Duluan Mana, Telur atau Ayam? Ini Jawaban Para Ahli!

Mar 26, 2021 08:16
Ilustrasi, net
Ilustrasi, net

TULUNGAGUNGTIMES - Dialog yang sebenarnya hanya pepesan kosong atau guyonan, membuat banyak orang penasaran. Salah satunya, perdebatan mengenai lebih dahulu mana munculnya telur atau ayam.

Tidak hanya di media sosial, obrolan ala warung kopi di Tulungagung misalnya, sering diwarnai guyonan dan tebakan seperti itu.

"Kalau menurut saya dahulu telur," kata Soim, saat media ini berusaha menggali apa yang dipikirkan kebanyakan orang untuk menjawab tebakan itu.

Tanpa ayam, logikanya tidak akan ada telurnya. Namun, jika telur tidak menetas dipastikan tidak akan menjadi anak ayam.

Jawaban cerdas namun menggelitik disampaikan, Irul (32) yang juga mengaku sangat sering mendengar gurauan ini.

"Tinggal pertanyaanya yang harus kita dengar, misalkan ayam dan telur itu dahulu mana. Ya, jawabannya dahulu ayam daripada telur," kata Irul dengan entengnya.

Demikian sebaliknya, menurut Irul jika pertanyaannya dahulu mana telur dengan ayam.

"Tentu jawaban yang benar, dahulu telur. Tergantung pertanyaan," ujarnya.

Sebenarnya bagaimana ini terjadi, dari berbagai referensi pemberitaan dimedia online yang mengutip situs resmi Live Science, sarang fosil dinosaurus yang ditemukan di Amerika Serikat mampu membantu menjawab teka-teki itu.

Dilihat dari fosil dan jejaknya, dinosaurus kecil tersebut duduk di atas sarang telurnya sekitar 77 juta tahun yang lalu. Sarang tersebut terletak di sepanjang pantai berpasir.

Sarang tersebut ditemukan berupa gundukan pasir yang memanjang sekitar setengah meter (1,6 meter) dan berat sarang sekitar 50 kilogram.

Peneliti Fancois Therrien yang merupakan kurator paleontologi dinosaurus di Royal Tyrell Museum, Kanada mengatakan karakteristik sarang yang ditemukan tergolong jenis burung.

Dari sarang tersebut dapat dianalisis beberapa kegiatan masa lalu, seperti bagaimana membangun sarang dan mengerami.

Bahkan, bentuk telur yang ada di dalam sarang itu sama seperti ayam, yaitu berbentuk oval dan ujung yang runcing.

Ahli paleontologi dari University of Calgary di Alberta, Darla Zalenitsky memang belum bisa memastikan.

Namun, jika ditafsirkan secara harafiah, dinosaurus membentuk sarang seperti burung dan bertelur seperti burung jauh sebelum burung termasuk ayam berevolusi dari dinosaurus.

Hasil analisis itu adalah posisi dan jarak telur menunjukkan bagaimana dia dierami. Sarang tersebut berisi 12 telur yang disusun melingkar di sekitar gundukan.

Dinosaurus jenis theropod akan duduk dan mengerami telur-telur tersebut. Panjang telur sekitar 5 inci atau 12 sentimeter dan seperti telur pada burung memiliki ujung yang runcing di salah satu sisinya.

Media Kompas menuliskan telur pertama muncul jutaan tahun yang lalu. Sebelumnya, sebagian besar hewan bertelur memanfaatkan kolam atau lingkungan lembab untuk bertelur agar tidak mengering.

Seiring berkembangnya waktu, telur berevolusi banyak yang muncul. Telur memiliki cangkang yang keras karena ditetaskan di darat.

Telur yang dihasilkan tersebut adalah milik binatang tetrapoda sejak lebih dari 300 juta tahun yang lalu.

Telur tersebut sebagai telur amniot dengan ukuran lebih besar dan kualitas lebih baik. Telur aminot memiliki tiga selaput untuk melindungi, terdiri dari chorion, amnion, dan allantois.

Hal ini memungkinkan embrio mengambil nutrisi yang disimpan, menyimpan produk limbah berebihan, dan bernapas tanpa perlu lingkungan akuatik eksternal.

Namun, peneliti masih belum tahu kapan dan bagaimana telur itu terbentuk. Pasalnya cangkang tidak meninggalkan fosil yang jelas sebagai bahan penelitian.

Dapat diambil kesimpulan, bahwa telur lebih dahulu daripada ayam. Telur ada sejak ratusan juta yang lalu, sedangkan ayam baru muncul 58 ribu tahun yang lalu.

Topik
telur atau ayamfosil dinosauruspenemuan fosil

Berita Lainnya

Berita

Terbaru