35 Nakes Klinik UMMI dan FKIK UIN Maliki Malang Jalani Vaksinasi

Jan 31, 2021 11:54
Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris (berdiri memakai batik ) saat memantau proses vaksinasi di Klinik UMMI (Ist)
Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris (berdiri memakai batik ) saat memantau proses vaksinasi di Klinik UMMI (Ist)

MALANGTIMES - Setidaknya ada 35 Tenaga Kesehatan (Nakes) di Klinik UIN Maulana Malik Ibrahim (UMMI) dan juga Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang jalani vaksinasi tahap 1, Minggu (31/1/2021).

Kepala Klinik UMMI, dr Christiani Indratmojo SpEM menjelaskan, jika kegiatan ini merupakan upaya mendukung program pemerintah. Di mana pada bidang pelayanan dibawah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.

Baca Juga : Angka Kasus Covid-19 di Jatim Turun, Sanksi Pelanggar Prokes Tetap Diperketat

 

"Jadi penunjukan dari Dinkes, Klinik UMMI ditunjuk untuk melakukan program vaksinasi tahap 1 untuk tenaga kesehatan," jelas pria yang juga anggota Divisi Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 di UIN Malang.

Lebih lanjut dijelaskannya, jika saat ini total Nakes yang dilakukan vaksinasi, sebanyak 35 Nakes dari Klinik UMMI dan FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang memang para dosen kebanyakan juga bertugas sebagai dokter di rumah sakit, sehingga juga difasilitasi untuk vaksinasi.

Vaksinasi tersebut merupakan upaya mitigasi, meminimalkan kontak untuk melindungi orang-orang yang secara dasar tidak dapat divaksinasi, seperti anak dan orang tua. Sehingga usai vaksinasi, tentunya para Nakes diharapkan bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan maksimal.

"Di sini, Pak Rektor (Prof Abdul Haris) juga sangat mendukung sejak awal adanya pandemi terkait, pencegahan, mitigasi, upaya tanggap darurat maupun upaya pemulihan," jelasnya.

Pihaknya berharap, dengan keterlibatan Nakes dalam vaksinasi, semakin meyakinkan masyarakat dalam upaya bersama-sama menanggulangi pandemi. Ia juga mengatakan, jika vaksinasi bukanlah upaya tunggal dalam menanggulangi pandemi.

"Yang utama adalah kedisiplinan kita, kewaspadaan terhadap diri sendiri. Kita semuanya sadar jika vaksin ini bukan cara utama, sehingga harapannya tidak boleh meninggalkan upaya yang lain, seperti upaya yang telah mati-matian dilakukan masyarakat menjaga protokol kesehatan," jelasnya.

Baca Juga : Belum Direstui BPOM, ini Obat yang Diklaim Ampuh Lawan Covid-19

 

Sementara itu, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof Abdul Haris, mengatakan, jika vaksinasi yang dilakukan oleh para Nakes di Klinik UMMI ini diharapkan bisa menjadi contoh masyarakat.

"Sesungguhnya, vaksinasi itu biasanya, tidak menakutkan tapi efeknya sangat luar biasa untuk menjaga kesehatan kita semua. Oleh karena itu, kami harapkan masyarakat mau dan bahkan berbondong-bondong vaksinasi untuk kekebalan dari Covid-19,"pungkasnya.

Topik
Nakes Klinik UMMIFKIK UIN Maliki MalangVaksinasi Covid 19Prof Abdul Haris
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru