Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833/Kota Malang, Letkol (Arm) Ferdian Primadona saat memberikan bantuan beras pada lumbung pangan Kampung Tangguh Purwodadi, Blimbing. (Foto:Humas Polresta Malang Kota)
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833/Kota Malang, Letkol (Arm) Ferdian Primadona saat memberikan bantuan beras pada lumbung pangan Kampung Tangguh Purwodadi, Blimbing. (Foto:Humas Polresta Malang Kota)

Dalam rangka mencegah persebaran Covid-19 di wilayah Kota Malang, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833/Kota Malang Letkol selaku jajaran Satuan Tugas Covid-19 Kota Malang melakukan peninjauan di beberapa tempat, salah satunya Kampung Tangguh Semeru RW. 04 Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (13/1/2021). 

Dalam sambutannya, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengungkapkan bahwa kondisi Covid-19 di Kota Malang semakin mengganas. Terlebih lagi di Jawa Timur, Kota Malang menempati urutan kedua yang paling aktif Covid-19 nya. 

"Selama ini Kota Malang nomor dua terkait kasus positif aktif di Jatim (Jawa Timur, red). Ini salah satu indikator epinsentrum Covid-19, di mana isolasi mandiri yang di rumah berjumlah 222 orang tidak diperbolehkan," jelasnya kepada masyarakat. 

Lanjut perwira yang akrab disapa Leo ini, dengan tidak diperbolehkannya masyarakat melakukan isolasi mandiri di dalam rumah, dirinya melakukan tindakan untuk memindahkan masyarakat tersebut menuju ruang isolasi di rumah sakit rujukan. 

"Untuk itu, kita setiap hari mengirim orang, dari isolasi mandiri ke tempat isolasi rumah sakit yang tersedia alat kesehatan yang terjamin," tambah perwira menengah dengan tiga melati di pundaknya itu. 

Selain itu, dirinya juga tak henti untuk mengingatkan masyarakat agar menerapkan secara ketat protokol kesehatan Covid-19 yakni 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). 

Terlebih lagi, saat ini untuk wilayah Kota Malang, dimulai tanggal 11 sampai 25 Januari 2021 akan menerapkan instruksi dari pemerintah pusat yakni PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). 

"Saat ini kita sudah memberlakukan PPKM di Kota Malang yang sebelumnya program PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar, red). Di mana PPKM seperti jam kerja, jam aktivitas, mulai pagi sampai pukul 20.00 WIB untuk sekolah secara daring (dalam jaringan, red)," ujarnya. 

Sementara itu, Dandim 0833/Kota Malang, Letkol (Arm) Ferdian Primadona di lokasi yang sama juga mengatakan terkait vaksin Covid-19 yang sudah akan mulai didistribusikan ke daerah-daerah, agar masyarakat dapat memerhatikan program dari pemerintah pusat ini. 

"Kegiatan vaksin sudah diprogramkan di Kota Malang sehingga perlu diperhatikan. Vaksin merupakan obat yang digunakan sebagai antisipasi Covid-19 dan kita harus mendukung program pemerintah," katanya. 

Pria yang juga bertindak sebagai Komandan Satgas Covid-19 Kota Malang ini juga terus mengajak masyarakat untuk turut serta memerangi berita hoaks yang bertebaran terkait dampak vaksin untuk mengantisipasi Covid-19. 

"Antisipasi berita hoaks terkait suntik vaksin yang menyebabkan kendala. Di mana program vaksin masih belum dilaksanakan," imbaunya. 

Dalam kesempatan yang sama, Kapolresta Malang Kota bersama Dandim 0833/Kota Malang juga melakukan pemberian beras sebanyak 18 sak yang masing-masing memiliki berat 5 kilogram ke lumbung pangan Kampung Tangguh Semeru Kelurahan Purwodadi RW. 04, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.