Geger Serangan Israel, Iwan Fals Geram hingga Gubah Lagu Palestina

May 17, 2021 09:08
Iwan Fals (Foto: RRI)
Iwan Fals (Foto: RRI)

INDONESIATIMES - Musisi legendaris Iwan Fals turut menyoroti serangan militer Israel terhadap Palestina yang menimbulkan ratusan korban jiwa. Iwan merasa geram dan mengungkapkan perasaannya lewat sebuah lagu berjudul 'Palestina'. 

Lagu itu diunggah Iwan melalui channel Youtube resminya pada Jumat (14/5/2021) lalu. Iwan mengatakan lagu tersebut sebenarnya sudah tercipta sekitar enam tahun lalu. 

Namun, pelantun lagu Bento itu merasa perlu menyanyikan lagi menyusul serangan militer terbaru Israel di Gaza pada sepekan terakhir. "Enam tahun yang lalu saya buat lagu ini dan hari ini, saya ingin menyanyikan lagi sebagai bentuk keprihatinan saya terhadap yang terjadi di Gaza akhir-akhir ini, Palestina," ujar Iwan di video itu. 

Iwan lantas mengaku dengan sengaja menyanyikan kembali lagu tersebut karena sedih dan marah dengan serangan militer Israel terhadap Palestina. 

Berikut lirik lagu Palestina ciptaan Iwan Fals:

Palestina bukan soal agama hanya soal tanah semata

Siapa yang tak ingin merdeka?

Anak suci pulang dipelukan orang tuanya

Wajahnya masih tersenyum dibawa lari orang-orang di jalanan

Gaza Gaza Gaza panggung setan paling tega

Gaza Gaza Gaza tank dilempar batu perempuan kecil pukul serdadu

Jet tempur diketapel dan bom-bom hari-hari

Orang pamer kuasa atas nama apa saja

Intifadah dengan polosnya menasehati dunia

Cukong-cukong senjata pesta-pesta, tari perut gahwa dan shisa

dibawah purnama padang pasir yang anyir

Palestina saudaraku di Ghaza

Bertanya pada bangsa-bangsa yang bego, taka ada guna percuma saja

Oh dunia ini air mata sejak zaman Nabi- Nabi hingga kini

Bagai air suci yang memancar tak henti-henti

Oh dunia ini air mata sejak zaman sebelum Adam diusir dari Surga

Sebagai persembahan sejarah umat manusia yang lemah

Palestina bisa jadi soal agama hanya karena tanah semata bagi yang ingin merdeka

Palestina..

"Iya berduka, tapi rasanya sudah bosan ya kita berduka. Saya sudah mau marah.Inii di atas marah. Mau sedih, ini juga sudah di atas sedih," ucapnya usai menyanyikan lagu Palestina.

Musisi 59 tahun itu menilai perang antara Israel dan Palestina ini terjadi karena pengaruh nafsu, amarah, dan dendam. Namun, perang tersebut tak akan pernah selesai jika terus mengikuti nafsu, amarah, dan dendam tersebut.

"Ya susah, emosi, nafsu, panas, tapi ya itu mereka harus memutuskan. Berani tidak memutuskan itu? Karena dendam kalau diikut-ikuti kan tidak selesai. Sampai kapan? Ya intinya, rasa damai ingin berperang itu kan manusia, ya sudah hentikan saja," katanya lagi. 

Lebih lanjut, Iwan memberi masukan seharusnya nafsu, amarah, dan dendam tersebut disalurkan melalui hal-hal yang lebih positif, seperti berkompetisi di olimpiade, khususnya di bidang-bidang olahraga. Dengan begitu, tidak ada nyawa yang melayang akibat serangan tersebut. 

Di sisi lain, ia juga mewanti-wanti dampak perang sejatinya juga mengintai di dekat Indonesia, yaitu melalui konflik Laut China Selatan. "Sekarang isu terakhir, kita pun terancam perang di Laut China Selatan. Entah karena stress, karena covid tidak selesai-selesai, sehingga ini mencetuskan, meluapkan, tapi ada juga yang bilang perang sekarang bukan dar der dor, bang, tapi perangnya di cuci otak, di media massa, dan segala macam," ujarnya.

Iwan juga mengatakan seluruh pandangannya ini sengaja disampaikan agar bisa memberi masukan kepada para pemimpin dalam memimpin negaranya. "Ya siapa tahu, renungan abal-abal ini menjadi inspirasi bagi para pengambil keputusan, terutama untuk para pemimpin, yang memutuskan perang kan dari pemimpin. Rakyat ya bisa apa, kan hanya ikut saja," pungkasnya.

Seperti diketahui, serangan udara dari Israel di Gaza terjadi sejak Senin (10/5/2021). Secara total, serangan tersebut telah menewaskan 145 orang, termasuk 41 anak-anak, dan melukai 1.100 orang lainnya.

Topik
PalestinaKecelakaan lalu lintas di BlitarFatigoniwan fals

Berita Lainnya

Berita

Terbaru