Gebrakan Awal 2021, Bread Essence Luncurkan Video Klip Bertajuk Double Face

Jan 10, 2021 07:00
Aksi dari Bread Essence dalam salah satu scene video klip bertajuk Double Face. (Foto: Dok. Bread Essence) 
Aksi dari Bread Essence dalam salah satu scene video klip bertajuk Double Face. (Foto: Dok. Bread Essence) 

MALANGTIMES - Mengawali 2021, salah satu unit Ska Punk Malang yakni Bread Essence meluncurkan single terbaru untuk menyapa para penggemar. Karya teranyar itu pun dikemas dalam satu sajian video klip yang apik bertajuk "Double Face", Sabtu (9/1/2021) melalui kanal YouTube Bread Essence. 

Dalam penggarapan single terbaru bertajuk "Double Face" ini, Bread Essence mempercayakan mastering kepada Creatorikos dan kembali bekerjasama dengan salah satu record label yakni RLKZCORD untuk memproduksi single terbaru "Double Face" ini. RLKZCORD juga merupakan record label Bread Essence dalam penggarapan album perdana mereka bertajuk "Sublimate Differences". 

Vokalis Bread Essence, Rio Armand Ayubi mengatakan, single terbaru bertajuk "Double Face" merupakan sebuah lagu yang menceritakan perjalanan seseorang bermuka dua yang diinterpretasikan dalam karya visual berupa video klip. 

"Seperti judulnya, lagu yang ditulis oleh Novaldo Tirta ini menceritakan orang yang memiliki karakter bermuka dua, munafik, menjadi seorang biang kerok penimbul omongan yang merajut permasalahan disekitarnya yang diperankan oleh talent Pepeng Nadie," ungkapnya dalam pers rilis yang diterima media online ini, Minggu (10/1/2021). 



Untuk penggarapan video klip bertajuk "Double Face", Bread Essence mempercayakan sepenuhnya kepada videographer handal dari Singosari yakni Jauhar Alfiyan yang juga bertugas sebagai editor dibantu dengan Digi Arafah. 

"Kita mengambil spot-spot penggarapan video klip di wilayah Kota Malang. Salah satunya di sekitaran Stadion Gajayana, karena di wilayah tersebut merupakan salah satu lokasi yang bersejarah di Kota Malang," ujarnya. 

Aksi-aksi atraktif yang merupakan ciri khas Bread Essence pun terlihat bagaimana para personil memadupadankan dengan tempo dan beat lagu "Double Face" yang terus mengobrak-abrik telinga para pendengar. 

Sementara itu, Gitaris Bread Essence Afif Ubaidillah menjelaskan, Bread Essence seolah ingin keluar dari zona nyaman di pakem musik Ska itu sendiri. Dengan mengubah tempo dalam musik Ska yang cenderung pelan dan tidak berdistorsi, Bread Essence hadir dengan nuansa Moderen Ska yakni Ska Punk yang tentunya hal tersebut sah-sah saja. 

Agar memiliki nuansa yang berbeda dalam lagu "Double Face", Bread Essence pun juga menambahkan unsur Rap di tengah-tengah lagu dan mempercayakan Lucky "Youngster City Rockers" untuk memberikan lirik Rap pada lagu "Double Face". 

"Hal ini memang disengaja. Eksplorasi pada musik Bread Essence dan juga kami ingin mempersembahkan racikan baru kepada setiap apresiator," ujarnya. 



Lanjut Afif, bahwa untuk lirik pun sebagian besar ditulis menggunakan Bahasa Inggris, hanya beberapa lirik Rap yang menggunakan Bahasa Indonesia. Penggunaan lirik Bahasa Inggris pun bukan hal yang baru dalam karya-karya Bread Essence. Karena di album perdananya yang bertajuk "Sublimate Differences" juga sebagian besar menggunakan lirik Bahasa Inggris. 

"Terkait hal itu, kita ingin karya kita juga dapat dinikmati oleh pendengar dari luar negeri, agar go international," tuturnya. 

Terkait single terbaru dari Bread Essence bertajuk "Double Face" ini, sebelumnya telah masuk dalam daftar album kompilasi "Pick It Up" bersama band-band dari Indonesia, Malaysia dan Singapura. 

Album kompilasi "Pick It Up" ini digagas oleh MLG SKA yang berkolaborasi dengan BSF (Bandung Ska Foundation) dirilis oleh record label RLKZCORD dan diluncurkan dalam format kaset pita sangat terbatas pada 22 Desember 2020 lalu. 

Seiring berjalannya waktu, rotasi pergantian personel pun kerap dilalui oleh Bread Essence. Hingga hari ini, Bread Essence diperkuat oleh Rio Armand Ayubi (Vocal dan Bass), Hisyam Jibril (Drum), Aditya Budi (Trumpet), Lingling Agustin (Violin), Rizal Nanda (Rhythm Guitar), Afif Ubaidillah (Lead Guitar) dan Novaldo Tirta (Trombone).

Topik
Bread EssenceSka Punk MalangDouble Face

Berita Lainnya

Berita

Terbaru