Jadi Khas di Hari Lebaran, Terungkap Alasan Sosok Ayah Tak Pernah Tampil di Kaleng Biskuit Khong Guan

May 13, 2021 07:49
Tampilan kaleng biskuit Khong Guan. (Foto: Arifina Cahyanti Firdausi/JATIMTIMES).
Tampilan kaleng biskuit Khong Guan. (Foto: Arifina Cahyanti Firdausi/JATIMTIMES).

INDONESIATIMES - Siapa yang tak kenal dengan biskuit khas lebaran satu ini. Warna merah, selalu hadir di setiap rumah yang kalian kunjungi saat Hari Raya Idul Fitri.

Ya, biskuit Khong Guan, seakan telah mendarah daging di kalangan masyarakat tanah air. Tak lengkap rasanya, jika hari lebaran tanpa kehadiran kue-kue ini.

Nah, selain khas, hal menarik lainnya yakni tampilan kaleng biskuit Khong Guan merah yang ikonik. Publik bahkan banyak yang mempertanyakan di mana sosok ayah dalam gambar keluarga tersebut.

Pasalnya, tampilannya dari awal kemunculan hingga saat ini tak pernah berubah. Potret keluarga kecil dengan menampilkan sosok Ibu dan dua anak laki-laki dan perempuan sedang menikmati sajian biskuit di meja dengan teh hangat.

Lantas cerita apa yang dibuat dibalik potret kaleng biskuit Khong Guan ini?

Menjadi biskuit legendaris, Khong Guan diciptakan oleh kakak beradik Chew Choo Keng dan Chew Choo Han pada tahun 1974 silam. Biskuit ini dulunya berasal dari Singapura dan kini populer hingga ke Indonesia.

Sosok Bernardus Prasodjo lah yang berada dibalik ide pembuatan potret keluarga di kaleng biskuit Khong Guan ini. Kala itu, ia pindah ke Jakarta, dan bekerja sebagai pelukis di sebuah perusahaan sparasi film. Dari situlah, Bernardus mendapat orderan untuk membuatkan gambar pada kemasan kaleng biskuit Khong Guan yang muncul pada tahun 1971.

Dilansir dari berbagai sumber, Bernardus mengatakan kalau ide gambar tersebut dibuat sesuai permintaan perusahaan. Bernardus memulai dengan gambar ilustrasi hitam putih, baru kemudian dilukis ulang memakai cat air berwarna.

Terkait dengan siapakah sosok ayah yang tak pernah terlihat dalam gambar dan sempat menjadi bahan-bahan meme netizen, Bernadus tak ambil pusing. Ia justru terhibur dengan kehadiran meme-meme itu.

Salah satu meme yang cukup viral di kalangan warganet, keluarga pada gambar kaleng biskuit itu tidak harmonis. Lantas, dimanakah sosok sang Ayah dalam kaleng biskuit Khong Guan?

Bernardus mengungkapkan, jika suasana keluarga dalam gambar tersebut digambarkan dengan sangat harmonis. Sosok ayah yang dicari banyak orang itu justru diceritakan sebagai orang yang memotret keluarganya saat tengah menikmati biskuit bersama.

Meski begitu, Bernardus mengungkapkan memiliki teori sendiri terkait sosok ayah yang tidak dihadirkan dalam kaleng biskuit. Terlepas dari permintaan perusahaan, poin penting dalam sebuah produk biskuit adalah kehadiran sosok ibu. Tujuannya pun untuk mempengaruhi para ibu rumah tangga agar membeli biskuit yang dipromosikan.

"Menurut saya itu cara untuk mempengaruhi ibu rumah tangga supaya membeli. Jadi yang penting ada ibunya di situ," katanya dikutip dari berbagai sumber.

Topik
Hari Raya Idul Fitrihari lebarandunia kulineraliansi malang bergerak

Berita Lainnya

Berita

Terbaru