Viral Aksi Pandji Bandingkan NU dan Muhammadiyah dengan FPI hingga Jadi Trending Topic

Jan 21, 2021 10:11
Pandji Pragiwaksono (Foto: BentengSumbar.com)
Pandji Pragiwaksono (Foto: BentengSumbar.com)

INDONESIATIMES - Aktor dan komedian Pandji Pragiwaksono mendadak menjadi perbincangan publik.   Hal itu terkait ungkapannya yang membandingkan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dengan Front Pembela Islam (FPI).  

Pandji menilai langkah pemerintah yang telah membubarkan FPI bukanlah langkah yang tepat. Dia menilai muncul simpatisan FPI dengan membentuk ormas baru dan berbeda.

Baca Juga : Rentetan Bencana di Indonesia, Rizieq Shihab Serukan Kader Bantu Pemerintah Tangani Korban

Hal itu ia sampaikan melalui diskusi virtual dengan dua mantan anggota FPI melalui channel YouTube-nya.  “Ngebubarin itu percuma, karena nanti akan ada yang lain lagi. Front Pejuang Islam atau lainnya. Ngebubarin percuma, kaya nutup situs bokep. Entar juga kebuka lagi, gak ada ujungnya gitu,” ujar Pandji.

Lebih lanjut, dia mengatakan  di masyarakat ada banyak simpatisan FPI. Terlebih dari kalangan bawah. Karena itu, FPI selalu ada saat masyarakat kalangan bawah membutuhkan bantuan.  

Menurut Pandji, pendapat itu ia dengar dari sosiolog Thamrin Amal Tomagola. “FPI itu dekat dengan masyarakat. Ini gue dengar dari Pak Thamrin Tomagola, dulu tahun 2012. Kalau misalnya ada anak mau masuk di sebuah sekolah, kemudian gak bisa masuk, itu biasanya orang tuanya datangi FPI minta surat. Dibikinin surat olej FPI, dibawa ke sekolah, itu anak bisa masuk. Terlepas dari isi surat itu menakutkan atau tidak, tapi nolong warga gitu,” papar Pandji.  

Komika 41 tahun ini lantas mengklaim FPI terkenal hingga disukai masyarakat saat para elit  ormas Islam besar seperti NU dan Muhammadiyah jauh dari masyarakat.   “FPI itu hadir gara-gara dua ormas besar Islam (NU dan Muhammadiyah) jauh dari rakyat. Mereka elit-elit politik. Sementara FPI itu dekat. Kalau ada yang sakit, ada warga yang sakit mau berobat, gak punya duit, ke FPI, kadang-kadang FPI ngasih duit. Kadang FPI ngasih surat. Suratnya dibawa ke dokte,  jadi diterima,” cetusnya.  

Menirukan pendapat  Thamrin Tomagola, Pandji juga mengatakan pintu ulama-ulama dari kalangan FPI selalu terbuka untuk membantu masyarakat yang sedang kesusahan.   Sementara NU dan Muhammadiyah dinilai terlalu elitis sehingga masyarakat enggan mendekat.

“Kata Pak Thamrin Tomagola, pintu rumahnya ulama-ulama FPI kebuka untuk warga. Jadi, orang kalau mau datang bisa.  Nah, yang NU dan Muhammadiyah yang terlalu tinggi dan elitis, warga tuh nggak ke situ. Warga justru ke FPI. Makanya mereka pada pro-FPI karena FPI ada ketika mereka butuhkan,” ungkapnga.

Terkait hal ini, tagar Muhammadiyah dan Panji pun menjadi trending topic di Twitter, Kamis (21/1/2021) pagi ini.  Pendapat Pandji ini tentunya langsung menimbulkan pro dan kontra dari masyarakat.  

Sebagian menilai jika hal ini bisa dijadikan motivasi dari Muhammdiyah maupun NU.  Namun sebagian menilai Pandji tak seharusnya memberikan pendapat itu dan melampirkan beberapa foto kegiatan Muhammadiyah.

@Aziz_lintang: "Bagi orang Muhammadiyah justru ini adalah motivasi buat introspeksi diri karena mmg Jamaah Muhammadiyah lebih dominan di Perkotaan.  Nggk ada yg salah dgn pernyataan bang Panji.  Karena beliau sdg mengutip perkataan orang, bukan statmen prbadinya".

@Kelvindwi1110: "Panji tidak memandingkan FPI, Muhammadiyah dan NU . Klo yang NONTON VIDEONYA FULL PASTI PAHAM. Panji hanya menirukan omongan seseorang panji hanya menyampaikan apa yang ia dengar dari orang. Jadi itu bukan omongan murni Panji sendiri. Sebelum menilai pelajari dulu permasalahannya".

@LazisMu_DIY: "Muhammadiyah dilahirkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam hal ini semua golongan kami hadir tidak memandang siapa, dari mana, ras apa, agama apa. Jiwa sosial tanpa melihat kasta adalah prinsip kami dalam melayani kebutuhan masyarakat".

Baca Juga : Viral Buya Yahya Ingatkan Akan Ada Musibah Besar dari Allah hingga Singgung Kasus FPI

@budimandjatmiko: "Ya membanding2kan NU & Muhammadiyah dgn FPI itu spt membandingkan Bumi dgn Pluto. Bumi-nya dianggap datar lagi...Dan Pluto juga sdh gak lagi diangggap planet".

@Ar1Pangeran: "Hei  @pandji kali ini anda sudah kelewatan dan KURANG AJAR...! Membandingkan NU, Muhammadiyah dengan fpi..!!"

Ungkapan Pandji ini juga ditanggapi langsung oleh Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid hingga mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.  

Muannas bahkan menyebut  Pandji adalah komedian karbitan.  Ia menilai apa yang dibandingkan  Pandji itu tak sepadan.

“Ini tuduhan, kemaren ada haikal hassan terus mbak you sekarang komedian karbitan, Jasa NU & Muhammadiyah terhadap bangsa ini besar tak sepadan dibanding FPI,” kata Muannas di Twitter-nya.  

Muannas bahkan meminta Pandji untuk segera minta maaf terhadap NU dan Muhammadiyah. “Jadilah komedian yang baik, jangan komentarin & menghukumi sesuatu yang anda @pandji tidak ketahui, Dzolim anda. NU & Muhammadiyah berjasa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa & membantu masyarakat. Saran saya untuk para pembohong & pengadu domba sebaiknya MINTA MAAF kepada ke 2 ormas islam terbesar tersebut,” lanjutnya.

Sementara Ferdinand menilai pendapat Pandji itu tidak sesuai fakta.   “Bahhh..!! Pandji ini kok bisa berpendapat tidak sesuai fakta?” ujar Ferdinand melalui Twitter-nya.

Bahkan ia menilai NU dan Muhammadiyah jauh lebih besar daripada FPI.   “NU dan Muhamadiyah adalah organisasi yang sudah mengakar dan hidup di keseharian masyarakat kita,” tandasnya.

Topik
Pandji PragiwaksonoNahdlatul UlamaFront Pembela Islam

Berita Lainnya

Berita

Terbaru