266 Personel Disiapkan Amankan Nataru dan Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan

Dec 21, 2020 14:13
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat memimpin jalannya apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2020 di Lapangan Satya Haprabu Mapolres Malang, Senin (21/12/2020). (Foto: Humas Polres Malang) 
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat memimpin jalannya apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2020 di Lapangan Satya Haprabu Mapolres Malang, Senin (21/12/2020). (Foto: Humas Polres Malang) 

MALANGTIMES - Polres Malang bersama aparat dari instansi lainnya telah menyiapkan personel gabungan untuk mengamankan perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) di Kabupaten Malang. 

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan bahwa sekitar 266 orang personel gabungan telah disiapkan untuk melakukan pengamanan perayaan nataru yang secara resmi mulai dilaksanakan pada 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. 

"Total ada 266 personel gabungan yang kami libatkan dalam Operasi Lilin Semeru tahun 2020 ini. Di antaranya dari personel TNI, Polri, senkom (sentral komunikasi, red) dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, red)," katanya usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru di Mapolres Malang, Senin (21/12/2020). 

Selain dilakukan pengamanan perayaan Nataru dari tindakan-tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), aparat gabungan juga akan memantau terus terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) di wilayah hukum Polres Malang. 

Terkait perayaan Nataru di tempat wisata, polisi sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang serta mengumpulkan para pengelola tempat wisata agar untuk sementara waktu meniadakan kegiatan perayaan Nataru di area destinasi wisata. 

"Kami sampaikan tidak ada perayaan di tempat wisata. Jika ada yang ketahuan melakukan perayaan dengan menimbulkan kerumuman, maka personel kami yang melakukan operasi yustisi akan menindak tegas," tandasnya. 

Sementara itu, seperti yang diberitakan sebelumnya, untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat dari luar kota maupun warga Kabupaten Malang sendiri saat keluar masuk, pihak Polres Malang juga telah menyiapkan empat pos pengamanan dan satu pos pelayanan. 

Empat pos pengamanan ditempatkan di simpang empat Karangploso, simpang empat Jalur Lingkar Selatan (JLS) Bantur, Pasar Kepanjen, Taman Wisata Sengkaling dan satu pos pelayanan di exit tol Singosari.  "Jadi pemudik atau wisatawan yang merasa capek karena sudah perjalanan jauh bisa beristirahat di sana," ujar pria kelahiran Solok, Sumatera Barat ini. 

Meskipun telah disediakan pos pengamanan dan pos pelayanan, Hendri juga tetap mengimbau agar masyarakat selalu patuh dan menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). 

Terlebih lagi dirinya lebih menyarankan agar masyarakat melakukan perayaan di rumah tanpa membuat kerumunan-kerumunan di luar rumah yang dikhawatirkan dapat menyebabkan cluster baru covid-19.  "Situasi pandemi ini mari lakukan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti doa bersama secara virtual dengan harapan pandemi dapat berakhir dan ekonomi masyarakat meningkat," tutupnya.

Topik
Polres MalangAKBP Hendri UmarPelanggar Protokol KesehatanNatal dan Tahun Baru

Berita Lainnya

Berita

Terbaru