Perayaan HUT Kota Malang ke 107

Unik, Tokoh Aremania El Kepet Kulik Bahasa Walikan Malang di Kompetisi TikTok Piala Wali Kota

Apr 16, 2021 09:55
Tokoh Aremina EL Kepet ikut kompetisi TikTok JatimTIMES Piala Wali Kota Malang (Foto: TikTok @elkepet.kelabhenam)
Tokoh Aremina EL Kepet ikut kompetisi TikTok JatimTIMES Piala Wali Kota Malang (Foto: TikTok @elkepet.kelabhenam)

MALANGTIMES - Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-107 Kota Malang jatuh pada April ini. Namun, perayaan kali ini akan berbeda dengan perayaan ulang tahun Kota Malang sebelumnya karena situasi pandemi Covid-19. 

Kendati demikian, perayaan HUT ke-107 Kota Malang ini akan tetap berlangsung meriah yang tentunya berbeda dan unik.

Diketahui, Pemerintahan Kota Malang bekerja sama dengan JatimTIMES.com, media online berjejaring pilihan terbaik ini memeriahkan HUT Ke-107 Kota Malang dengan mengadakan kompetisi TikTok bertajuk “Ngalam City Story”.

Para peserta pun mulai antusias untuk mengikuti kompetisi ini. Para peserta mempunyai berbagai cara dalam mengeksplor keindahan Kota Malang. 

Bahkan, salah 1 tokoh Aremania El Kepet turut serta memeriahkan HUT ke-107 Kota Malang ini. Melalui akun TikToknya @elkepet.kelabhenam, El Kepet membahas mengenai bahasa walikan yang selama ini kerap digunakan oleh arek-arek Malang. 

Melalui video itu El Kepet mengambil tema dengan judul "Boso Malangan, Budaya Arema yang Menasional". Awalnya, El Kepet menjelaskan jika bahasa walikan ini berawal dari Mayor Hamid Rusid. 

"Umak ngiter boso Malangan, seng digunakno ambek Mayor Hamid Rusdi waktu perang, dadi kode cek gak ketemon londo," ujarnya. Kemudian, El Kepet menyebut jika bahasa yang berangkat dari arek-arek Malang ini sudah menasional.

"Sudah bukan monopoli bahasa e arek malang ae, tapi rek wes menjadi boso yang menasional," cetusnya. Kendati demikian, El Kepet berpesan jika jangan semua bahasa Malangan dibalik. 

Boso walikan Budaya Arek Malang yang Menasional #107kotamalang #kotamalang @jatimtimes El kepet TikTok

"Tapi ojok bahasa Malangan iki maeng mbok waliki kabeh, fales malihan," canda El Kepet. Lebih lanjut dengan candaannya lagi, El Kepet mencontohkan ada kata yang tak seharusnya dibalik. 

"Gak kudu diwalek yo iku otos ambek nowar ayahab lek mbok walek," kata El Kepet diringi tawanya dengan diiringi gambar nasi soto yang terbalik bisa tumpah.

Nah, bagi kalian yang ingin ikut berpartisipasi dalam HUT ke-107 Kota Malang akan mendapat kesempatan untuk dapat hadiah menarik dari wali kota loh. Tak main-main, pemenang dari gelaran ini bakal mendapatkan penghargaan berupa Piala Wali Kota Malang dan juga hadiah lainnya yang totalnya mencapai puluhan juta rupiah.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, platform media sosial ini dipilih sebagai salah satu bentuk mewadahi kreativitas masyarakat Kota Malang untuk membuat karya-karya yang menarik. Tentunya, berkonsep hal-hal yang positif.

"Kita jangan pernah negatif thingking dengan adanya platform ini. Ternyata TikTok pun kan positifnya juga banyak," katanya.

Sutiaji menjelaskan, ide-ide religi misalnya juga patut untuk menjadi suguhan di platform yang kini tengah digandrungi oleh masyarakat dunia ini. Apalagi, melalui metode ini, bukan tidak mungkin bakal juga meningkatkan stimulus ekonomi untuk penggunanya.

"TikTok nyanyi, TikTok ngaji gitu ya. Misal, seperti saya nanti membawakan beberapa ayat diteruskan ayat lain. Itu kan positif ya. Dan akan ada memberi stimulasi bagi anak-anak kita semua," imbuhnya.

Ia berpesan untuk para peserta kompetisi TikTok agar tetap mematuhi nilai-nilai moral. Seperti, mengedepankan etika, dan berpakaian yang baik.

"Tentu, kita tetap harus menguatkan moral. TikTok ya pakaiannya pakaian yang sopan, jangan menggelitik ke arah yang sensasional," paparnya.

