Kasus Money Politics di Pilkada Kabupaten Malang Mulai Disidangkan di Pengadilan

Dec 22, 2020 19:16
Suasana persidangan kasus money politics Pilkada Kabupaten Malang (istimewa)
Suasana persidangan kasus money politics Pilkada Kabupaten Malang (istimewa)

MALANGTIMES - Kasus money politics pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang yang menjerat Sumiatim (45) warga asal Kecamatan Gedangan tengah menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN), Selasa (22/12/2020).

Pada fakta persidangan, Kuasa Hukum Sumiatim, Wiwied Tuhu menyatakan optimistis bahwa kliennya tersebut tidak bersalah. Sebab, selama persidangan, tidak ada satupun saksi yang mengaku melihat secara langsung proses pemberian uang sejumlah Rp 20 ribu dari Sumiatim ke warga.

Baca Juga : Tolak Bantu Rizieq, Nama Yusril Ihza Mahendra Menggema di Twitter Pagi Ini

Bahkan sejumlah saksi yang dipanggil, yakni empat saksi terdiri dari Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George Da Silva, Sekretaris Tim Hukum Paslon SanDi, Ach. Hussairi, dan dua relawan dari paslon SanDi tidak ada yang mengaku melihat langsung.

"Semua bilang kalau temuan itu (money politics) berdasarkan 'katanya ini'. 'Jarene ini'. Padahal kan kalau kepastian hukum saksi itu harus orang yang melihat langsung kalau, statemennya (berdasarkan) katanya-katanya jadi kurang kuat dasar hukumnya," kata Wiwied.

Bahkan, Wiwid mengaku, sang pelapor juga belum pernah mengkroscek secara langsung apakah benar ada penerima dari uang Sumiatim. "Cuma diberi informasi oleh relawan di sana (Gedangan). Tapi tidak pernah mengkroscek. Kalau sudah begini ada barang tapi tidak ada bukti yang menerima. Ya kita lihat saja kelanjutannya," lanjut Wiwied.

Sementara itu, pelapor kasus Sumiatim sekaligus sekretaris tim hukum SanDi, Ach. Hussairi mengaku sudah ada bukti semua dan telah diserahkan ke PN. "Sudah ada bukti semua. Semua juga sudah mengaku. Buktinya ini sudah masuk pengadilan. Jadi pasti ada buktinya. Pas kami tangkap itu dia membawa lima amplop sisa dari 95 yang sudah dibagi," kata dia.

Baca Juga : Tolak Bantu Kasus Rizieq, Yusril: Saya Sudah Murtad Pilih Presiden Menurut Versi Anda

Di sisi lain, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George Da Silva menjelaskan, berkas bukti semua sudah lengkap untuk mendakwa Sumiatim bersalah. "Sudah semua saksi sepakat ada pemberian uang. Tadi ditanya hakim jawaban saksi ya sama semua. Tidak ada yang beda," sambung George. 

Topik
Pilkada Kabupaten MalangMoney Politics

Berita Lainnya

Berita

Terbaru