Pedihnya seperti Terkena Tusukan 300 Pedang, Kaum Muslim Perhatikan Ini

Jul 28, 2021 10:18
Ilustrasi sakaratul maut (Ist)
Ilustrasi sakaratul maut (Ist)

MALANGTIMES - Setiap yang bernyawa, akan mengalami kematian. Hal ini merupakan takdir yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT.  Menjelang ajal menjemput manusia akan mengalami sakaratul maut. Peristiwa ini merupakan saat yang amat menyakitkan. 

Ada siksaan yang teramat pedih. Lalu seperti apa siksaan itu?, Dan seperti apa sakaratul maut orang yang bertaqwa maupun orang yang zalim?, Simak ulasannya ini hingga akhir.

Orang yang mengalami peristiwa sakaratul maut akan mengalami hal yang pedih. Pedihnya peristiwa sakaratul maut seperti halnya tertusuk 300 pedang. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW. "Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan 300 pedang"(HR Tirmidzi).

Kematian merupakan sebuah yang tak bisa dihindarkan. Setiap yang bernyawa, meskipun bersembunyi di balik dinding tembok yang kokoh tetap tidak akan bisa lolos dari kematian yang datangnya bisa kapan saja. 

Mengenai kematian, Rasulullah bersabda. "Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh dengan duri yang menancap di selembar kain sutra. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta kain sutra yang tersobek?" (HR Bukhari).

Imam Ghozali berpendapat mengenai hadis tersebut. Sakaratul maut, merupakan ibarat pohon yang penuh duri dimasukkan ke dalam perut seseorang dan kemudian ditarik dengan sekuat-kuatnya hingga membawa apa yang tersangkut padanya dan meninggalkan apa yang tersisa.

Sakaratul maut memang merupakan sebuah peristiwa yang mengerikan dan menyakitkan. Namun untuk seseorang beriman, akan dimudahkan ketika mengalami peristiwa sakaratul maut. Malaikat maut akan mencabut nyawanya dengan baik dan menggembirakan. 

Rasulullah SAW bersabda, "Seorang hamba mukmin jika telah berpisah dengan dunia untuk menyongsong akhirat, maka malaikat akan mendatanginya dari langit dengan wajah putih. Rona muka mereka layaknya sinar matahari, mereka membawa kain kafan dari surga, serta hanuth (wewangian) dari surga. Mereka duduk di sampingnya sejauh mata memandang. Berikutnya, malaikat maut hadir dan duduk di dekat kepalanya sembari berkata: "Wahai jiwa yang baik jiwa yang tenang keluarlah menuju ampunan Allah dan keridhaan-nya." Keluar bagaikan cucuran air dari kantong kulit"(HR Ahmad).

Allah SWT juga berfirman, " (Yaitu), orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): 'salamun Alaikum (keselamatan sejahtera bagimu), masuklah kedalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan"(QS An Nahl 32).

Sebaliknya, sakaratul maut bagi orang yang zalim akan begitu sangat menyakitkan. Rohnya akan keluar dengan susah payah, sementara malaikat maut akan mencabutnya dengan paksa. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam. Al-Qur'an. "Alangkah dahsyatnya sekira kamu melihat di waktu orang-orang zalim berada dalam tekanan sakaratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya sambil berkata : 'keluarkanlah nyawamu.' di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan kepada Allah (perkataan) yang tidak benar dan karena kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat Nya" (QS Al An 'am 93).

Malaikat maut bukan hanya memukul tangan mereka saja pada saat mengalami sakaratul maut. Akan tetapi, malaikat maut juga memukul bagian tubuh lainnya yang membuat mereka semakin tersiksa.  Allah SWT berfirman, "Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang kafir, saya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): 'rasakan olehmu siksa neraka yang membakar'. Tentulah kamu akan merasa ngeri demikian itulah yang disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya". (QS Al Anfal 50-51).

Topik
pedihnya sakaratul mautkick andy double checkAllah SWTMuhammad SAWRasulullah SAW
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru