Putu dan Alun-Alun, Jadi Tema Peserta Ikuti Kompetisi TikTok Piala Wali Kota Malang

Apr 12, 2021 11:53
Kompetisi TikTok HUT ke-107 Kota Malang (Foto: MalangTIMES)
Kompetisi TikTok HUT ke-107 Kota Malang (Foto: MalangTIMES)

MALANGTIMES- Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-107 Kota Malang jatuh pada April ini. Namun, perayaan kali ini akan berbeda dengan perayaan ulang tahun Kota Malang sebelumnya karena situasi pandemi Covid-19. 

Kendati demikian, perayaan HUT ke-107 Kota Malang ini akan tetap berlangsung meriah yang tentunya berbeda dan unik. Diketahui, Pemerintahan Kota Malang bekerja sama dengan JatimTIMES.com, media online berjejaring pilihan terbaik ini memeriahkan HUT Ke-107 Kota Malang dengan mengadakan kompetisi TikTok bertajuk “Ngalam City Story”.

Para peserta pun mulai antusias untuk mengikuti kompetisi ini. Para peserta mempunyai berbagai cara dalam mengeksplor keindahan Kota Malang. Seperti akun TikTok milik @nidawa1 yang mengambil tema kuliner di Kota Malang. Yaps akun tersebut memilih kue putu sebagai salah satu jajanan yang legendaris. 

Gambar
Foto: TikTok @nidawa1

“Enaknya kulineran khas kotaku Malang,” tulis keterangan di video itu. Kue putu sendiri merupakan jenis jajanan atau makanan tradisional nusantara yang berupa kue dengan isian gula jawa. 

Dibalut dengan parutan kelapa, dan tepung beras butiran kasar. Kue ini di kukus dengan diletakkan di dalam tabung bambu yang sedikit dipadatkan.

@nidawa1

enaknya kulineran khas kotaku Malang #107kotamalang#kotamalang @jatimtimes #fyp

♬ original sound - kumlot

Terlihat di video akun @nidawa1 mengambil angle bagaimana cara membuat kue kue putu tersebut. Pemilik akun memperkenalkan Putu Lanang yang sangat melegenda di Kota Malang.

Dikatakannya jika putu lanang ini sudah ada sejak 1935. Putu lanang berada Jl Jaksa Agung Suprapto Gang Buntu kota Malang. 

Selanjutnya ada pula akun TikTok milik @czaekanadielangit yang memilih tempat wisata sebagai tema kompetisi Piala Wali Kota ini. 

Dalam video yang diunggah, akun tersebut tampak mengeksplor alun-alun Kota Malang.  "Alun-alun Kota Malang RTH favorit, yang dihajar korona. semoga segera enyah korona," tulis keterangan akun @czaekanadielangit.  

Terlihat begitu epic spot-spot yang diambil oleh peserta ini. Tampak suasana alun-alun Kota Malang yang sangat sepi. Tentunya suasana ini sangat berbeda dari sebelum-sebelumnya.

Diketahui, alun-alun Kota Malang saat ini ditutup lantaran adanya pandemi Covid-19. Kendati demikian, kondisi alun-alun tetap bersih dan terawat.  

Tak lupa, pemilik akun memberikan voice over yang menunjukkan situasi alun-alun Malang dan harapan ke depan.  "Main-main ke alun-alun Kota Malang cek. Huuuu alun2nya sepi banget. Beda sama yang dulu ya? Tapi tetep cantik dan terawat lho rek. Jalanannya juga ditutup gitu, jadi kita nggak bisa masuk deh. Maklumlah ya pandemi, jadi sabar dulu aja ya," ujar akun @czaekanadielangit di video.  

Selain itu, pemilik akun juga berharap agar pandemi Covid-19 saat ini bisa segera berkahir. "Semoga pandeminya cepet ilang, biar kita bisa main-main ke sini lagi. Duduk santai sambil melihat air mancur dari deket," cetusnya. 

Gambar
Foto: TikTok @czaekanadielangit

Seperti diketahui, alun-alun Kota Malang menjadi salah satu tempat nongkrong santai dan bermain keluarga favorit bagi warga Malang. Alun-alun Malang berada di Jalan Merdeka Selatan, Kiduldalem, Kec, Klojen, Kota Malang. 

@czaekanadielangit

Alun-alun Kota Malang RTH favorit, yang dihajar korona. semoga segera enyah korona #107kotamalang#kotamalang @jatimtimes

♬ original sound - czaekanadielangit

Nah, bagi kalian yang ingin ikut berpartisipasi dalam HUT ke-107 Kota Malang akan mendapat kesempatan untuk dapat hadiah menarik dari wali kota loh. Tak main-main, pemenang dari gelaran ini bakal mendapatkan penghargaan berupa Piala Wali Kota Malang dan juga hadiah lainnya yang totalnya mencapai puluhan juta rupiah.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, platform media sosial ini dipilih sebagai salah satu bentuk mewadahi kreativitas masyarakat Kota Malang untuk membuat karya-karya yang menarik. Tentunya, berkonsep hal-hal yang positif.

"Kita jangan pernah negatif thingking dengan adanya platform ini. Ternyata TikTok pun kan positifnya juga banyak," katanya.

Sutiaji menjelaskan, ide-ide religi misalnya juga patut untuk menjadi suguhan di platform yang kini tengah digandrungi oleh masyarakat dunia ini. Apalagi, melalui metode ini, bukan tidak mungkin bakal juga meningkatkan stimulus ekonomi untuk penggunanya.