Dalam keikutsertaan peserta dalam event tersebut, dapat juga dengan memanfaatkan berbagai potensi di wilayah Kota Malang. Baik di sektor pariwisata, ekonomi, maupun hal-hal menarik di sektor lainnya.

"Yang diangkat saya kira di Kota Malang kan banyak. Dari pariwisata, ekonomi, termasuk kota pendidikan. Banyak sektor yang bisa dikuatkan," tandasnya.

Perlu diketahui, jika kegiatan HUT ke-107 Kota Malang ini juga disupport oleh Apartemen The Kalindra dan Indomaret. Apartemen The Kalindra sendiri ialah salah satu apartemen yang berdiri di Jalan Jenderal Ahmad Yani Utara No 10, Kota Malang dan merupakan suatu kawasan elit yang terdiri atas town house, apartemen, dan mengusung konsep eksklusif di mana satu-satunya apartemen yang nantinya akan terkoneksi dengan hotel bintang 4.

Sementara Indomaret jaringan retail waralaba di Indonesia yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari.

Nah, buat kalian yang belum ikutan yuk buruan kreasikan kekreativitas video melalui TikTok untuk memeriahkan HUT ke-107 Kota Malang. Siapa pun dan di mana pun boleh berpartisipasi dalam kompetisi ini.

Satu orang hanya boleh mengunggah satu karya. Video TikTok yang dibuat harus sesuai dengan salah satu tema sebagai berikut:

1. Apresiasi terhadap Kebijakan Pemkot Malang

2. Kenangan Manis di Kota Malang

3. Wisata Kota Malang

4. Kuliner Kota Malang

5. Geliat Pendidikan di Kota Malang

6. Budaya Kota Malang

7. Alasan Mengapa Ingin Berkunjung ke Kota Malang

Kompetisi ini dimulai sejak Kamis (1/4/2021) hingga Selasa (20/4/2021). Berikut ketentuan lomba TikTok Ngalam City Story:

1. Peserta perorangan. Pengguna TikTok baik dari dalam maupun luar Kota Malang.

2. Satu orang membuat satu konten. Pilih salah satu dari 7 tema yang tersedia.

3. Isi konten bisa berisi video ataupun foto-foto atau gabungan video dan foto, dibebaskan asal sesuai dengan 7 tema yang tersedia.

4. Durasi maksimal 1 (satu) menit. Bebas menggunakan peralatan apa pun (kamera HP, handycam, dan lain-lain).

5. Unggah di akun TikTok masing-masing, caption bebas disertai #107kotamalang #kotamalang dan tag TikTok @jatimtimes.

6. Unggah juga di akun Instagram masing-masing, caption bebas disertai #107kotamalang #kotamalang dan tag instagram @jatimtimescom.

7. Akun Instagram dan TikTok peserta tidak boleh di-private.

8. Karya bersifat orisinal, belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan tidak pernah diikutsertakan dalam kompetisi lain.

9. Video tidak mengandung unsur SARA, pornografi, kekerasan, atau ujaran kebencian.

10. Penjurian akan sangat memperhatikan orisinalitas, kualitas gambar, kreativitas, kekuatan pesan yang disampaikan.

11. Peserta wajib follow Instagram @jatimtimescom, TikTok @jatimtimes, serta subscribe YouTube Jatim TIMES Network

12. Waktu pengunggahan karya 1 April - 20 April 2021 dan pemenang akan diumumkan pada 30 April 2021.

Sementara hadiah kompetisi TikTok Piala Wali Kota Malang yaitu sebagai berikut:

- Juara 1: Rp 4 juta (uang Rp 3 juta + voucher belanja Rp 1 juta) dan trofi
- Juara 2: Rp 3 juta (uang Rp 2 juta + voucher belanja Rp 1 juta) dan trofi
- Juara 3:  Rp 2 juta (uang Rp 1 juta + voucher belanja Rp 1 juta) dan trofi
- Juara 4:  Rp 1,5 juta (uang Rp 1 juta + voucher belanja Rp 500 ribu)
-  Juara 5:  Rp 1 juta (uang Rp 500 ribu + voucher belanja Rp 500 ribu)
- Juara 6:  Rp 500 ribu + voucher belanja Rp 300 ribu
- Juara 7:  Rp 500 ribu + voucher belanja Rp 300 ribu
- Juara 8:  Rp 500 ribu + voucher belanja Rp 300 ribu
- Juara 9:  Rp 500 ribu + voucher belanja Rp 300 ribu
- Juara 10:  Rp 500 ribu + voucher belanja Rp 300 ribu

Topik
penggrebekan kadesTikTok Piala Wali Kota MalangKompetisi TikTokkompetisi tiktok piala walikota malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru