Suasana kantor Rumah Potong Hewan (RPH), Jalan Raya Gadang, Kamis (14/1/2021)
Suasana kantor Rumah Potong Hewan (RPH), Jalan Raya Gadang, Kamis (14/1/2021)

MALANGTIMES- Terkait perkara kasus penganggaran penggemukan sapi tahun 2017-2018 di Kantor Rumah Potong Hewan (RPH), ternyata terdapat info bahwa banyak oknum yang mengatasnamakan kejaksaan untuk keuntungan tertentu.

"Sudah ada 5 orang terkait perkara ini yang sudah dihubungi oleh oknum penipu yang mengatasnamakan Kejari," ujar Kasi Pidsus Kejari Kota Malang, Dino Kriesmiardi saat melakukan penggeledahan di RPH, Jalan Raya Gadang, Kamis (14/1/2021).

Baca Juga : Rizieq Shihab Kembali Jadi Tersangka, Kini soal Kasus Tes Swab di RS UMMI

Dari info yang didapat, kelima orang tersebut kebanyakan dari saksi-saksi yang telah diperiksa dan warga dari saksi.

"Jika ada kejadian seperti itu lagi segera dicek ke kami. Karena banyak oknum yang memakai kesempatan," ujarnya.

Pemberitaan sebelumnya, di mana tim telah melakukan penggeledahan di kantor RPH anggaran tahun 2017-2018 terkait perkara penganggaran penggemukan sapi, Kamis (14/1/2021).

Dalam penggeledahan tersebut belum ditemukan bukti. Hanya beberapa bukti yakni berupa pengeluaran keuangan. Hal tersebut dikatakan oleh Kasi Pidsus Kejari Kota Malang, Dino Kriesmiardi.

"Jadi ada beberapa alat bukti yang belum kita dapatkan. Hanya terkait pengeluaran keuangan. Intinya seperti itu," ujarnya.

Baca Juga : Pekan Depan, Kejari Panggil Pejabat Pemkot Malang Terkait Korupsi RPH

Dalam penggeledahan tersebut ada 12 tim dari Kejari. Di antaranya 6 penyidik, 3 pidsus dan 3 Intel pengamanan.

"Yang kita periksa ruangan Kasubag Keuangan dan ruangan bendahara. Berkas sudah kita kumpulkan. Hampir 20 saski yang sudah kita periksa dan selama penggeledahan berjalan dengan lancar," ujarnya