Korupsi Bansos PKH Didalami Polres Malang, Akankah Ada Tersangka Lain?

Aug 10, 2021 14:24
Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Donny Bara'langi (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Donny Bara'langi (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Polres Malang telah menetapkan satu orang sebagai tersangka terkait kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH). Atas peristiwa itu, Satreskrim Polres Malang melakukan pendalaman bila ada perkembangan. Bahkan bisa jadi dapat menemukan tersangka baru dalam kasus yang sama.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Bara'langi mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan pendalaman lagi terhadap peristiwa lainnya yang masih ada kaitannya dengan PKH. Dalam hal ini apabila ada perkembangan lebih lanjut dari hasil penyidikan dan juga ada perkembangan orang yang bisa mengarah menjadi tersangka lagi.

“Intinya kami akan maksimalkan proses penanganan ini sampai sedetail-detailnya,” tegas Donny.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan di Satreskrim Polres Malang, lanjut Donny, warga yang kemarin namanya tidak dicantumkan dan tidak didaftarkan oleh pendamping PKH saat ini sudah dilakukan revisi oleh koordinator lapangan. Sehingga tidak ada lagi kerancuan dalam data penerima bantuan sosial dari Kemensos tersebut.

“Ya tentu kami akan melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi lain. Ya kalau memang peristiwanya ini murni hanya dilakukan oleh satu orang tentu akan kita percepat proses penanganannya sampai tuntas,” ungkapnya.

Masih kata Donny, pihaknya berencana memanggil beberapa saksi atau rekan tersangka korupsi bansos. Hal itu kaitannya tentunya yang masih satu kecamatan dalam kelompok pendamping PKH dengan tersangka.

“Karena si tersangka ini, dia sebagai penanggung jawab atau koordinator lapangan di salah satu desa di kecamatan tersebut. Kami coba nanti komparasikan dengan penanggung jawab di desa yang lain di kecamatan yang sama. Semoga di desa yang lain tidak ada hal demikian yang dapat merugikan masyarakat,” papar Donny.

Disinggung mengenai bagaimana jika masyarakat menemukan kasus yang sama? Donny menuturkan bahwa telah ada program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang bernama Posko Presisi. Di situ, terdapat call center dengan nomor 110 yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk pengaduan atau memberikan informasi terkait tindak pidana, termasuk korupsi.

“Adapun juga yang bisa dilakukan oleh masyarakat, jika ada kantor polisi terdekat disekitaran situ silahkan disampaikan. Kami akan tindak lanjuti setiap laporan masyarakat,” katanya.

“Dan di samping ini juga kami dari kepolisian sudah mulai intens melakukan pendampingan terhadap kegiatan-kegiatan penyaluran pendistribusian bantuan sosial di masyarakat,” tandasnya.

Topik
pengeboran sumurPendamping PKHPolres Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru