Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Gus Idris Ditetapkan Tersangka, Pelapor Kasus Penembakan Hoaks Apresiasi Polres Malang

Penulis : Hendra Saputra - Editor : A Yahya

06 - Jul - 2021, 15:12

Placeholder
Gus Idris (kiri) saat perjalanan membuat konten video YouTube yang berujung hoaks (foto: screenshot video)

MALANGTIMES - Sekretaris Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Malang, Zulham Mubarak  pelapor kasus konten video penembakan hoaks mengapresiasi Satreskrim Polres Malang yang akhirnya menetapkan Muhammad Idrisul Marbawi atau Gus Idris sebagai tersangka.

“Sangat saya apresiasi kerja kerasnya (Kepolisian, Red). Apalagi sampai ke Bareskrim (Mabes Polri) untuk gelar perkara. Ini effort yang luar biasa dari kawan-kawan Polres (Malang) yang tanggap dan taktis terhadap isu sosial kemasyarakatan,” ujar Zulham melalui pesan singkat, Senin (5/7/2021) malam.

Zulham menyatakan setelah adanya penetapan , tak lama kemudian beredar di WhatsApp grup (WAG) video permintaan maaf Gus Idris kepada masyarakat luas. Terkait hal itu, Zulham menyerahkan kepada Kepolisian.

“Itu substansi yang menjadi wewenang penyidik. Kami menghormati proses penyidikan. Jadi soal diakui atau tidak terkait video hoaks itu, biar kepolisian yang memutuskan memutuskan,” terang Zulham.

“Pada intinya tidak ada niat apapun dari kami selain membela kepentingan umat yang sempat gaduh karena mengira benar benar ada ulama ditembak,” imbuhnya.

Meski proses hukum atas kasus tersebut sedang berjalan, Zulham mengaku pihaknya tidak menutup mata jika Gus Idris telah meminta maaf. Namun ia juga menghormati Kepolisian yang telah bekerja mengumpulkan fakta-fakta terkait kasus hoaks itu.

“Pada intinya sikap-sikap kami sebagau santri NU adalah siap menerima permintaan maaf dan berdamai. Tapi proses hukum tetap kami serahkan ke kepolisian,” pungkasnya.

Sebagai pengingat, konten video penembakan hoaks tersebut akhirnya viral setelah diunggah pada awal Maret 2021 oleh akun YouTube bernama Gus Idris Official. Di dalam konten video tersebut, diperlihatkan bahwa Gus Idris seolah-olah ditembak oleh oknum orang tidak dikenal melalui sebuah mobil yang sedang berjalan.

Dalam video itu juga terlihat jelas Gus Idris terguling-guling dan mengeluarkan darah. Bahkan santri yang ada di sekitarnya nampak panik ketika penembakan itu terjadi. Sempat pula seorang anak menangis tersedu melihat kondisi Gus Idris yang melemah.

Setelah diunggah, video hoaks itu mendapat reaksi yang beragam dari masyarakat. Bahkan tidak sedikit pula yang mengecam video tersebut. Namun Gus Idris akhirnya mengaku bahwa itu hanya sebuah konten.


Topik

Hukum dan Kriminalitas



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

A Yahya