Dishub Kabupaten Malang Prediksi 5 Wilayah yang Bakal Timbulkan Kemacetan Saat Nataru

Dec 23, 2020 17:45
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafi Lutfi saat ditemui awak media beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. JatimTimes) 
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafi Lutfi saat ditemui awak media beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. JatimTimes) 

MALANGTIMES - Menjelang perayaan hari Natal dan Tahun Baru 2021, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang telah memetakan lima wilayah di Kabupaten Malang yang diprediksi bakal terjadi penumpukan kendaraan ataupun kemacetan. 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafi Lutfi mengungkapkan bahwa awal kemacetan diprediksi bakal terjadi mulai hari Kamis (24/12/2020). Lima wilayah yang menjadi titik rawan kemacetan tersebut tersebar di lima kecamatan. 

"Simpang Empat Kepuharjo di Kecamatan Karangploso. Lalu Jalan Raya Singosari tepatnya di depan Pasar Singosari. Jalan Raya Asrikaton Pakis, Jalan Raya Krebet Bululawang dan Jalan Raya Kebonagung Pakisaji," ungkapnya saat dikonfirmasi pewarta. 

Lutfi menjelaskan bahwa di lima titik tersebut diprediksi menjadi titik kerawanan macet karena terdapat beberapa alasan, seputar ruas jalan dan titik pertemuan kendaraan. 

"Pertama adalah penyempitan jalan dan kurang tertibnya parkir kendaraan. Itu terjadi di Simpang Empat Kepuharjo Karangploso," jelasnya. 

Selain itu, juga terjadi penyempitan ruas jalan di wilayah Jalan Raya Krebet Bululawang KM 1-2 Kecamatan Bululawang dan Jalan Raya Kebonagung Pakisaji KM 95-96 Kecamatan Pakisaji yang menyebabkan terjadinya kemacetan. 

Selanjutnya, yang menjadi penyebab terjadinya kemacetan yakni pertemuan dua arus kendaraan yang menuju daerah berbeda. Contohnya seperti di Jalan Raya Singosari dan Jalan Raya Asrikaton yang dua-duanya termasuk merupakan jalur exit tol. 

"Di sana itu titik temu arus kendaraan mengarah ke Malang, Surabaya dan Kota Batu. Apalagi kalau weekend atau hari libur volume kendaraan akan meningkat," imbuhnya. 

Kemacetan tersebut diprediksikan Lutfi bahwa akan berlangsung mulai tanggal 24 Desember 2020 hingga tanggal 26 Desember 2020 untuk perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2021. 

"Kemacetan akan terjadi lagi kemungkinan pada tanggal 30 Desember sampai 3 Januari 2021 itu untuk liburan Tahun Baru dan arus balik," ujarnya. 

Sementara itu, untuk mengantisipasi kerawanan kemacetan, Lutfi akan menerjunkan 25 anggota Dishub Kabupaten Malang untuk berjaga di lima wilayah kecamatan rawan kemacetan bersama jajaran Satuan Lalu lintas Polres Malang. 

"Setiap titik nanti terdapat 5 personel Dishub yang akan membantu Satlantas Polres Malang untuk mengatur lalu lintas di sana," tutupnya. 

Sebagai informasi, saat ini dari jajaran Polres Malang juga sudah menyiapkan empat pos pengamanan dan satu pos pelayanan yang ditempatkan di beberapa titik rawan kemacetan. 

Di antaranya untuk pos pengamanan terdapat di Simpang Empat Karangploso, Taman Wisata Sengkaling, Pasar Kepanjen dan Simpang empat Jalur Lingkar Selatan Bantur. Lalu untuk satu pos pelayanan ditempatkan di exit tol Singosari.

Topik
Natal dan Tahun Baru 2021Dinas Perhubungan Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru