Yang Belum Paham, Ini Mengapa Laki-Laki Mukmin Dilarang Kenakan Emas dan Sutra

Jul 24, 2021 09:43
Setumpuk perhiasan emas. (istimewa)
Setumpuk perhiasan emas. (istimewa)

MALANGTIMES - Manusia memang cenderung menyukai keindahan berbentuk busana maupun perhiasan. Adapun perhiasan yang banyak digandrungi adalah emas. Sementara untuk busana, banyak mereka yang menyukai busana berbahan sutra. 

Namun tahukah kamu bahwa bahan-bahan tersebut dalam Islam tidak boleh digunakan oleh laki-laki.  Dari channel Tafakkur Fiddin dalam kitab Targhib wa Tarhib dengan Tahqiq karya Ibnu Hajar Al Asqalani, dijelaskan, "Barang siapa mengenakan pakaian sutra di dunia, maka pada hari kiamat Allah akan memakaikan kepada orang itu pakaian kehinaan dari neraka atau pakaian dari api neraka" (HR Ahmad dan Thabrani).

Hadis tersebut memberikan gambaran bahwa orang yang mengenakan pakaian sutra di dunia akan diberi pakaian kehinaan di akhirat kelak. Dalam hadits lain, Rasulullah bersabda, "Janganlah kalian memakai sutra karena sesungguhnya orang yang memakai sutra di funia itu tidak akan memakainya di akhirat"(HR Bukhari dan Muslim).

Adapun dalam sebuah riwayat, dikisahkan bahwa sahabat Ali RA pernah melihat bahwa Rasulullah SAW mengambil sutra dan emas. Sayyidina Ali berkata, " Saya melihat Rasulullah SAW mengambil sutera lalu menaruhnya di sebelah kanannya dan mengambil emas di sebelah kirinya. Kemudian beliau bersabda, "Keduanya ini adalah haram bagi orang laki-laki dari umatku," (HR Abu Dawud dan An Nasa'i).

Tetapi, jika pemakaian sutra itu untuk berperang guna menghindari terkena senjata tajam, maka diperbolehkan memakainya. Hal itu diperbolehkan selama tidak terdapat peralatan lain yang digunakan untuk menghadapi senjata tajam lawan.

 Islam melarang laki-laki mengenakan sutera dan emas demi kebaikan.Syekh Yusuf al-Qardlawi dalam kitab al-Halal wa al-Haram fi al-Islam menjelaskan, larangan ini mengandung tujuan sosial, yakni agar umat Islam terbebas dari pola hidup boros dan bermewah-mewahan. 

Menurut dia, hidup mewah merupakan simbol kezaliman sosial. Hanya sedikit orang yang bisa menikmati kemewahan. Sedangkan masih banyak orang  miskin yang terlantar. 

Selain itu, Al-Quran mengisyaratkan hidup bermewah-mewahan adalah bentuk sikap yang bertentangan dengan risalah kebenaran, kebaikan, dan perdamaian. 

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT. "Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah), tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya" (QS Al Isra (17):16).

Beberapa alasan logis dari berbagai sudut pandang tentunya menjadi alasan yang bisa diterima, mengapa laki-laki dilarang mengenakan emas dan sutra. Secara medis, laki-laki yang menggunakan perhiasan emas dalam jangka waktu lama akan berpotensi terkena alzheimer. Alzheimer merupakan semacam penyakit yang menyebabkan turunnya kemampuan fisik maupun ingatan.

Hal ini disebabkan karena migrasi emas yang terjadi karena meresapnya atom emas dalam lapisan kulit. Atom tersebut bisa ditemukan dalam jumlah melebihi kadar dan terkandung dalam urine.  

Sedangkan untuk wanita, kandungan emas tersebut dapat keluar bersamaan dengan haid sehingga tidak membahayakan kesehatan.

Dari sudut pandang ekonomi, emas dan sutra memiliki harga yang cukup tinggi. Hanya orang-orang tertentu seperti orang kaya yang mampu  memilikinya. Larangan mengenakan emas dan sutra ini juga berkaitan dengan larangan hidup bermewah-mewahan.

Sedangkan perempuan diperbolehkan memakai emas atau sutra karena secara kodrati suka menghias diri dan ingin terlihat cantik. Namun hal ini pun dibatasi oleh ketentuan  tidak berlebihan.

Topik
Laki laki mukmin dilarang pakai emas dan sutraEmas dan sutrakajian islamPelajar di Kediri dan Nganjuk
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru