Begundal Lowokwaru Tunjukkan Kesederhanaan dalam V-Klip Kawan Rantau

Jan 30, 2021 20:14
Para personil Begundal Lowokwaru bersama para crew usai pembuatan video klip Kawan Rantau di Terminal Arjosari. (Foto: Dok. Jauhar Alfiyan) 
Para personil Begundal Lowokwaru bersama para crew usai pembuatan video klip Kawan Rantau di Terminal Arjosari. (Foto: Dok. Jauhar Alfiyan) 

MALANGTIMES -  Begundal Lowokwaru luncurkan Video Klip "Kawan Rantau" lewat kanal YouTube BL TV, Jumat (29/1/2021) pukul 19.00 WIB. Di video klip ini, punk rock asal Malang ini mencoba menghadirkan kesederhanaan agar mudah dicerna. 

Lokasi yang dipilih untuk pembuatan video klip adalah Terminal Arjosari, Kota Malang. "Ya kita ingin menunjukkan konsep yang sederhana dalam video klip kawan rantau ini. Konsep yang sederhana agar mudah dicerna oleh teman-teman penikmat Begundal Lowowkaru," kata Vokalis Begundal Lowokwaru Ustard Chipeng saat dihubungi oleh pewarta, Sabtu (30/1/2021). 

Menuruntya, Terminal Arjosari dipilih selain menunjukkan kesan sederhana dengan memilih latar tempat serta peralatan yang digunakan, juga dikarenakan banyak teman-teman dari Begundal Lowokwaru yang menggantungkan hidupnya di Terminal Arjosari. 

"Kalau stasiun kan susah juga. Masuknya yang harus bayar dan macam-macamnya. Kalau di terminal kan ada teman-teman. Jadi kita bisa leluasa di sana. Yang jelas terminal kan transportasi paling murah saat ini," jelasnya. 

Lanjut Chipeng bahwa untuk jalan cerita lagu Kawan Rantau yang sempat dirilis dalam karya eksklusif mini album bertajuk From The Cradle To The Real World pada tahun 2016. 

Baca Juga : Amazon Akhirnya Bocorkan Tanggal Rilis dan Teaser Baru Serial Animasi Invincible

 

Chipeng yang juga penulis lirik dari lagu Kawan Rantau membarikan sedikit gambaran tentang lagu tersebut. "Saat menulis lagu ini ya inspirasinya saat kangen sama teman-teman. Karena kan banyak teman-teman yang nggak satu kumpulan lagi," katanya. 

Di beberapa bait liriknya pun Chipeng juga menuliskan bahwa teman-temannya hingga sampai saat ini masih ada yang masih bujang dan ada yang kembali bujang alias duda serta janda. "Ya memang realitanya seperti itu," tegasnya. 

"Sudah banyak teman-teman yang menghilang. Entah itu pindah keluar kota, nggak ada kabar, atau pun memang sudah tiada. Jadi ceritanya memang sudah lama tidak ketemu, mau pulang nggak bisa, akhirnya hanya bisa cerita lewat sosial media," jelasnya. 

Jalan cerita itu pun juga tampak dalam visual video klip yang disajikan oleh Begundal Lowokwaru. Chipeng mengatakan bahwa dirinya bersama tim kembali memberikan mandat kepada Jauhar Alfiyan yang merupakan seorang fotografer, kameramen sekaligus petugas rekam medik asal Singosari untuk menggarap video klip Kawan Rantau. 



Mulanya berdiskusi terlebih dahulu untuk membicarakan konsep pengambilan gambar serta pengaturan tata letak pemain yang berlaga dalam video klip Kawan Rantau. 

"Kita mencoba untuk memaksimalkan yang sederhana. Semisal dengan gadget kita, peralatannya juga kita menyiapkan yang sederhana. Konsep sederhana dan semuanya sederhana," bebernya. 

Sementara itu, dalam video klip Kawan Rantau terdapat dua sosok utama yang dipilih untuk menjadi pemeran utama dalam penggarapan video klip yakni Jainul yang merupakan manajer pertama Begundal Lowokwaru dan Tofa. 

"Kalau Jainul sih menurutku ikonik anaknya. Setiap orang yang pernah ke Terminal Arjosari pasti tahu Jainul. Karena memang kan profesinya dia di situ. Selain itu Jainul itu dulu manajer pertama Begundal Lowokwaru. Jadi punya cerita dari ikatan awal," tandasnya.  

Sebagai informasi bahwa lagu Kawan Rantau dikabarkan merupakan salah satu amunisi dengan aransemen baru untuk disajikan dalam karya album Begundal Lowokwaru yang akan segera dirilis di tahun 2021.

Topik
Berita MalangBegundal LowokwaruPara personel Begundal Lowokwarukawan rantau

Berita Lainnya

Berita

Terbaru