Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Shutterstock/Blue Planet Studio).
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Shutterstock/Blue Planet Studio).

MALANGTIMES - Pelaksanaan vaksin Covid-19 secara nasional bakal dilangsungkan besok (Rabu, 13/1/2021). Di setiap provinsi di Indonesia, bakal serentak pula dilakukan mulai tanggal 14 dan 15 Januari 2021 mendatang.

Jelang pelaksanaan vaksinasi tersebut, setiap daerah mulai berproses melakukan persiapan, termasuk Kota Malang. Setidaknya, sebanyak 12.000 dosis vaksin Covid-19 bakal diterima Kota Malang untuk pelaksanaan vaksinasi tahap pertama ini.

Baca Juga : Gus Nuril Tak Setuju Vaksin Covid, Mohon Maaf kepada Jokowi

 

"Sudah siap (jelang vaksinasi), terakhir kita dapat jatah sementara 12.000 diutamakan dan kemarin hampir linear dengan yang kita daftarkan," ujar Wali Kota Malang Sutiaji, Selasa (12/1/2021).

Jatah vaksin Covid-19 yang didapat Kota Malang ini dikatakan Sutiaji merupakan yang terbanyak di Jawa Timur setelah Surabaya yang mendapatkan jatah sekitar 33.000 vaksin Covid-19.

Jumlah 12.000 tersebut, juga termasuk yang paling tinggi dibandingkan dua daerah lainnya se-Malang Raya.

"Rupa-rupanya diakomodir, dan kita se-Malang Raya tertinggi kita (Kota Malang) dan bahkan kita terbesar setelah Surabaya," imbuhnya.

Lebih jauh, Sutiaji menyebut jatah vaksin tersebut didapatkan lantaran menyesuaikan dengan jumlah tenaga kesehatan di masing-masing daerah.

"Kita mendapat 12.000 kenapa, karena jumlah nakesnya juga paling banyak di antara kabupaten kota di Malang Raya, karena di sini banyak rumah sakit besar," ungkapnya.

Namun, untuk prioritas pertama penerima vaksin akan diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes) seperti dokter, perawat, hingga petugas penunjang medis.

Baca Juga : Kapolres Malang Ingatkan Patuhi Prokes selama Penerapan PPKM

 

Sutiaji menyebut, ada 7.050 nakes yang telah terverifikasi untuk dilakukan vaksinasi tahap awal. "Yang terupdate kemarin itu kurang lebih 7.050 nakes, itu yang sudah terverifikasi dari Kementerian Kesehatan. Yang lagi on process ada sekitar 6.000 sekian," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang juga melakukan pendataan untuk warga Kota Malang yang akan menerima vaksin. Dari ketentuan usia penerima vaksin yakni di usia 19 sampai 59 tahun tercatat ada 571.098 orang.

Namun, dari jumlah tersebut nantinya masih akan berubah, sebab masih dilakukan verifikasi terkait kondisi kesehatan dari masing-masing orang. Apabila, memiliki komorbid atau penyakit penyerta, ibu hamil, dan pernah terjangkit Covid-19 maka tidak diperkenankan menjalani vaksinasi.

Selain itu, sederet tokoh pejabat yang bakal menjalani vaksinasi pertama juga tengah dipersiapkan. Di antaranya, dari lingkup Forkopimda, kemudian tokoh medis, tokoh agama, dan tokoh masyarakat lainnya.