Dikenal Raja Terkaya, Pakubuwono X Orang Pertama Indonesia yang Memiliki Mobil

Aug 17, 2021 11:11
Sri Susuhunan Pakubuwono X.(Foto : Istimewa)
Sri Susuhunan Pakubuwono X.(Foto : Istimewa)

INDONESIATIMES - Raja Keraton Kasunanan Surakarta Sri Susuhunan Pakubuwono X punya peran penting bagi bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan. Semasa hidupnya, Pakubuwono X dikenal aktif dalam perjuangan pergerakan hingga dianugrahi gelar pahlawan nasional oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2011 silam.

Semasa pemerintahanya yang panjang, Pakubuwono X dikenal sebagai tokoh yang memelopori pembangunan sosial-ekonomi, pendidikan rakyat, pembentukan jati diri bangsa, dan berperan dalam integrasi nasional.

Perjuangan Pakubuwono X dalam mendukung perjuangan kemerdekaan diwujudkan dengan pemberian fasilitas, materi, keuangan dan moral. Selain itu, Pakubuwono X memiliki andil membantu pergerakan Budi Oetomo dan pendirian Serikat Islam.

Selain aktif di pergerakan nasional, Pakubuwono X juga adalah orang Indonesia pertama yang memiliki mobil. Menurut sumber dari Keraton Kasunanan Surakarta, dari seluruh raja yang pernah memerintah Keraton Kasunanan Surakarta,  Pakubuwono X adalah raja terkaya.

“Beliau ini raja terkaya. Beliau ini orang pertama dari Indonesia yang memiliki mobil,” kata Paino, abdi falem Keraton Kasunanan Surakarta, kepada BLITARTIMES.

Pakubuwono X membeli Mobil bertipe Benz Victoria Phaeton. Mobil itu kini disimpan di Museum Louwman, Belanda. 

Mobil tersebut dibeli Pakubuwono X dari Eropa seharga 1.000 Gulden pada 1894. Di zaman itu mobil ini sangat mewah karena mayoritas kendaraan pemimpin kerajaan di masa itu adalah kereta kuda. 

Beberapa sumber bahkan menyebut mobil ini mungkin jadi yang pertama di AsiaTenggara karena Raja Thailand Chulalongkorn (Rama V) baru memiliki mobil sejenis pada 19 Desember 1904. Usia mobil tersebut hanya terpaut 8 tahun dari mobil pertama yang dikeluarkan Benz.

Pakubuwono X harus bersabar selama setahun untuk mendapatkan mobil tersebut. Setelah tiba di Surakarta, kendaraan Pakubuwono X itu didesain mirip dengan kereta kuda dan dijuluki Kyai Maruto. Julukan itu mengacu pada kecepatannya yang melampaui kereta yang ditarik kuda.

Masyarakat kala itu juga menjuluiki Kyai Maruto dengan sebutan kereta setan. Sebutan ini disematkan karena kereta tersebut melaju dengan kencang seolah-olah ditarik oleh kuda gaib.

Sayang Kyai Maruto kini tidak ada lagi di Keraton Solo. Mobil yang menyandang mesin 1 silinder, 2.0 liter, bertenaga 5 hp, menggunakan roda kayu dan ban mati (ban tanpa udara) itu terakhir  terlihat di Pelabuhan Semarang pada 1924.

Saat itu mobil itu akan dikapalkan ke Belanda melalui Pelabuhan Semarang untuk diikutsertakan dalam pameran mobil RAI. Namun selepas pameran, mobil itu tidak pernah dikembalikan hingga sekarang.

 Namun demikian, kisah Kyai Maruto itu tetap dikenang dunia.  “Rencananya mau dibawa pulang. Pihak keraton berencana membawa pulang ke Solo dan dipajang di museum keraton. Karena mobil itu adalah sejarah bagi orang Indonesia,” pungkas Paino.

 

Topik
Pemilik mobil pertama di IndonesiaKyai MarutoKyai Maruto
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru