Lewat Kegiatan ini, Unisma Beri Added Value pada Lulusannya

Mar 02, 2021 16:19
Suasana saat tengah dilakukannya uji kompetensi LSP Unisma (Ist)
Suasana saat tengah dilakukannya uji kompetensi LSP Unisma (Ist)

MALANGTIMES - Universitas Islam Malang (Unisma) memberikan added value terhadap para lulusannya untuk semakin berdaya saing, bertarung dalam dunia kerja. Upaya itu dilakukan dengan melakukan sertifikasi profesi yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Unisma.

Rektor Unisma, Prof Dr Maskuri MSI, mengatakan, jika Unisma berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada para alumninya. Disamping dengan pengetahuan dan teknologi, saat lulus nantinya juga dibekali dengan sertifikasi profesi dan juga Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).

"Itu semua tentunya untuk memperkuat daya saing para lulusan Unisma," jelasnya.

Wakil Rektor 4 Bidang Kelembagaan, Publikasi, dan Teknologi Informasi Unisma, Dr Ir Hj Istirochah Pujiwati MP menambahkan, jika uji kompetensi Unisma telah memiliki lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sejak Desember 2020 lalu.

10 skema uji kompetensi dari berbagai bidang itu, diikuti oleh  49 peserta. 10 skema itu terdiri dari bidang Klaster Pengelolaan Produksi Ternak dengan 17 peserta, Klaster Pengelolaan Keuangan Pelayanan dan Suku Cadang dengan dua peserta, Okupasi Supervisor Penyuluh Pertanian dengan tujuh peserta.

Kemudian, Okupasi Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air dengan satu peserta, Okupasi Asisten Administrasi Eksekutif, dengan tiga peserta, Okupasi Manajer Energi di Industri dan Bangunan Gedung dengan delapan peserta, Okupasi Asisten Analis Kebijakan dengan empat peserta, Kualifikasi Sertifikat VI Teknisi Akuntansi Ahli dua peserta, Kualifikasi Sertifikat VI Tenaga Pemasar Manajerial tiga peserta dan Klaster Penyiapan Konten Program Siaran dua peserta.

Uji kompetensi tersebut dilakukan pada 24 Februari 2021 sampai dengan 27 Februari 2021 dan merupakan uji kompetensi BNSP yang pertama.

"Setelah ikut uji kompetensi ini, akan dapat sertifikat berlogo BNSP, sehingga bisa menambah value pada lulusan Unisma," jelasnya.

Dengan sertifikat BNSP nantinya akan membuktikan kompetensi dari para lulusan Unisma tak hanya sekedar omongan, namun benar-benar memiliki kompetensi sesuai dengan bidangnya.

"Mereka yang mendapatkan sertifikat ini memang merupakan mereka yang berkompeten. Ini bukti Unisma memberikan ruang gerak positif di dunia kerja. Mereka tidak hanya punya ijazah, transkrip, tapi juga dikuatkan dengan sertifikat uji kompetensi," ungkapnya.

Selain sertifikasi profesi, Unisma juga memberikan nilai tambah kepada para lulusannya dengan sertifikasi Microsoft. Digelarnya sertifikasi ini setelah Unisma mendapatkan lisensi resmi dari Microsoft dan berhak melakukan uji kompetensi.

"Selain dari internal Unisma, dari luar nantinya juga bisa  mengikuti sertifikasi itu," pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

Topik
LSP unismaunisma malangrektor unisma prof maskuri

Berita Lainnya

Berita

Terbaru