MALANGTIMES – Perkembangan setiap anak berbeda-beda. Ini disebabkan karena bakat,minat, dan kekuatan mereka berbeda-beda pula. Oleh karena itu sebaiknya orang tua jangan membanding-bandingkan anak Anda dengan anak lain. Berikut cara agar orang tua bisa menahan rasa untuk membandingkan anak.
1. Hargai kekuatan anak
Melihatnya dari sisi terlemah dan membandingkannya dengan anak lain membuat mata Anda tertutup dari kemahiran dan kekuatannya di sisi lain. Sementara itu, jika Anda melihatnya dari sisi positif, sebaiknya jangan dibandingkan dengan anak lain. Cukup katakan, “Wah, hebat! Kamu sudah bisa mandi sendiri”. Dengan demikian, dia belajar bahwa Anda mencintai dia apa adanya, bukan karena dia lebih hebat dari sepupunya.
2. Gali terus kelebihannya
Menggali kelebihan anak, terutama yang belum Anda ketahui. Masing-masing anak pasti memiliki kelebihan. Jika Anda menemukan kelebihan pada anak Anda, maka rasa ingin membandingkan dengan anak lain akan hilang. Dan sudah seharusnyaorang tua merasa bangga dan bersyukur atas kelebihan anaknya masing-masing, asalkan rasa bangga ini mjuga tidak berlebihan.
3. Berikan motivasi kepada anak
Saat Anda ingin si kecil merapikan tempat tidurnya seperti yang dilakukan kakaknya, jangan katakan, “Kamu tidak seperti kakakmu yang rajin membereskan kamar”. Tapi, coba katakan, “Ayo, kemarin kamu sudah bisa, kok, membereskan tempat tidur. Hari ini juga pasti bisa”. Memberikan motivasi tanpa membandingkan dengan yang lain akan membuat anak lebih termotivasi. Dan anak tidak merasa kurang dari yang lain, sehingga anak juga tidak akan merasa minder. (*)
