Mencari Jejak Dyah Tulodong: Ratu Sakti Asal Tulungagung yang Kalahkan Raja Erlangga

Jan 08, 2021 20:16
Candi Dadi di lereng Gunung yang disebut Walikukun / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
Candi Dadi di lereng Gunung yang disebut Walikukun / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

MALANGTIMES - Misteri jejak Dyah Tulodong, seorang ratu di Tulungagung yang terkenal masih misterius. Menurut keterangan salah satu aktivis spiritual Heyu Wijaya, hingga kini tidak ditemukan pemakaman yang menunjukkan secara ilmiah dan valid di mana Dyah Tulodong dikebumikan.

"Jika semacam petilasan banyak yang meyakini, misalnya di gunung cemenung, bekas sumber di Desa Sumberagung, di situs setren Desa Keboireng, di goa pasir atau lereng gunung bukit walikukun," kata Heyu, Jumat (8/1/2021).

Baca Juga : Manga One Piece Chapter 1.000 Segera Terbit

Disebutkan Heyu, nama Dyah Tulodong selain sangat familiar di mata pencari jejak sejarah, juga menjadi cerita turun temurun yang masih banyak disebutkan. Namun, baik dalam buku sejarah resmi berdirinya Tulungagung hingga sejarah nasional, kisah tentang Dyah Tulodong masih minim referensi. Sehingga generasi saat ini dimungkinkan akan kehilangan jejaknya.

"Di beberapa prasasti tidak disebut sebagai Dyah Tulodong. Namun hanya perempuan sakti dari negeri brangkidul (seberang selatan)," jelasnya.

Digambarkan Heyu, Dyah Tulodong sendiri merupakan salah satu raja Kerajaan Lodoyong (sekarang wilayah Tulungagung, Jawa Timur). Dyah digambarkan sebagai ratu yang memiliki kekuatan luar biasa.

Sementara satu referensi dari salah satu media online nasional disebutkan, salah satu peristiwa sejarah penting adalah pertempuran antara bala tentara Raja Erlangga yang berhasil dikalahkan oleh Dyah Tulodong. Pertempuran tersebut terjadi lantaran Dyah berusaha membendung ekspansi Airlangga yang waktu itu sudah menguasai wilayah di sekitar kerajaannya.

Bahkan di beberapa riwayat, diceritakan pasukan khusus yang dibawa Dyah merupakan prajurit-prajurit wanita pilihan. Pasukan ini berhasil memukul mundur pasukan Airlangga dari pusat kerajaan Watan Mas di dekat Gunung Penanggungan hingga ke Patakan (Sambeng, Lamongan, Jawa Timur). Peristiwa ini terjadi di tahun 1031.

Baca Juga : 7 Drama Korea Terbaru Siap Tayang Desember 2020

Tetapi satu tahun kemudian Dyah Tulodong berhasil dikalahkan Airlangga lewat pertempuran sengit di penghujung tahun 1032. Dari utara, pasukan Airlangga bergerak ke selatan menuju Lodoyong.

 

Topik
dyah tulodongratu tulungagungraja erlanggasejarah ratu tulungagungberita tulungagung

Berita Lainnya

Berita

Terbaru