Ungkap Kasus Narkoba yang Ditangani Polres Malang Meningkat di Tahun 2020

Dec 31, 2020 16:04
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat memaparkan hasil ungkap kasus narkoba selama tahun 2020, Rabu (30/12/2020). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat memaparkan hasil ungkap kasus narkoba selama tahun 2020, Rabu (30/12/2020). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Selama tahun 2020, jumlah pengungkapan dan penyelesaian kasus yang dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Malang meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2019. 

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan bahwa di tahun 2019 jumlah pengungkapan dan penyelesaian kasus yang ditangani oleh Satreskoba Polres Malang sebanyak 314 kasus. 

"Sedangkan di tahun 2020 jumlah ungkap dan penyelesaian perkara naik 19 kasus atau sebanyak 333 kasus. Jika dipersentasekan naik enam persen," ungkapnya saat pemaparan hasil laporan akhir tahun Polres Malang. 

Mantan Kasubbag Bungkol Polri ini menyebutkan bahwa terjadinya kenaikan di tahun 2020 juga didominasi oleh tersangka laki-laki yang jumlahnya naik hingga 26 kasus atau tujuh persen dibandingkan dengan tahun 2019. 

"Di tahun 2019 jumlah tersangka laki-laki berjumlah 346 orang dan tersangka perempuan berjumlah 12 orang. Sedangkan di tahun 2020 tersangka laki-laki berjumlah 372 orang dan perempuan tujuh orang," bebernya. 

Jadi jika ditotal, jumlah tersangka yang ditangani oleh Satreskoba di tahun 2019 berjumlah 358 orang, sedangkan di tahun 2020 sebanyak 374 orang. Terdapat kenaikan sebesar 16 kasus atau empat persen. 

Pria asal Solok, Sumatera Barat itu juga menuturkan bahwa terjadi penurunan di tingkat pengedar hingga 16 persen. Karena di tahun 2019 pengedar berjumlah 163 orang sedangkan di tahun 2020 sebanyak 144 orang. 

"Untuk pemakai terdapat kenaikan 20 persen. Di tahun 2019 sebanyak 195 orang, sedangkan di tahun 2020 sebanyak 235 orang," terangnya. 

Sementara itu, disampaikan oleh Hendri bahwa terdapat lima jenis barang bukti yang diamankan oleh Satreskoba Polres Malang. Jika dibandingkan dengan 2019, di tahun 2020 terdapat kenaikan pada pengamanan barang bukti di dua jenis yakni ganja dan miras (minuman keras). 

Di tahun 2019, Satreskoba Polres Malang berhasil amankan 2.119,76 gram ganja, 8 batang pohon dan 13,79 gram biji. Sedangkan di tahun 2020 sebanyak 2.716,53 gram ganja dan 17 batang pohon ganja. Jika dibandingkan terjadi kenaikan 28 persen untuk barang bukti jenis ganja. 

Untuk miras terjadi kenaikan sebesar 23 persen. Satreskoba Polres Malang di tahun 2019 berhasil amankan barang bukti 2.045 botol miras dengan berbagai merek serta satu jirigen miras. Sedangkan di tahun 2020, 1.161 botol miras dengan berbagai merek berhasil diamanjan, empat jirigen, satu gentong dan satu drum. 

Selanjutnya untuk barang bukti jenis sabu terjadi penurunan lima persen. Di tahun 2019 Satreskoba Polres Malang berhasil amankan barang bukti jenis sabu sebanyak 1.052,46 gram dan di tahun 2020 sebanyak 991,24 gram sabu. 

Untuk barang bukti ekstasi terjadi penurunan drastis hingga 93 persen. Jika di tahun 2019 Satreskoba Polres Malang berhasil amankan barang bukti sebanyak 1.524 pil, sedangkan di tahun 2020 hanya 102 pil. 

Lebih lanjut untuk barang bukti jenis Pil LL terjadi penurunan drastis juga yakni mencapai 91 persen. Satreskoba Polres Malang di tahun 2019 berhasil amankan 418.179 butir dan di tahun 2020 sebanyak 36.607 butir. 

Sedangkan selama tahun 2020, Hendri mengungkapkan bahwa terdapat tiga ungkap kasus menonjol narkoba yang telah berhasil ditangani oleh Satreskoba Polres Malang. 

"Ada tiga ungkap kasus menonjol. Dua kasus terjadi di Desa Donowarih, Karangploso yakni kepemilikan ganja 2 kilogram dan 114 gram, serta sabu 255 gram dan 39 gram. Lalu juga ada di Desa Mangliawan, Pakis yakni ganja 870,83 gram dan sabu 127,86 gram," bebernya. 

Hendri berharap, agar Satreskoba Polres Malang terus mengungkap kasus yang berhubungan dengan narkoba dan miras. Karena dua benda tersebut merupakan salah satu yang menjadi penyebab kerusakan generasi bangsa.

Topik
Ungkap kasus Narkoba

Berita Lainnya

Berita

Terbaru