Kunjungi Masjid Darul Muttaqin Selorejo Kota Malang, Gerakan Rumah Ibadah Bergerak Dapat Dukungan Jamaah

Aug 25, 2021 21:06
Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus saat menyerahkan tabung oksigen kepada Dewan Penasehat Takmir Masjid Darul Muttaqin Selorejo Imam Syafii, Rabu (25/8/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus saat menyerahkan tabung oksigen kepada Dewan Penasehat Takmir Masjid Darul Muttaqin Selorejo Imam Syafii, Rabu (25/8/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Di tengah pandemi Covid-19, Tim Rumah Ibadah Bergerak (RIB) terus berkomitmen dan konsisten menjadikan rumah ibadah sebagai subjek penanganan Covid-19. Hal itu direalisasikan dalam bentuk sebuah Gerakan Rumah Ibadah. 

HIngga saat ini, tim sudah kali keenam door to door ke rumah ibadah untuk menyosialisasikan Gerakan Rumah Ibadah Bergerak. Dalam agenda Gerakan Rumah Ibadah Bergerak keenam ini, tim berkunjung ke Masjid Darul Muttaqin yang berlokasi di Jalan Selorejo Gang Masjid, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. 

Pada kunjungan ini, terdapat beberapa pihak yang hadir dalam sosialisasi Gerakan Rumah Ibadah Bergerak, yakni Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus, Koordinator Pengaduan Pelayanan Publik Malang Raya Sudarno, Sekretaris Daerah DPD LIRA Malang Raya Dito Arief Nurakhmadi beserta Wakil Ketua DPD LIRA Malang Raya Muhammad Ula. 

Selain itu juga hadir Humas BMH (Baitul Mal Hidayatullah) Gerai Malang Ruwiyanto, Ketua MWC Nahdlatul Ulama (NU) Lowokwaru Mudjib Sofi, Ketua Lazisnu NU Care Lowokwaru Miftahul Arifin, Ketua Takmir Masjid Darul Muttaqin Ahmad Suhaemi, Dewan Penasehat Takmir Masjid Darul Muttaqin Imam Syafii dan tokoh agama setempat KH Hamid Manan. 

Sebagai tokoh agama sekaligus pemberi tausyiah, KH Hamid Manan mewakili jamaah Masjid Darul Muttaqin Selorejo sangat mendukung upaya-upaya penanganan Covid-19 berbasis rumah ibadah

"Segala bentuk yang membawa kedamaian, kerukunan, kesejahteraan, membangun persatuan dan kesatuan ini harus kita dukung. Karena ini ajaran Islam. Ini lakunya salat jamaah," ungkapnya saat memberikan tausyiah kepada perwakilan jamaah yang hadir, Rabu (25/8/2021). 

Menurutnya, dalam ajaran Islam setiap amalan yang diperbuat harus memiliki niat yang baik. Hal ini pula yang terjadi pada Gerakan Rumah Ibadah Bergerak yang menggunakan basis rumah ibadah sebagai subjek penanganan Covid-19. 

"Islam itu setiap amalan harus ada niatnya. Ini baik, mudah-mudahan menjadi baik, apalagi kepedulian kemanusiaan," tuturnya. 

Lebih lanjut, Hamid menyampaikan bahwa sumber penyakit dari aspek kesehatan maupun sosial bersumber pada mulut. Maka dari itu, di tengah pandemi Covid-19 semua masyarakat diimbau agar mengenakan masker untuk melindungi dari penyakit. Dirinya mengajak masyarakat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. 

"Jangan mencari jeleknya orang tapi mencari jeleknya sendiri. Jangan bangga dengan ketidakbaikan makhluk tidak akan hidup terus," terangnya. 

Setidaknya dari rekapan data yang dimiliki oleh Takmir Masjid Darul Muttaqin, di wilayah sekitar masjid sempat tercatat pada Bulan Juli 2021 terdapat 49 warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Namun pada Bulan Agustus 2021 angka terkonfirmasi positif Covid-19 mulai menurun hingga di angka 5 orang. 

Untuk memberikan pemahaman terkait Covid-19 dari segi kesehatan, sosial hingga agama, Tim Rumah Ibadah Bergerak memutarkan beberapa tayangan video. Mulai dari langkah-langkah pencegahan Covid-19 sampai sosialisasi terkait penanganan Covid-19 dari pandangan agama oleh Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar. 

Terkait bantuan yang diberikan untuk dikelola oleh Takmir Masjid Darul Muttaqin, yakni berupa beras 1 kuintal, 20 kilogram telur ayam, probiotik, minyak goreng, mie instant dan susu. Serta juga terdapat beberapa alat kesehatan yakni tabung oksigen beserta regulator, oximeter dan masker. 

Lebih lanjut, Koordinator Pengaduan Pelayanan Publik Kota Malang Sudarno mengatakan, bantuan yang diberikan ini merupakan pemantik agar warga tergerak untuk membantu sesama. 

"Ini sebagai pemantik, nanti selanjutnya harapan kami takmir Masjid Darul Muttaqin melakukan keberlanjutan dalam mengorganisir infaq, shodaqoh untuk memunculkan kemandirian penanganan Covid-19," katanya. 

Dengan begitu, juga dapat memberikan latihan sejak dini kepada warga atau jamaah di sekitar Masjid Darul Muttaqin untuk saling membantu dan bersodaqoh. "Harapan kami radius bertambah luas, masjid melakukan hal yang serupa. Satu kecamatan ini tertangani oleh tempat ibadah ini," tambahnya. 

Sementara itu, Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus mengatakan, seluruh bantuan telah diserahkan kepada Takmir Masjid Darul Muttaqin. Pihaknya percaya dan yakin Takmir Masjid Darul Muttaqin dapat mengelola serta mendistribusikan kepada masyarakat yang tepat sasaran. 

"Kepedulian dan keseriusan kami ketika banyaknya rumah ibadah ditutup serta dijadikan sasaran penyebab terjadinya penambahan angka Covid-19," ujarnya. 

Hal itu malah membuat pihaknya sangat percaya, bahwa setiap rumah ibadah, baik itu masjid, gereja, vihara dan pura selalu memiliki konsep yang sama dalam penanganan Covid-19. 

"Yang bisa menyembuhkan penyakit bukan imun saja, tapi juga iman. Iman bagi muslim ya di tempat-tempat ibadah atau masjid," tuturnya. 

Terakhir, pihaknya berharap dengan adanya Gerakan Rumah Ibadah Bergerak, Takmir Masjid Darul Muttaqin dapat membuat inovasi dalam penanganan Covid-19 berbasis tempat ibadah. 

"Nanti kita juga berada dalam suatu wadah, misalnya tabung tidak digunakan, di komunitas kami ada yang membutuhkan, ya kita pinjamkan. Selain masjid bergerak juga ada ukhuwah antar pengurus masjid di Malang," pungkasnya.

Topik
pilkades serengamMasjid Darul Muttaqintarget vaksin kabupaten malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru