Ternyata Ada Hadis soal Pusaka Merah Putih, Berikut Hadisnya

May 06, 2021 12:23
Bendera Merah Putih (Foto: FactsofIndonesia.com)
Bendera Merah Putih (Foto: FactsofIndonesia.com)

INDONESIATIMES - Bangsa Indonesia memiliki bendera berwarna merah putih yang merupakan simbol negara. Bendera ini disebut sebagai Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih, Sang Merah Putih, Merah Putih, atau Sang Dwi Warna (dua warna).

Diansir melalui laman resmi Kementerian Sekretriat Negara, bendera negara ini berbentuk persegi panjang dengan ukuran 2/3 dari panjang. Pada bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih dengan ukuran yang sama. 

Bendera Merah Putih ini tentunya merangkum nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme, dan nasionalisme. Selain itu, Bendera Merah aputih juga mempunyai makna khusus.  Merah berarti berani dan putih berarti suci. Merah melambangkan tubuh manusia. Sedangkan putih melambangkan jiwa manusia. 

Keduanya pun saling melengkapi dan menyempurnakan. Maka, bendera itulah menunjukkan bahwa Indonesia akan berjaya. 

Namun, siapa sangka, di balik itu semua, ternyata pusaka merah putih ini memiliki sebuah hadis. Dari situ,  kebaikan yang ada pada diri setiap muslim yang ingin memperbaiki dirinya adalah dengan mengambil pedoman utama akhlak Rasulullah Sayyidina Muhammad. Allah SWT berfirman:

وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا

Maknanya : “Dan apa yang disampaikan Rasulullah Saw kepadamu maka terimalah, dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.” (QS. Al-Hasyr : 7).

Merah putih sendiri merupakan warna kekhasan dari Rasulullah SAW. Bahkan, merah putih adalah warna dasar yang diberikan secara khusus oleh Allah SWT untuk Rasulullah. 

Tentunya warna merah putih ini memiliki nilai maupun filosofi yang terdalam yang harus terus diperkenalkan dan dilestarikan. Rasulullah SAW menggunakan kedua warna ini untuk bendera khas ataupun simbol Islami yang melekat dan mempunyai kandungan makna yang dapat digunakan semua orang tanpa memandang agama, suku, bangsa dan status. Mari kita lihat hadis-hadis yang menyatakan hal ini,

عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ زَوَى لِي الْأَرْضَ فَرَأَيْتُ مَشَارِقَهَا وَمَغَارِبَهَا وَإِنَّ أُمَّتِي سَيَبْلُغُ مُلْكُهَا مَا زُوِيَ لِي مِنْهَا وَأُعْطِيتُ الْكَنْزَيْنِ الْأَحْمَرَ وَالْأَبْيَضَ وَإِنِّي سَأَلْتُ رَبِّي لِأُمَّتِي أَنْ لَا يُهْلِكَهَا بِسَنَةٍ عَامَّةٍ وَأَنْ لَا يُسَلِّطَ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ سِوَى أَنْفُسِهِمْ فَيَسْتَبِيحَ بَيْضَتَهُمْ

Maknanya : “Dari Tsauban, Rasulullah Saw bersabda : Sesungguhnya Allah melipat bumi untukku hingga saya dapat melihat timur serta baratnya. sebenarnya kekuasaan ummatku bakal meraih apa yang sudah dinampakkan untukku. Saya diberi dua perbendaharaan besar yaitu warna merah dan putih. Saya bermohon kepada Tuhanku untuk ummatku supaya Dia tak membinasakan mereka dengan kekeringan menyeluruh dan supaya Dia tidak memberikan kuasa kepada musuh terkecuali diri mereka sendiri yang menyerang sesama mereka.” (HR. Muslim bab halakul ummah ba’dhum biba’dh No. 5144).

Para ulama seperti Imam An-Nawawi dan lain-lain banyak menafsirkan jika merah dan putih adalah simbol emas dan perak. Simbol emas perak itu merupakan simbol kemenangan dan kejayaan. 

Oleh sebab itu pada masa dahulu Rasulullah SAW menggunakan bendera dan panji merah putih untuk mendapatkan kemenangan dengan harta ghanimah (rampasan perang)  yang didapat terdiri dari emas dan perak. Pada hadis di atas, dijelaskan bahwa dua warna yang menjadi perbendaharaan terbesar, diikuti dengan bagian kalimat di penghujung akhir yang berkonklusi pada peperangan. 

Rasulullah SAW meminta kepada Allah SWT agar umat selalu menang dalam peperangan. Tentunya dalam peperangan, dua warna inilah yang menjadi bendera atau panji Rasulullah dan umat saat itu. 

Hadis lain yang menyatakan tentang bendera atau panji Rasulullah SAW terdiri dari merah dan putih berbunyi: 

عَنْ كَرِز بْنِ أسَامَةَ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَقَدَ رَايَةً لِبَنِي سُلَيْمٍ حَمْرَاءَ

Maknanya : “Dari Kariz bin Usamah bahwa Rasulullah SAW menetapkan untuk panji (bendera kecil) Bani Salim berwarna Merah.” (HR. Thabrani dalam kitabnya Al-Mu’jamul Kabir No. 425).

Wajar sekali Rasulullah SAW memerintahkan untuk menggunakan bendera warna merah karena warna tersebut adalah warna yang menjadi perbendaharaan terbesar Rasulullah. Tentunya untuk umatnya beliau pun menyamakan warnanya.

عَنْ عَمْرَةَ قَالَتْ: كَانَ لِوَاءُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْيَضَ

Maknanya : “Dari ‘Amrah, adalah bendera Rasulullah Saw berwarna putih.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannafnya bab fi ‘aqdil liwaa’ wat tikhadzihi No. 33611).

Topik
Bendera Merah PutihHadis Rasulullahustaz wijayanto

Berita Lainnya

Berita

Terbaru