Mati di Saturnus Rilis Video Klip Perdana Antisosial, Ungkap Sosok Malas Bahagia

Apr 24, 2021 16:03
Artwork Antisosial dari Mati di Saturnus. (Foto: Dok. Mati di Saturnus)
Artwork Antisosial dari Mati di Saturnus. (Foto: Dok. Mati di Saturnus)

MALANGTIMES- Mati di Saturnus kembali menelurkan karya berupa video klip berjudul Antisosial. Lagu Antisosial sendiri diambil dari salah satu daftar lagu kelima dari album Balada Orang-Orang Piknik yang telah dirilis pada Bulan April 2020 silam. Mati di Saturnus merupakan nama panggung dari musisi Mas'aril Muhtadin yang akrab disapa Aril. 

Peluncuran video klip secara perdana ini juga merupakan hasil karya usai Aril merampungkan rangkaian micro tour Mati di Saturnus. Aril, Musisi asal Malang  tak sendiri dalam penggarapan video klip Antisosial. Ia memutuskan untuk berkolaborasi dengan production house start up asal Malang yakni Crops Pictures.

Dalam proses pengerjaannya nama Yoda Mahfuddin Halim ditunjuk sebagai produser, sutradara dan penulis skrip. Kemudian ada nama Bayu Aji Sasmitha ditunjuk sebagai aktor utama.

Juga tampak Aril sebagai seseorang yang muncul dalam video klip Antisosial dengan memainkan gitarnya. Serta untuk proses pengambilan gambar dalam video klip Antisosial tersebut Maslukil Adhim ditunjuk sebagai kameramen dan editor.

Karya video klip Antisosial menggambarkan refleksi dari kehidupan manusia eksentrik. Aril mengatakan bahwa tokoh Antisosial yang diperankan oleh Bayu Aji Sasmitha menggambarkan sosok yang memiliki pengalaman buruk dalam hal berinteraksi sosial dan bermasyarakat.

"Sehingga orangnya malesan (pemalas, red). Malas untuk berinteraksi, malas untuk berkompetisi, malas berjuang, malas untuk mencari uang dan bahkan malas untuk bahagia, intinya gitu orangnya," ungkapnya dalam pers rilis yang diterima MalangTIMES.com, Sabtu (24/4/2021).

Lanjut Aril bahwa proses penggarapan video klip Antisosial ini dimulai pada tanggal 8 April 2021, bertempat di suatu sanggar seni milik Studio Seni Kakasya. Proses penggarapannya pun terbilang santai dan tidak melibatkan banyak kru, serta memaksimalkan sumber daya yang ada.

"Take video hanya memakan waktu sehari dan proses editing yang selesai seminggu kemudian. Sehingga video musik ini mungkin terkesan sederhana dan apa adanya. Namun tetap terjaga keepikan sinematografinya karena proses take video dan editing oleh tangan yang berpengalaman," ujarnya.

Sementara itu, video klip Antisosial telah diluncurkan secara resmi dan perdana di channel YouTube Mati di Saturnus pada hari Jumat (23/4/2021) pukul 17.00 WIB. Selanjutnya, Aril akan terus berupaya menelurkan karya-karya terbaiknya.

Setelah sebelumnya Aril pernah mengeluarkan mini album bersama Koalisi Nada dengan tiga lagu di tahun 2019 dan mengeluarkan full album bertajuk Balada Orang-Orang Piknik pada Bulan April 2020 dengan 11 lagu.

Topik
Berita Malangmati di saturnusmas'arif muhtadinrisna prahalabenta

Berita Lainnya

Berita

Terbaru