Sukses Tembus Filipina, Industri Kereta Api Indonesia Incar Pasar Dunia Baru di Afrika

Dec 12, 2020 17:27
Pemberangkatan ekspor kereta api ke Filipina.
Pemberangkatan ekspor kereta api ke Filipina.

MALANGTIMES - PT Industri Kereta Api (Inka) Indonesia terus mengembangkan pasar. Inka kini tidak hanya melakukan penjualan ke dalam negeri, tapi juga mulai penetrasi ke luar negeri.

Dan untuk yang pertama, kereta api buatan dalam negeri ini diekspor ke Filipina. Ada tiga lokomotif dan 15 gerbong yang dijual ke Filipina.

Produk buatan dari pabrik yang bertempat di Madiun tersebut, Sabtu (12/12),  diberangkatkan ke Kota Manila, Filipina, lewat Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan menggunakan kapal.

Dirut PT Inka Budi Noviantoro menyampaikan, ada tiga lokomotif serta 15 gerbong penumpang yang dipesan pemerintah Filipina. "Setelah diangkut dan dimuat, besok atau lusa akan berangkat ke Filipina," ujarnya.

Dia menjelaskan Inka juga sedang proses menindaklanjuti pasar dunia baru di Benua Afrika. "Bahwa masa depan ekonomi di dunia ada di sana," lanjut dia.

Menurut Budi, alam di Benua Afrika masih banyak yang natural. "Mereka belum diapa-apakan, tapi sumber dayanya luar biasa hebat. Jadi, mungkin mereka miskin, tapi negara yang kaya-raya sebetulnya," ungkap Budi.

"Apa yang akan dilakukan Inka adalah produk anak bangsa. Tim juga akan ke sana  (Filipina) untuk membantu penyiapan pengoperasian kereta," imbuhnya.

Pemberangkatan kereta api ini juga turut dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Dia mengapresiasi apa yang sepenuhnya telah dilakukan oleh pihak jajaran PT Inka.

“Sebenarnya tenaga kerja asli kita tidak kalah dengan tenga kerja luar negeri. Itu dibuktikan dengan ekpor perdana 3 lokomotif dan 15 gerbong kereta penumpang ke Filipina hasil karya anak negeri,” ujarnya.

Gubernur Khofifah berharap bahwa PT Inka terus sukses dan perkembangan-perkembangan berikutnya nanti di sub-sektornya bisa menaikkan industi kecil dan menengah (IKM).

“Saya berharap perkembangn ini juga dibarengi dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM)-nya. Artinya SDM anak bangsa bisa terus dikuatkan dan lebih banyak improvisasi seperti misalnya di ITS Surabaya atau di Politeknik Madiun,” ungkap orang nomor satu di Jatim ini.

Dengan demikian, lanjut Khofifah, seluruh program inovasi dan kreativitas PT Inka tetap bisa di-support dari SDM dalam negeri, terutama Jawa Timur.

“Sesuai dengan arahan dari Presiden Jokowi pada 17 Agustus lalu yang bangga akan buatan Indonesia. Biasanya orang bangga dengan buatan Indonesia soal fashion. Namun kita kini bisa bangga dengan adanya industri otomotif, terutama kereta api,” ujar mantan menteri sosial ini.

Khofifah juga mengatakan bahwa ini bisa menjadi penguatan dan semangat pada bangsa Indonesia. Bahwa di tengah pandemi ini PT Inka masih terus produktif sehingga bisa mengekspor lokotmotif dan gerbong kereta penumpang ke Filipina.

 

Topik
Kereta Api Indonesia PT Kereta Api Indonesia Sejarah Kereta Api Indonesia Khofifah Indar Parawansa Pasar Dunia Baru di Afrika

Berita Lainnya

Berita

Terbaru