Heboh "Prank" Rp 2 Triliun Akidi Tio, Warganet Hubungan dengan Rp 11 Ribu Triliun yang Pernah Diutarakan Jokowi

Aug 03, 2021 13:41
Presiden Joko Widodo (Foto: kemlu.go.id)
Presiden Joko Widodo (Foto: kemlu.go.id)

INDONESIATIMES - Jagat maya saat ini diramaikan dengan dugaan hoax keluarga Akidi Tio yang akan menyumbang uang senilai Rp 2 triliun untuk penanganan pandemi Covid-19. Namun siapa sangka, di tengah-tengah hebohnya aksi "prank" itu, warganet kini justru ramai menghubungkan kasus tersebut dengan pidato Rp 11 ribu triliun yang sempat diutarakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Seperti diketahui, pada 2016 lalu dalam acara sosialisasi Tax Amnesty di Balikpapan, Jokowi mengklaim telah mengantongi data soal jumlah dana/aset warga negara Indonesia (WNI), baik individu maupun perusahaan, yang disimpan di luar negeri. Kala itu ia menyebut jumlahnya mencapai Rp 11 ribu triliun.

Pada 2020, isu dana/aset WNI Rp 11 ribu triliun itu sempat berubah menjadi hoaks bahwa pemerintah memiliki dana di luar negeri. Terkait hal ini, Kominfo pun telah meluruskan kabar hoaks itu dan menyatakan bahwa Pemerintahan Jokowi memiliki dan menyimpan uang senilai Rp 11 ribu triliun di luar negeri adalah informasi menyesatkan.

Dengan adanya isu hoax yang menyeret keluarga Akidi Tio, warganet lalu ramai-ramai menyamakan kasus tersebut dengan pidato Jokowi yang dituturkan 5 tahun lalu itu. Salah satunya yakni akun @ndcapio.

Ia menghubungkan pidato Jokowi itu bertepatan dengan kasus hoax keluarga Akidi Tio ditangkap, yang juga menjelang hari kemerdekaan Republik Indonesia 5 tahun lalu.

"Iseng-iseng buka video 11.000 T dan di kantong sebelahnya lebih banyak lagi. Rupanya pidato tersebut tepat hari Senin 1 Agustus 2016, 5 tahun yg lalu. Hari ini senin, 2 Agt 2021 prank 2T ditangkap. Sungguh ajaib, keduanya terjadi menjelang Hari Kemerdekaan," ujar @ndcapio.

Ada pula akun @newsalihova. Ia menilai cerita Rp 11 ribu triliun itu adalah prank dan mempertanyakan kelanjutan sosok yang menyebut adanya dana tersebut.

"Ada yang nge-prank hibah dana Rp 2 triliun langsung tersangka. Kalo ada yang nge-prank ada dana Rp 11.000 T, baiknya diapain orangnya ya?" kata @newsalihova.

Kemudian akun @iyutasarie membagikan cuplikan video yang merupakan pidato Jokowi pada 2016 lalu, saat menyatakan bahwa Jokowi memiliki data masyarakat hingga Rp 11 ribu triliun.

Akun tersebut juga mengatakan bahwa prank Rp 2 triliun adalah nominal yang kecil, sedangkan dirinya menghubungkan laporan Jokowi soal uang Rp11 triliun itu.

"Cuma kena prank Rp2T itu kecil. Tenaaag, masih PUNYA Rp11.000 triliun," ujarnya.

Seperti diketahui, nama Akidi Tio sebelumnya tengah ramai diperbincangkan karena memberikan sumbangan untuk penanganan wabah Covid-19 senilai Rp 2 triliun. Sumbangan itu baru diberikan secara simbolis melalui anaknya, Heryanti.

Ia mengaku uang tersebut merupakan tabungan dari sang ayah yang sudah meninggal pada 2009. Sayangnya uang tersebut hingga kini tak kunjung cair. 

Topik
aset orang kaya indonesiasosok akidi tiodata vaksinasi kabupaten malangPresiden Joko Widodopidato jokowiaset orang kaya indonesia
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru