10 Agama Aneh yang Masih Berkembang di Tanah Arab

Mar 02, 2021 07:55
Ilustrasi (Foto: Phys.org)
Ilustrasi (Foto: Phys.org)

INDONESIATIMES - Bicara soal Timur Tengah, biasanya orang mengaitkan dengan perang dan pertikaian antar-negara. Namun, siapa sangka ternyata ada beberapa agama di tanah Arab yang mungkin terbilang "aneh" dan kalian belum pernah mendengarnya.  

Dilansir melalui tayangan video di channel YouTube INDO POPULER, diketahui ada 10 agama aneh yang hingga kini masih berkembang dan dipercaya di tanah Arab tersebut.  

Bisa dikatakan, agama-agama tersebut memang mirip dengan agama-agama lain pada umumnya. Lantas apa saja agama-agama tersebut? Simak ulasan berikut ini:  

1. Shabakisme

Agama ini muncul terins­pi­rasi agama dan budaya di Iraq Uta­ra. Kitab suci agama ini di­tulis dalam bahasa Turki. Pe­nga­nut agama menjalankan prak­tik pengakuan seperti aga­ma Kristen dan mela­kukan zia­rah ke tempat-tempat suci Ya­zidi dan muslim.

Asal-usul agama ini masih misterius. Ada yang mengatakan bahwa Shabak adalah keturunan tentara Qizilbash, pasukan Syiah pada abad ke-13. Ada juga yang percaya Shabak berasal dari Anatolia (Turki).

2. Gnostisisme

Kemunculan agama ini ma­sih diperdebatkan. Diper­kirakan be­rasal dari Aleksandria, kota di Mesir, dan mungkin telah ada sebelum adanya agama Kristen. Penganut agama ini percaya bahwa Bumi bukan diciptakan oleh Tuhan, tetapi oleh entitas jahat yang disebut Demiurge.

Tuhan yang disembah oleh Gnostik dikenal sebagai Monad atau The One dan menurut mereka, salah satu jalan menuju keselamatan adalah dengan mene­mu­kan rahasia alam semesta. Tu­lisan-tulisan kitab  Gnos­­tik lebih banyak ditu­lis oleh perem­puan. Salah satu­nya yakni Maria Magdalena.

3. Mandeanisme

Muncul pada abad ketiga, agama Mandeanisme adalah agama rahasia di Iraq. Agama ini memuja Yohanes Pembaptis dan tokoh-tokoh Alkitab lainnya seperti Adam, Habel, dan Nuh.

Penganut Mandeanisme ber­doa menghadap Bintang Utara. Mereka juga cinta damai dan memegang keyakinan bahwa ha­nya Tuhan yang berhak me­ng­am­­bil nyawa seseorang.

Selama terjadi konflik di Timur Tengah, penganut agama ini sering mengalami penga­nia­yaan agama selama beberapa dekade sehing­ga memaksa mereka hidup no­maden di pulau-pulau kecil.

4. Yazidi

Agama Yazidi percaya kepada satu Tuhan yang telah memer­ca­yakan dunia kepada tujuh malaikat. Pemimpin tujuh ma­lai­kat itu disebut Melek Taus.

Penganut Yahzidi berdoa meng­hadap matahari. Saat doa siang, mereka menghadap tem­pat suci mereka di Lalish, Iraq. Para penganut agama lain meng­klaim bahwa Melek Taus adalah iblis dan menganggap Yazidi seba­gai kultus pemuja setan.

5. Druze

Agama ini percaya tentang reinkarnasi bahwa mereka akan terlahir kembali setelah kematian. Penganut agama ini juga menga­gumi para filsuf seperti Aristoteles dan Plato. Demikian juga terhadap Yesus dan Nabi Muhammad SAW.

Komunitas Druze yang awal­nya berasal dari Mesir sekarang sudah tersebar di Israel, Yor­dania, Lebanon, dan Suriah.

Sebagi agama minoritas, para pemimpin Druze menjalin ke­mi­traan politik dengan ke­lom­pok yang lebih ku­at dan dominan seperti bergabung dengan IDF (Israel Defense For­ces), asalkan negara dapat me­lin­dungi dan meng­hormati komunitas agama Druze. Ke­sepakatan ter­sebut masih ber­laku hingga saat ini.

6. Ali-Illahisme

Penganut agama ini meme­gang keyakinan bahwa Tuhan telah berinkarnasi di Bumi. Salah satu inkarnasi Tuhan adalah Ali bin Abi Thalib, menantu Nabi Muhammad SAW.

Agama ini mengga­bungkan Islam Syiah dengan Zoroas­trianisme dan pertama muncul di Luristan, Persia. Namun, desas-desus agama ini tidak diketahui secara gamblang.

7. Zoroas­trianisme

Zoroastrianisme adalah salah satu agama monoteistik tertua di dunia.  Agama ini muncul 300 tahun silam di Persia. Penganut agama ini percaya kepada satu Tu­han yang mengetahui segalanya, dikenal sebagai Ahura Mazda.

Ajaran agama ini juga mem­berlakukan hukum karma, tidak membatasi perbuatan baik kepa­da sesama manusia, dan percaya bahwa Bumi adalah medan per­tempuran antara baik dan jahat. Sehingga setiap orang memiliki tanggung jawab untuk memilih yang baik atau jahat.

8. Bahai

Agama ini muncul dari seo­rang tahanan agama yang percaya bahwa dia adalah se­orang nabi dan menyatakan diri­nya sebagai Baha'u'llah (yang artinya Kemu­liaan bagi Tuhan. Ajaran agama ini adalah men­junjung tinggi persatuan dan keseteraan bagi semua kalangan. 

Komunitas Bahai juga percaya bah­wa Krishna, Musa, Muham­mad, Yesus, dan Abraham adalah utusan Tuhan dan tetap mengklaim bahwa utusan terakhir Tu­han adalah Baha'u'llah.

9. Yarsanisme

Penganut agama ini disebut Yarsani (disebut Kakai di Iraq) adalah kelompok rahasia yang didirikan pada abad 14 di Iran. Yarsanis menganggap matahari dan api sebagai sesuatu yang disucikan.

Penganut agama ini juga mem­punyai tradisi khusus yang ber­langsung sampai sekarang. Yaitu para laki-laki harus tum­buh dan memelihara kumis mereka.

Kaum Yarsanis dianggap se­bagai orang-orang yang melen­ceng dari keagamaan di Iraq dan Iran. Tidak ada yang tahu pasti jumlah penganut Yarsanisme. Beberapa menduga sekitar satu juta orang. 

10. Samaritanisme

Agama orang-orang Samaria yang tinggal di Gunung Geri­zim, terletak di daerah pinggiran Yeru­salem. Kitab suci agama Samarita­nis­me adalah Torah Samaria. Jum­lah penganut agama menca­pai 3 juta jiwa dan sam­pai se­­karang menurun sekitar 1.000 ji­wa dikare­nakan adanya perni­kahan di luar agama (pindah aga­ma).

Topik
Macam macam agamaTimur Tengah

Berita Lainnya

Berita

Terbaru