Peristiwa Besar yang Terjadi di Bulan Ramadan (10)

Berperang Saat Ramadan, Ini Peristiwa Kemenangan Pertama Umat Islam Atas Kaum Kafir

Apr 22, 2021 14:10
Ilustrasi (Foto: SinarPost.com)
Ilustrasi (Foto: SinarPost.com)

INDONESIATIMES - Ramadan tak hanya menjadi bulan suci bagi umat Muslim di dunia. Banyak peristiwa-peristiwa sejarah Islam yang terjadi di bulan penuh berkah ini.

Salah satunya yakni Perang Badar yang terjadi pada 17 Ramadan tahun ke-2 Hijriah. Bahkan perang ini langsung dipimpin oleh Nabi Muhammad SAW.

Perang Badar merupakan peperangan antara umat Islam yang beriman dengan kaum kafir. Perang ini terjadi di Lembah Badar dan menjadi perang pertama yang dilakukan oleh umat Muslim setelah hijrah ke Madinah.

Setelah umat Islam mengalami intimidasi, kesulitan dan duka, mereka memutuskan untuk meninggalkan kampung halaman di Makkah. Rasulullah SAW akhirnya mengadakan rencana penyergapan kafilah Quraisy.

Namun rencana dan persiapan matang itu gagal. Kafilah dagang yang dipimpin Abu Sufyan bin Harb berhasil melarikan diri.

Kemudian, Rasulullah bersama para sahabatnya keluar dari Madinah pada 12 Ramadan tahun 2 Hijriyah. Beliau tak mewajibkan setiap kaum muslimin untuk ambil bagian menuju Badar.

Dikarenakan keberangkatan ini hanya bertujuan untuk menyergap kafilah Quraisy, bukan untuk berperang. Namun sayang, rencana itu kembali gagal karena berhasil diketahui Abu Sufyan.

Hingga akhirnya, mengetahui pergerakan umat Islam dari Madinah, Quraisy segera mempersiapkan pasukan besar untuk berperang. Mereka membawa 1300 pasukan. Di mana 600 di antaranya pasukan berbaju besi dan 100 di antaranya penunggang kuda.

Bahkan, mereka juga membawa unta dalam jumlah yang besar. Sementara kaum muslimin hanya berjumlah 314 orang. Ada yang mengatakan 319 orang, 83 di antaranya yakni kaum Muhajirin.

Rasulullah SAW bersama sekitar 300 muslimin itu akhirnya berhasil mengalahkan pasukan musyrikin Makkah yang berjumlah lebih dari 1000 orang. Sebanyak 70 orang kaum musyrikin tewas di medan Badar.

Di antara mereka adalah tokoh-tokoh kaum Quraisy, yakni Abu Jahal, Utbah bin Rabiah, Syaibah bin Rabiah, Umayyah bin Khalaf, Al-Ash bin Hsyam bin al-Mughirah. Sementara, dari pihak kaum muslimin, terdapat 14 orang yang mati syahid, 6 orang kaum Muhajirin dan 8 orang kaum Anshar.

Kemenangan ini merupakan bentuk hadiah dari Allah SWT atas kesabaran orang-orang yang beriman dalam memberantas kebatilan dan kemusyrikan. Dalam sejarah, inilah kemenangan agung pertama pejuang-pejuang Islam. 

Kisah Perang Badar ini merupakan peristiwa yang paling terkenal dan sangat banyak terdapat hikmah dan pelajaran di dalamnya.

Penyebab Terjadinya Perang Badar

1. Kebencian Abu Jahal terhadap Muhammad

Nabi Muhammad SAW lahir dari keluarga Bani Hasyim dan suku Quraisy. Perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW sejak menerima wahyu dari Allah SWT di usia 40 tahun dilindungi oleh pamannya, yang merupakan pemimpin Bani Hasyim dan suku Quraisy yaitu Abu Thalib.

Namun, setelah kematian Abu Thalib pada tahun 619 M,  kepemimpinan Bani Hasyim lantas diteruskan kepada Amr bin Hisyam atau Abu Jahal yang merupakan salah 1 musuh Rasulullah. Kemunculan Rasulullah dan kegiatan dakwahnya telah mengancam posisi Abu Jahal sebagai penguasa Makkah. 

Begitu juga dengan sisa kaum Quraisy lainnya yang melihat kaum Muslim sebagai penjahat yang mengancam lingkungan dan kewibawaan mereka.

2. Perampasan Harta Benda dan Pengusiran Kaum Muslim

Sejak Nabi Muhammad SAW gencar melakukan dakwah, orang-orang musyrik Makkah sudah melancarkan peperangan dengan menghalalkan darah kaum muhajirin dan juga merebut paksa kekayaan mereka.

Hilangnya perlindungan dari Abu Thalib justru meningkatkan kekerasan terhadap kaum muslim di Makkah. Teror inilah yang memaksa umat Islam untuk hijrah ke Madinah pada tahun 622 M. Namun gara-gara mereka meninggalkan harta bendanya untuk hijrah, akibatnya harta benda itu menjadi sasaran perampasan kaum kafir Quraisy.

3. Penindasan terhadap orang Muslim

Perlakuan buruk terhadap kaum muslim juga menjadi salah satu penyebab terjadinya perang besar ini. Tak hanya berlangsung di kota Makkah saja namun kaum kafir Quraisy juga menekan kaum muslim hingga ke Madinah. 

Kaum Quraisy melakukan teror yang sama dengan menyerang dan menguasai harta benda kaum muslimin karena takut banyak hasil dagangannya yang akan berpindah kepada kaum muslim. Bahkan mereka yang memeluk agama Islam menerima akibat dikeluarkan dari sukunya, yang mana hal itu merupakan suatu penghinaan serius bagi seseorang pada masa itu. 

Kisah Perang Badar tertuang dalam Alquran

Pertempuran Badar disinggung lewat beberapa ayat di dalam Quran Surah Ali-'Imran:

- QS 3: 123 : Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya.
- QS 3: 124 : (Ingatlah), ketika kamu mengatakan kepada orang mukmin: " Apakah tidak cukup bagi kamu Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit)?"
- QS 3: 125 : Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda.
- QS 3: 126 : Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa.

Perang Badar merupakan Kemenangan Umat Islam

Bagi umat Muslim, perang Badar adalah peristiwa besar di mana pertempuran besar ini pertama umat Islam melawan musuh. Dengan pertolongan Allah SAW, kaum Muslim berhasil menang, meski kalah jumlah.

Saking hebatnya, Allah SWT sampai memberi nama sebagai "Yaum Al Furqan" (hari pembeda). Pasalnya pada hari itu dibedakanlah mana yang haq dan batil. Saat itu pula Allah SWT menurunkan pertolongan besar untuk kaum Muslimin dan memenangkan mereka atas musuh-musuhnya.

Topik
perang badarNabi Muhammad SAWRasulullah SAWKPM PKH

Berita Lainnya

Berita

Terbaru