Kreatif! Ubah Roti Menjadi Tas Hingga Hiasan Kepala, Kalau Lapar Bisa Dimakan Nggak Ya?

Feb 07, 2021 07:13
Tas Prada berbahan roti. (Foto: Instagram @leahsfieldsnotes).
Tas Prada berbahan roti. (Foto: Instagram @leahsfieldsnotes).

MALANGTIMES - Berbicara mengenai fashion memang tak ada habisnya. Kreatifitas para desainer dalam membuat karya, seakan dituntut yang paling unik dan menarik.

Salah satunya, yang tengah dibuat oleh Leah Wei berikut ini. Ya, sebagai seorang yang memiliki berbagai keahlian, mulai dari model, seniman, desainer, hingga konten creator, sisi kreatif yang dimilikinya bisa dikatakan luar biasa.

Baru-baru ini ia membuat proyek berjudul Breadatorial series. Yang membuat menarik, produk yang dihasilkan dari proyek ini berupa roti dalam bentuk aneka penunjang fashion.

Mulai dari tas bermerk seperti Prada, hingga hiasan kepala yang tentu membuat kalian akan terkesan membawa roti kemanapun kalian pergi. Ala-ala hiasan yang kerap dipakai nona-nona Belanda zaman dulu loh.

 

 

Kreativitas yang ditunjukkan Leah ini yakni dengan membuat produk fashion garmen dari bahan roti. Layaknya roti di toko-toko bakery internasional nih, jika kalian memakainya seakan baru saja berbelanja di tokonya tapi bisa dikenakan dengan berbagai fashion item lainnya.

 

 

Hmmm... siapapun yang merasa lapar rasanya tinggal ingin menyobek tasnya saja ya! Apalagi, dalam model fashion aksesoris buatannya ini lengkap juga dengan gula halus di atasnya.

Nah, Leah mengaku dalam pembuatan karya-karyanya ini dengan menggabungkan satu per satu pola yang dibuatnya dan dijadikan sebuah karya editorial tersebut. Keren bukan?

 

 

Sebagai seorang seniman, Leah rupanya banyak mengerjakan proyek-proyek kesenian lainnya. Seperti pendiri dari proyek Friendly Bureau, platform desan kolaboratif. Kemudian, Room Cafe, simulai pengalaman kafe mikro yang terbuka untuk teman serumah artis, dan secara virtual untuk pengikut media sosialnya.

Topik
leah weidesain unik tasinspirasi desain fashion unikDunia fashion

Berita Lainnya

Berita

Terbaru