Buat Rasulullah Kagum, Malaikat Ini Mampu Menghitung Tetesan Air Hujan

Jun 30, 2021 09:20
Ilustrasi tangan malaikat (Ist)
Ilustrasi tangan malaikat (Ist)

MALANGTIMES - Salah satu peristiwa luar biasa yang dialami oleh Rasulullah SAW saat Isra Mikraj. Peristiwa itu terabadikan dalam Alquran. "Maha suci Allah yang telah memperjalankan hambanya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Al Aqsha yang telah kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya Dia maha mendengar lagi maha melihat"(QS Al Isra 1).

Namun, saat Rasulullah SAW melakukan Isra Mikraj, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa itu, Rasulullah SAW sempat bertemu dengan malaikat yang memiliki kemampuan atau kelebihan luar biasa. Dari Channel Islam Populer, pertemuan keduanya pun telah diabadikan dalam sebuah Kitab bernama, Al Mustadrak. 

Dalam kitab tersebut, dijelaskan terdapat sabda Rasulullah SAW tentang malaikat seribu tangan. "Di saat aku tiba di langit di malam Isra Mikraj, aku melihat satu malaikat memiliki seribu tangan. Di setiap tangan ada seribu jari. Aku melihatnya menghitung hari satu persatu. Aku bertanya kepada Jibril pendampingku, 'siapa gerangan malaikat itu dan apa tugasnya ?' ".

Pertanyaan Rasulullah SAW kemudian dijawab oleh Malaikat Jibril. Dijelaskan Jibril, jika malaikat tersebut merupakan malaikat yang bertugas untuk menghitung tetesan air hujan yang jatuh dari langit. Usai mendengar penjelasan Jibril, Rasulullah SAW kemudian turun dan langsung menanyakan kepada malaikat tersebut.

"Apakah kamu tahu berapa jumlah tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi sejak diciptakan Adam ?".  Mendapatkan pertanyaan tersebut, malaikat tersebut kemudian segera menjawab pertanyaan Rasulullah. Ia mengetahui jumlah tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi sejak diciptakan Adam ke bumi.

Tak hanya itu, ia juga mengetahui jumlah tetesan air hujan yang jatuh ke lautan, darat, hutan, lembah dan tempat lainnya yang tidak diketahui oleh manusia. Rasulullah SAW kemudian begitu takjub akan kecerdasan yang dimiliki oleh malaikat ini.

Akan tetapi malaikat tersebut memiliki kelemahan, ia tidak dapat menghitung sesuatu hal. Malaikat itu kemudian menjelaskan kekurangannya itu, di mana ketika ia tidak bisa menghitung saat umat Rasulullah berkumpul dalam sebuah tempat lalu bershalawat. 

Saat itu malaikat tersebut tidak bisa menghitung berapa banyak pahala yang diberikan Allah dengan seribu tangannya dengan seribu jari setiap tangannya. Hal.ini tentu menunjukkan kebesaran Allah SWT.  

Topik
Rasulullah SAWisra mikrajMalaikat Jibrilfiraun

Berita Lainnya

Berita

Terbaru