Mobil Polisi Dilempar Batu, Warga Candi Badut Kaget Dengar Suara Serupa Tembakan

Mar 07, 2021 17:16
Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Candi Sewu saat polisi melakukan penyisiran terhadap pelaku pemecah kaca mobil polisi, Minggu (7/3/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Candi Sewu saat polisi melakukan penyisiran terhadap pelaku pemecah kaca mobil polisi, Minggu (7/3/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Saat polisi memburu pelaku pelemparan batu ke mobil polisi yang menyebabkan kaca mobil pecah, warga di kawasan Jalan Candi Sewu hingga Jalan Candi Badut, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang sempat dihebohkan dengan suara letusan seperti tembakan, Minggu (7/3/2021). 

Salah satu warga Jalan Candi Badut bernama Widya Amalia yang sedang akan melanjutkan tidur mengatakan, bahwa dirinya kaget dan terbangun pada pukul 01.30 WIB akibat mendengar suara letusan seperti tembakan. 

"Jadi pas dini hari tadi mas, saya kaget dengar suara tembakan satu kali. Sebelum itu saya dengar suara sirine polisi dan berhenti di belakang bangunan kos saya dan langsung terdengar suara letusan seperti tembakan," ujarnya ketika dihubungi pewarta, Minggu (7/3/2021). 

Widya pun mengaku bahwa dirinya tidak berani untuk keluar rumah dan hanya berada di balkon kosnya saja. Namun beberapa warga yang berada disekitar Jalan Candi Badut yang kaget juga keluar dari rumahnya masing-masing karena mendengar suara kencang seperti suara tembakan. 

Senada dengan Widya, salah satu warga bernama Rukayyah yang kesehariannya bekerja dengan membuka sebuah warung lalapan juga mengatakan serupa. 

"Iya mas, tadi malam pas saya tidur, saya dengar suara seperti tembakan atau suara petasan. Bunyinya kencang, saya nggak berani keluar rumah karena takut," terangnya. 

Namun lanjut Rukayyah, dirinya hanya berani melihat dari balik jendela rumahnya dan menyaksikan beberapa warga sudah keluar rumah dan penasaran dengan suara kencang seperti tembakan tersebut. 

Selain kedua warga yang berada di Jalan Candi Badut tersebut, ternyata salah satu warga yang sedang kos di Jalan Candi Sewu bernama Fransiskus Glora menjelaskan, bahwa dirinya juga menyaksikan secara langsung terdapat satu mobil polisi yang berhenti di depan rumah kosnya. 

"Sekitar pukul 01.30 WIB ada dua sepeda motor yaitu Honda CB dan Honda Scoopy melaju kencang masuk ke dalam gang samping kos saya. Lalu tak lama ada polisi yang datang dari arah Borobudur masuk ke Candi Sewu dengan menggunakan mobil patroli," jelasnya. 

Disebelah rumah kos Fransiskus memang terdapat sebuah gang kecil yang merupakan jalan tembusan dari Jalan Candi Sewu menuju Jalan Candi Badut. Namun, mengingat aparat kepolisian yang datang di lokasi kejadian mengendarai mobil patroli, maka membuat sulit aparat untuk melakukan pengejaran. 

"Lalu di depan sini terparkir dua sepeda motor anak kos saya. Dua polisi meminjam sepeda motor anak kos untuk mengejar pelaku dan dua polisi lainnya berjaga di dekat gang kecik samping kos saya," terangnya. 

Fransiskus melanjutkan bahwa saat akan melakukan pengejaran salah satu anggota kepolisian juga sempat meletuskan tembakan peringatan di udara. 

"Saat itu salah satu anggota polisi meletuskan tembakan ke udara. Saat saya tanya, mereka sedang mengejar pelaku yang melempar kaca mobil polisi dengan batu hingga pecah," ujarnya. 

Namun Fransiskus mengaku tidak mengetahui bahwa para pelaku berhasil diringkus atau tidak oleh pihak kepolisian. Yang jelas dirinya membenarkan bahwa sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara pihak kepolisian dengan pelaku. 

"Karena polisinya berhenti cuma sebentar saja. Sekitar 30 menitan, setelah itu pergi," imbuhnya. 

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Sutantyo membenarkan bahwa telah terjadi pelemparan batu terhadap mobil polisi yang menyebabkan kaca mobil pecah. 

Perwira dengan satu melati di pundaknya tersebut menuturkan, bahwa dari hasil penyisiran, aparat kepolisian berhasil meringkus satu pelaku yang saat ini sedang dalam proses penyelidikan di Polresta Malang Kota. 

"Benar ada pelemparan batu ke mobil polisi. Pelakunya sudah tertangkap. Jumlah pelakunya satu orang. Saat ini pelaku masih dilakukan proses penyelidikan di Satreskrim Polresta Malang Kota," pungkasnya.

Topik
mobil polisimobil polisi di lempar batuPolresta Malang Kotawarga candi sewu candi badutberita kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru