8 Jam Pencarian Korban Hanyut di Sungai Bango belum Ditemukan

Jan 19, 2021 16:39
Kapolsek Blimbing Kompol Hery Widodo saat ditemui awak media di lokasi kejadian, Selasa (19/1/2021). 
Kapolsek Blimbing Kompol Hery Widodo saat ditemui awak media di lokasi kejadian, Selasa (19/1/2021). 

MALANGTIMES - Selama delapan jam pencarian korban hanyut Roland Sumarna (40) di Sungai Bango belum membuahkan hasil. Tim gabungan kepolisian dan Tim SAR (Search and Rescue) telah melakukan penyisiran sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, Selasa (19/1/2021). Roland yang diketahui warga Perumahan Griya Sulfat Inside Kavling 10, Jalan Sadang, RT.09/RW.18, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang ini hanyut di aliran Sungai Bango (18/1/2021).

Kapolsek Blimbing Kompol Hery Widodo mengatakan, bahwa telah dilakukan penyisiran di Sungai Bango bersama tim SAR (Search and Rescue) gabungan sejak pukul 08.00 WIB dengan dibagi dua waktu penyisiran. 

"Pencarian pada pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB, korban (Roland Sumarna, red) belum ditemukan. Saat ini dilanjutkan lagi pencarian, mulai dari jam 13.00 WIB tadi hingga jam 17.00 WIB," ungkapnya ketika ditemui awak media di pemukiman dekat lokasi longsor, Selasa (19/1/2021). 

Perwira dengan satu melati di pundaknya ini juga menjelaskan bahwa tim SAR gabungan yang sudah sejak pagi melakukan penyisiran di Sungai Bango dengan membagi empat titik evakuasi dengan menggunakan perahu karet.  "Untuk penyusuran sungai, akan dilakukan dengan memakai perahu karet. Tepatnya dari wilayah Mergosono hingga Gadang," ujarnya.  

Lanjut Hery, hingga sampai saat ini belum dapat diketahui kondisi Roland Sumarna tertimbun tanah longsor atau terseret aliran Sungai Bango yang cukup deras pada hari Senin (18/1/2021) malam. Maka dari itu, pihaknya bersama jajaran tim SAR gabungan melakukan penyemprotan air bertekanan tinggi pada tanah longsoran untuk mencari tahu keberadaan Roland Sumarna. 

"Hal itu dilakukan untuk mencari, apakah korban tertimbun tanah longsor atau tidak. Kalau kami lakukan pencarian dengan cara melakukan penggalian, sangat berbahaya dan riskan. Karena tanah di lokasi kejadian tidak stabil," jelasnya. 

Disampaikan Heri bahwa untuk kegiatan pencarian Roland Sumarna dan penyisiran Sungai Bango, hanya dilakukan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Mengingat jika diteruskan mendekati waktu malam yang membuat pandangan sedikit kurang jelas karena gelap. 

"Kalau sudah malam, kami hentikan pencarian dan hanya dilakukan pemantauan. Selain itu bila hujan, maka kami akan hentikan sementara pencarian guna keselamatan para personil," tandasnya. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa telah terjadi peristiwa longsor di Perumahan Griya Sulfat Inside, Jalan Sadang, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang pada hari Senin (18/1/2021) pukul 17.30 WIB. 

Dari peristiwa tersebut menelan korban jiwa atas nama Roland Sumarna (40) yang ikut terseret arus Sungai Bango bersamaan dengan runtuhan tanah longsor. Selain itu juga terdapat dua sepeda motor yang turut serta terseret arus hingga hanyut sampai sekarang belum diketemukan.

Topik
Berita MalangKorban Hanyutsungai Bangopolsek blimbing

Berita Lainnya

Berita

Terbaru