Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Agama

Simak Tanda-tanda Jodohmu yang Dijelaskan dalam Alquran

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Heryanto

23 - May - 2021, 15:45

Placeholder
Ilustrasi pertemuan jodoh (santrinews)

MALANGTIMES - Rezeki, maut maupun jodoh merupakan rahasia yang itu sudah ditentukan oleh Allah SWT. Bahkan sebelum manusia dilahirkan di dunia. Setiap manusia, diciptakan berpasang-pasangan, dan Allah SWT telah memberikan tanda-tanda petunjuk jodoh seseorang. Hal itu sebagaimana yang dijelaskan di dalam Al-Quran.

Lantas, bagaiamana membaca tanda-tanda jodoh menurut  Alquran? Mari simak ulasannya hingga akhir yang dilansir dari berbagai sumber, salah satunya adalah Islam Populer.

Memiliki sifat yang sama

Memiliki kecendrungan yang sama, membuat dua insan memiliki sifat dan selera yang sama. Hal tersebutlah yang banyak membuat pasangan berlanjut hingga sampai ke pelaminan. 

Memiliki sifat yang sama adalah tanda jodoh. Hal ini seperti yang dijelaskan di dalam Alquran. "Jika kamu tidak menemui seorangpun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu : kembali (saja) lah, maka hendaklah kamu kembali. Itu bersih bagimu dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan," (QS An Nur 28).

Memiliki sifat yang sama, bukan hanya sekedar sama selera makan atau hobi saja, melainkan juga tingkat keimanan. Ketika seseorang bertemu dengan  orang yang memiliki tingkat keimanan yang sama, bisa jadi, itulah jodoh yang ditakdirkan oleh Allah SWT.

Jodoh adalah cerminan diri

Jodoh adalah hal yang telah dituliskan di Lahul Mahfuz, karena jodoh telah ditetapkan oleh Allah SWT. Dari situ harus percaya jika jodoh yang telah ditetapkan merupakan jodoh yang baik. Di dalam Islam jodoh adalah cerminan diri kita. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT. "Wanita-wanita yang keji, adalah untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula). Dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga)". (QS An Nur 26).

Maksud jodoh adalah cerminan bukan hanya dari sifat dan keimanan. Selayaknya cermin, seorang pasangan menjadi seseorang yang mengingatkan agar pasangannya tetap berada pada jalan jalan Allah SWT. Jodoh yang merupakan cerminan diri, juga sebagaimana hakikat penciptaan manusia. Maka dari itu, pernikahan merupakan sebagai salah satu sarana memperkuat iman dan juga memperbanyak ibadah.

Jodoh membuat seseorang menjadi lebih tentram

Ketentraman dari seorang jodoh merupakan hal yang diperlukan agar ibadah tetap terasa menyenangkan. Sebab menikah bukan hanya berlandaskan dan menghalalkan cinta dari dua insan, namun juga sebagai jalan agar keduanya meraih rida dan cinta Allah SWT. Untuk itulah, berumahtangga memerlukan ketentraman. 

Allah SWT berfirman, " Diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum berfikir" (QS Ar-Ruum 21).

Dalam pernikahan ketentraman membuat pasangan berharap pahala dan keturunan yang sholehah. Allah SWT berfirman, " Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri  dan keturunan kami sebagai penyenang hati. Jadikanlah kami  imam (pemimpin) bagi orang-orang bertakwa," (QS Al Furqon 74).

Jika kamu merasa nyaman ketika bersama salah seorang pasangan lawan jenis, maka bisa jadi dialah merupakan jodoh yang ditakdirkan sebagai pendamping hidup. Meskipun jodoh telah ditentukan, namun untuk dapat meraihnya tetap dibutuhkan sebauh ikhtiar. Dan salah satu ikhtiar yang bisa dilakukan adalah memilih pasangan sesuai dengan anjuran dari Rasulullah.

"Wanita biasanya dinikahi karena empat hal : karena harta, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang bagus agamanya (keislamannya). Kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi"(HR Bukhari dan Muslim).

 

 

 


Topik

Agama



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Heryanto