"TikTok nyanyi, TikTok ngaji gitu ya. Misal, seperti saya nanti membawakan beberapa ayat diteruskan ayat lain. Itu kan positif ya. Dan akan ada memberi stimulasi bagi anak-anak kita semua," imbuhnya.

Ia berpesan untuk para peserta kompetisi TikTok agar tetap mematuhi nilai-nilai moral. Seperti, mengedepankan etika, dan berpakaian yang baik. 

"Tentu, kita tetap harus menguatkan moral. TikTok ya pakaiannya pakaian yang sopan, jangan menggelitik ke arah yang sensasional," paparnya.

Dalam keikutsertaan peserta dalam event tersebut, dapat juga dengan memanfaatkan berbagai potensi di wilayah Kota Malang. Baik di sektor pariwisata, ekonomi, maupun hal-hal menarik di sektor lainnya.

"Yang diangkat saya kira di Kota Malang kan banyak. Dari pariwisata, ekonomi, termasuk kota pendidikan. Banyak sektor yang bisa dikuatkan," tandasnya.

Perlu diketahui, jika kegiatan HUT ke-107 Kota Malang ini juga disupport oleh Apartemen The Kalindra dan Indomaret.  

Apartemen The Kalindra sendiri ialah salah satu apartemen yang berdiri di Jalan Jenderal Ahmad Yani Utara No 10, Kota Malang dan merupakan suatu kawasan elit yang terdiri atas town house, apartemen, dan mengusung konsep eksklusif di mana satu-satunya apartemen yang nantinya akan terkoneksi dengan hotel bintang 4.

Sementara Indomaret jaringan retail waralaba di Indonesia yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari.

Nah, buat kalian yang belum ikutan yuk buruan kreasikan kekreativitas video melalui TikTok untuk memeriahkan HUT ke-107 Kota Malang.

Siapa pun dan di mana pun boleh berpartisipasi dalam kompetisi ini. Satu orang hanya boleh mengunggah satu karya. 

Video TikTok yang dibuat harus sesuai dengan salah satu tema sebagai berikut:

1. Apresiasi terhadap Kebijakan Pemkot Malang

2. Kenangan Manis di Kota Malang

3. Wisata Kota Malang

4. Kuliner Kota Malang

5. Geliat Pendidikan di Kota Malang

6. Budaya Kota Malang

7. Alasan Mengapa Ingin Berkunjung ke Kota Malang

Kompetisi ini dimulai sejak Kamis (1/4/2021) hingga Selasa (20/4/2021).

Berikut ketentuan lomba TikTok Ngalam City Story:

1. Peserta perorangan. Pengguna TikTok baik dari dalam maupun luar Kota Malang.

2. Satu orang membuat satu konten. Pilih salah satu dari 7 tema yang tersedia.

3. Isi konten bisa berisi video ataupun foto-foto atau gabungan video dan foto, dibebaskan asal sesuai dengan 7 tema yang tersedia.

4. Durasi maksimal 1 (satu) menit. Bebas menggunakan peralatan apa pun (kamera HP, handycam, dan lain-lain).

5. Unggah di akun TikTok masing-masing, caption bebas disertai #107kotamalang #kotamalang dan tag TikTok @jatimtimes.

6. Unggah juga di akun Instagram masing-masing, caption bebas disertai #107kotamalang #kotamalang dan tag instagram @jatimtimescom.

7. Akun Instagram dan TikTok peserta tidak boleh di-private.

8. Karya bersifat orisinal, belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan tidak pernah diikutsertakan dalam kompetisi lain.

9. Video tidak mengandung unsur SARA, pornografi, kekerasan, atau ujaran kebencian.

10. Penjurian akan sangat memperhatikan orisinalitas, kualitas gambar, kreativitas, kekuatan pesan yang disampaikan.

11. Peserta wajib follow Instagram @jatimtimescom, TikTok @jatimtimes, serta subscribe YouTube Jatim TIMES Network

12. Waktu pengunggahan karya 1 April - 20 April 2021 dan pemenang akan diumumkan pada 30 April 2021.

Sementara hadiah kompetisi TikTok Piala Wali Kota Malang yaitu sebagai berikut:

- Juara 1: Rp 4 juta (uang Rp 3 juta + voucher belanja Rp 1 juta) dan trofi

- Juara 2: Rp 3 juta (uang Rp 2 juta + voucher belanja Rp 1 juta) dan trofi

- Juara 3:  Rp 2 juta (uang Rp 1 juta + voucher belanja Rp 1 juta) dan trofi

- Juara 4:  Rp 1,5 juta (uang Rp 1 juta + voucher belanja Rp 500 ribu)

-  Juara 5:  Rp 1 juta (uang Rp 500 ribu + voucher belanja Rp 500 ribu)

- Juara 6:  Rp 500 ribu + voucher belanja Rp 300 ribu

- Juara 7:  Rp 500 ribu + voucher belanja Rp 300 ribu

- Juara 8:  Rp 500 ribu + voucher belanja Rp 300 ribu

- Juara 9:  Rp 500 ribu + voucher belanja Rp 300 ribu

- Juara 10:  Rp 500 ribu + voucher belanja Rp 300 ribu

Topik
jaminan sosialKota MalangKompetisi TikTokWali Kota Malang Sutiaji

Berita Lainnya

Berita

Terbaru