyesatkan anak cucu Adam. Karena itu, oleh Allah SWT iblis kemudian dikeluarkan dari surga. Namun iblis kemudian membuat sebuah istana megah. Lalau dimanakah istana itu ?.

Dari channel Islam Populer, seperti diketahui iblis awalnya merupakan penghuni surga yang doanya terkabul. Para malaikat pun sering datang untuk didoakan agar tak tertimpa laknat Allah. 

Satu ketika, Malaikat Israfil melihat satu tulisan dipintu surga. "Seorang hamba Allah SWT yang telah lama mengabdi akan mendapat laknat Allah dengan sebab menolak perintah Allah". Tulisan ini membuat Malaikat Israfil menangis tersedu. Ia takut jika yang dimaksud dalam tulisan dipintu surga itu adalah dirinya. Bukan hanya Malaikat Israfil yang menangis, namun malaikat lainnya pun juga ikut menangis. Mereka pun kemudian sepakat mendatangi azzazil untuk didoakan agar terhindar dari laknat Allah SWT.

Azzazil sudah lama menjadi hamba yang taat pada Allah. Hingga kemudian datanglah perintah Allah untuk menyembah Nabi Adam AS. Namun, Azzazil enggan melakukan itu karena ia menganggap dirinya lebih mulia. Dan saat itulah, ia kemudian dilaknat Allah dengan diusir dari surga dan disebut sebagai iblis. 

Setelah diusir dari surga, iblis kemudian mendirikan singgahannya di tengah hamparan laut. Hal ini dimaksudkan untuk menandingi arsy yang ada di langit ke tujuh. Luas lautan sendiri adalah 3/4 dari luas bumi. Iblis menempatkan singgahannya di laut lantaran iblis memiliki pasukan yang tak sedikit.

Istana iblis di laut telah dijelaskan Rasulullah dalam sabdanya, "Sesungguhnya iblis singgasananya berada di atas laut. dia mengutus para pasukannya. Setan yang paling dekat kedudukannya adalah yang paling besar godaannya. Diantara mereka yang melapor, 'Saya telah melakukan godaan ini'. Iblis berkomentar, 'kamu belum melakukan apa-apa'. Kemudian datang yang lainnya melaporkan, 'saya menggoda seseorang, sehingga ketika saya meninggalkannya, dia telah berpisah dengan (talak) dengan istrinya. Kemudian iblis mengajaknya untuk duduk didekatnya dan berkata, 'sebaik-baik setan adalah kamu'"(Sahih Bukhari Muslim).

Riwayat Imam Ahmad menyebutkan Rasulullah bersabda, "Apa yang kamu lihat ?", "Saya melihat singahsana diatas lautan yang dikelilingi oleh beberapa ular," jawab Ibnu Sayyad. Rasulullah pun bersabda, "Dia telah melihat singgahsana iblis"(HR Ahmad).

Hal ini juah diperkuat dalam Al Bidayah Wan Nihayah karya Ibnu Katsir. Iblis memiliki banyak bala tentara dan memilih lautan sebagai istananya. Layaknya sebuah kerajaan, istana iblis dipenuhi pengawal dan para pengikutnya. Di istananya, iblis mengatur rencana kejahatan dan kemaksiatan di istananya. Setelah itu, iblis mengirimkan pasukannya ke darat untuk menjalankan rencananya itu. Pasukan iblis yang paling dianggap berhasil adalah mereka yang paling banyak membuat kekacauan, menebar fitnah dan kemaksiatan lainnya.

Perihal ini pun pernah terjadi di zaman Rasulullah. Abu Said RA menceritakan bahwa Rasulullah bersama sahabat Abu Bakar dan Umar Bin Khattab berjumpa dengan Ibnu Sayyad di salah satu jalan Kota Madinah. Lalu Rasulullah bersabda kepada," maukah engkau bersaksi bahwa aku utusan Allah ?". Lalu Ibnu Sayyad juga kembali mengatakan hal serupa, " maukah engkau bersaksi bahwa aku utusan Allah juga ?".

Rasulullah kemudian bersabda kembali," sesungguhnya aku beriman kepada Allah, para Malaikat-Nya dan kitab-kitabnya, apakah yang sedang kamu lihat (dari perkara gaib)?". Lalu dikatakan Ibnu Sayyad, "aku sedang melihat Arsy diatas air".  Rasulullah kemudian membantahnya, "yang kamu lihat itu adalah singgasana iblis di tengah laut titik Lalu apa lagi yang kamu lihat ?".

Ibnu Sayyad menjawab, " aku mendapat dua berita yang benar, dan sebuah berita yang dusta atau 2 berita yang dusta dan sebuah berita yang benar". Biarkanlah dia, sabda Rasulullah, "Dia telah kacaukan oleh setan yang menguasainya"(HR Muslim dan Tirmidzi). Ibnu Sayyaf telah melakukan kebohongan besar tentang Arsy yang berada ditengah lautan. Padahal yang dilihatnya adalah singahsana iblis.

Topik
iblisistana iblispenghuni nerakaRasulullah SAWsebaran covid 19
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru