11 Peristiwa Sejarah Dunia pada 3 Juni, Pasukan Jerman Bombardir Kota Paris hingga Pembentukan TNI

Jun 03, 2021 15:08
TNI (Foto: Liputan6.com)
TNI (Foto: Liputan6.com)

INDONESIATIMES - Tepat hari ini, 3 Juni 2021 diperingati sebagai Hari Pasar Modal Indonesia dan Hari Sepeda Sedunia. Namun, tak cuma memperingati 2 hari besar tersebut, pada 3 Juni ternyata juga terjadi beberapa peristiwa penting yang tercatat dalam sejarah. 

Lantas, apa saja peristiwa bersejarah tersebut? Berikut ulasannya dilansir dari berbagai sumber.

1. Peristiwa 3 Juni 713 M

Pada 713 M, Kaisar Bizantium, Philippicus, digulingkan dan diasingkan oleh tentara pemberontak dari kawasan Thrace, dekat Turki. Selain diturunkan dari takhta dan diasingkan, Philippicus bahkan dibuat buta. 

Philippicus lantas digantikan sekretarisnya, Artemius, yang kemudian menyandang nama sebagai Anastasius II.

2. Peristiwa 3 Juni 1621 

Perusahaan Peredagangan Hindia Barat Belanda diberikan hak untuk memonopoli sebagian tanah Amerika yang disebut sebagai New Netherland. Kini, kawasan New Netherland menjadi bagian dari New York, New Jersey, Delaware, dan Connecticut di Amerika Serikat (AS).

3. Peristiwa 3 Juni 1839 

Kaisar Dinasti Qing di Tiongkok, Lin Zexu, memberikan perintah kepada pasukannya untuk menghancurkan opium atau candu yang dikirim Inggris untuk dijual di Tiongkok. Lin Zexu tak ingin Inggris berhasil memonopoli perdagangan di kawasan yang ia kuasai. 
Peristiwa tersebut lantas memicu terjadinya Perang Opium I atau Perang Candu I antara Inggris dan Tiongkok.

4. Peristiwa 3 Juni 1940 

Pasukan Jerman yang membombardir Kota Paris, Prancis. Sebagian besar warga sipil dan anak-anak sekolahan menjadi korban dari peristiwa itu. Pengeboman itu bertujuan agar Prancis tetap tunduk terhadap Jerman.

5. Peristiwa 3 Juni 1942 

Pasukan Jepang mengebom Pulau Unalaska di Alaska, Amerika Serikat (AS). Mereka lantas memulai Operasi Kepulauan Aleutian. Operasi tersebut bertujuan untuk merebut Kepulauan Aleutian di kawasan Alaska dari tangan AS itu berlangsung hingga 15 Agustus 1943 dan berakhir dengan kekalahan Jepang dari AS.

6. Peristiwa 3 Juni 1943 

Pasukan Uni Soviet yang menembak jatuh 162 pesawat tempur milik Jerman yang menyerang Kota Kursk, Rusia. Kala itu, Jerman menggunakan sedikitnya 500 pesawat tempur untuk melancarkan serangan selama 10 jam ke Kota Kursk. 

Peristiwa tersebut memicu terjadinya Pertempuran Kursk yang dimenangi oleh Uni Soviet.

7. Peristiwa 3 Juni 1947 

Presiden Soekarno meresmikan penggabungan Tentara Rakyat Indonesia (TRI) dengan milisi-milisi rakyat Indonesia. Gabungan tersebut lalu dinamai Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digunakan hingga kini.

8. Peristiwa 3 Juni 1989 

Protes Lapangan Tiananmen 1989 (atau Insiden 6/4 atau Pembantaian Lapangan Tiananmen) merupakan sebuah rangkaian demonstrasi yang dipimpin mahasiswa di Lapangan Tiananmen di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok, antara 15 April dan 4 Juni 1989. 

Protes tersebut ditujukan terhadap ketidakstabilan ekonomi dan korupsi politik yang kemudian merembet menjadi demonstrasi pro-demokrasi yang memang merupakan suatu yang belum lazim di Tiongkok yang otoriter. Akibatnya, lebih dari 3.000 orang meninggal dunia. 

Selain itu ditahun yang sama, Tokoh Revolusi Iran sekaligus Pemimpin Agung Iran pertama, yakni Sayyid Ayatollah Ruhollah Khomeini meninggal dunia. Ia meninggal di Tehran, Iran, 3 Juni 1989.

9. Peristiwa 3 Juni 1999 

India dan Pakistan kembali berperang merebutkan wilayah distrik Kargil, Kashmir. Kala itu India menuding tentara Pakistan telah melanggar wilayah perbatasan, sedangkan pihak Pakistan mengaku hanya ingin meredakan pemberontakan di Kargil. 

Setelah pertempuran selesai, wilayah Kargil yang sebelumnya milik Pakistan justru berhasil dicaplok oleh India.

10. Peristiwa 3 Juni 2006 

Montenegro menyatakan kemerdekaannya dan menjadi negara yang berdiri sendiri. Sebelumnya Montenegro merupakan bagian dari Uni Serbia-Montenegro. 

Namun 2 hari berselang, Uni Serbia-Montenegro yang didirikan sejak 4 Februari 2003 dinyatakan bubar.

11. Peristiwa 3 Juni 2009 

New Hampshire menjadi negara bagian ke-6 di Amerika Serikat (AS) yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Gubernur New Hampshire, John Lynch bahkan menandatangani undang-undang yang melegalkan pernikahan sesama jenis itu setelah mendapatkan dukungan dari warga setempat.

Topik
Peristiwa pentingperistiwa duniaPresiden Soekarnoperistiwa dunia

Berita Lainnya

Berita

Terbaru